Pijat oksitosin untuk ibu menyusui adalah FAKTA, bukan mitos. Berbagai penelitian medis dan klinis membuktikan bahwa pijatan ini efektif merangsang produksi hormon oksitosin yang sangat krusial dalam memperlancar aliran Air Susu Ibu (ASI). Metode non-farmakologis ini bahkan sangat direkomendasikan oleh para tenaga kesehatan dan institusi seperti Kementerian Kesehatan RI sebagai salah satu cara alami mengatasi ASI yang seret.

Mitos vs. Fakta Pijat Oksitosin

  • Mitos: Pijat oksitosin langsung memproduksi ASI dari kelenjar payudara.
    • Fakta: Pijat oksitosin tidak memicu pembentukan cairan ASI secara langsung, melainkan merangsang pelepasan hormon oksitosin. Hormon ini memicu let-down reflex (LDR), yaitu refleks yang membuat otot-otot di sekitar kelenjar payudara berkontraksi sehingga ASI mengalir keluar dengan lancar.
  • Mitos: Area yang dipijat adalah bagian payudara.
    • Fakta: Pijat oksitosin dilakukan di area tulang belakang (punggung atas), bukan pada payudara.
  • Mitos: Hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis profesional.
    • Fakta: Pijat ini sangat aman dan mudah dipelajari oleh suami atau anggota keluarga di rumah.

Manfaat Utama

  • Mempermudah ASI Mengalir: Membantu mengosongkan payudara secara maksimal agar produksi ASI terus berkelanjutan.
  • Mengurangi Stres dan Kecemasan: Sentuhan pijatan pada punggung memicu rasa rileks, mengurangi hormon stres (kortisol), dan menaikkan hormon oksitosin.
  • Mempercepat Pemulihan Pascamelahirkan: Hormon oksitosin juga membantu merangsang kontraksi rahim kembali ke ukuran semula (involusi uteri).

Cara Melakukan Pijat Oksitosin di Rumah

  1. Persiapan:
    • Ibu duduk bersandar ke depan (bisa menopang kepala di atas meja yang diberi bantal).
    • Lepas pakaian bagian atas dan bra agar area punggung terbuka.
    • Gunakan sedikit baby oil atau minyak zaitun pada tangan pemijat.
  2. Teknik Pijat:
    • Cari titik tulang yang menonjol di leher bagian belakang, lalu turun sedikit ke bawah.
    • Gunakan ibu jari atau kepalan tangan.
    • Pijat melingkar kecil di kedua sisi tulang belakang (sekitar 2–3 cm dari garis tengah tulang punggung).
    • Gerakkan pijatan perlahan dari leher bawah hingga batas garis bra.
  3. Durasi:
    • Lakukan selama 2–3 menit, 1–2 kali sehari atau sebelum jadwal memerah/menyusui.