3DPotret.com

Tanya Jawab

1. Berapa lama proses pencetakan replika tangan /kaki bayi?

Jawab: hanya membutuhkan waktu sekitar 60 menitan, proses molding sampai jadi hasil replika, namun untuk pewarnaan dan penghiasan butuh waktu tambahan.


2.Umur berapa idealnya bayi dicetak replika?


Jawab : sebenarnya umur berapapun bagus, karena pada prinsipnya cetak replika untuk mengabadikan moment pada waktu tertentu, terutama saat masih dibawah umur 2 tahun, karena tangan dan kaki bayi pada waktu itu lagi imut-imutnya.


3.Apakah saat umur masih dibawah 1 bulan boleh dicetak replika?


Jawab: Boleh, karena bahan untuk pencetakan (molding) terbuat dari bahan yang lembut dan aman, dengan bahan dasar dar rumput laut.

admoin pernah mencetak kaki bayi usia 1 hari


4.Bagusnya saat bayi lagi tidur atau sedang terjaga?


Jawab: untuk mencetak dengan hasil maksimal diutamakan untuk bayi yang masih berumur dibawah 1 tahun, dicetak saat sedang tidur.


5. Apakah bisa buat keluarga 3DPotreT replika powder ini?


jawab: satu paket bisa untuk tangan ibu dan ayah, untuk anak bisa menambah satu paket lagi. akan tetapi jika ingin efisien cukup 1 paket saja tetapi penggunaan powdernya dan tempat uuntuk cetak diatur seefisien mungkin, asal perbandingan air dan powder tidak dirubah.


6. apakah 3DPotreT Replika Powder ini bisa untuk hadiah?


jawab: 3DPotreT Replika Powder ini bisa diberikan kepada ibu baru ataupun teman atau relasi yang sedang ultah. karena 3DPotreT Replika Powder ini bisa jadi alat untuk berkreasi bersama anak dan keluarga. dan hasilnya bisa untuk kenang-kenang an sepanjang masa.

 

7. Tips untuk bisa membuat replika menggunakan replika powder agar berhasil gmana ya?

-> perhatikan komposisi antara air dan molding powder serta air dengan cloning powder.

-> aduk dengan cepat pencampuran antara molding powder dan air (pakai hand mixer electric lebih baik)

-> usahakan agar gelembung udara tidak terlalu banyak, jika ada gelembung udara diatas adonan buang dulu dengan menggunakan sendok sebelum tangan kaki bayi masuk

-> untuk proses cloning, jika pada saat adonan cloning sebelum benar benar mengeras, tetapi masih ada space yg kosong di cetakan, isi lagi dengan campuran cloning dan air dengan komposisi sama atau lebih kental

->gelembung udara didalam adonan molding dan cloning berpengaruh terhadap hasil akhir, jadi sangat disarankan untuk menghindari terjadinya gelembung udara  seminimal mungkin disetiap proses pencampuran dengan air.