Penyakit kulit pada anak seperti cacar air, kutu air, dan infeksi sejenisnya merupakan masalah kesehatan yang sangat sering terjadi karena anak-anak aktif berinteraksi di sekolah atau lingkungan rumah. Memahami perbedaan gejala dan cara penanganannya sangat penting bagi orang tua agar anak mendapatkan perawatan yang tepat di rumah.
Penyakit kulit pada anak itu hal yang sangat umum. Supaya tidak panik saat kulit si kecil mulai bermasalah, yuk kenali beberapa penyakit kulit yang “langganan” mampir ke anak-anak berikut ini!
1. Kutu Air (Tinea Pedis)
Walaupun namanya kutu air, penyakit ini sebenarnya disebabkan oleh infeksi jamur, bukan serangga. Jamur sangat suka tumbuh di area yang hangat dan lembap, seperti sela-sela jari kaki.
- Penyebab: Kaki anak lembap akibat keringat, memakai kaos kaki basah terlalu lama, atau sering main air tanpa dikeringkan dengan benar.
- Gejala: Kulit sela jari kaki mengelupas, memerah, bersisik, dan terasa sangat gatal.
- Pencegahan: Pastikan kaki anak selalu kering setelah mandi atau main air, dan ganti kaos kaki secara teratur.
2. Cacar Air (Varicella)
Cacar air termasuk penyakit langganan masa kecil yang sangat mudah menular melalui udara atau kontak langsung dengan cairan bintik merah.
- Penyebab: Infeksi virus Varicella-zoster.
- Gejala: Diawali demam ringan dan lemas, lalu muncul ruam merah yang berubah jadi bintik-bintik berisi cairan bening yang terasa gatal di seluruh tubuh.
- Pencegahan: Pemberian vaksin varisela sejak dini dan menjauhkan anak dari kerabat yang sedang terkena cacar air.
3. Impetigo
Penyakit infeksi kulit ini sangat menular dan sering muncul di area wajah, terutama di sekitar hidung dan mulut.
- Penyebab: Infeksi bakteri (Staphylococcus atau Streptococcus) yang masuk lewat luka kecil atau gigitan serangga.
- Gejala: Bintik merah yang pecah lalu mengeluarkan cairan, kemudian mengering menjadi kerak berwarna kuning kecokelatan seperti madu.
- Pencegahan: Menjaga kebersihan kuku anak agar tidak menggaruk luka dan selalu membersihkan luka terbuka dengan antiseptik.
4. Flu Singapura (Hand, Foot, and Mouth Disease / HFMD)
Jangan terkecoh dengan namanya. Penyakit ini sangat umum menyerang anak usia di bawah 5 tahun, terutama di tempat penitipan anak atau sekolah.
- Penyebab: Infeksi virus (biasanya Coxsackievirus).
- Gejala: Demam, sariawan di dalam mulut yang bikin anak malas makan, serta ruam atau bintik merah di telapak tangan dan telapak kaki.
- Pencegahan: Ajarkan anak rutin mencuci tangan pakai sabun dan jangan berbagi alat makan.
Tips Umum Menjaga Kesehatan Kulit Anak
- Jangan biarkan anak menggaruk luka atau lenting agar tidak berbekas dan tidak memicu infeksi bakteri.
- Rutin potong kuku anak agar tetap pendek dan bersih.
- Gunakan pakaian longgar berbahan katun yang menyerap keringat.
- Biasakan anak mencuci tangan dengan sabun setelah bermain di luar ruangan.
Kapan Harus ke Dokter?
Sebagian besar masalah kulit ringan bisa membaik dengan menjaga kebersihan tubuh dan penggunaan salep topikal yang tepat. Namun, segera bawa si kecil ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat jika:
Anak terlihat sangat lemas atau menunjukkan gejala dehidrasi karena tidak mau makan dan minum.
Demam tinggi tidak kunjung turun.
Bintik atau ruam bernanah dan terasa sangat sakit.