Ketika memasuki usia 6 bulan, sudah waktunya Si Kecil untuk mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI guna untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Salah satu perkembangan penting yang dialami si Kecil pada masa ini adalah perkembangan otak. Oleh karena itu, Bunda wajib memberikan Bayi nutrisi yang baik untuk otkanya. Lalu, apa saja makanan-makanan yang baik untuk kecerdasan otak bayi berusia 6 bulan? Yuk simak lebih lanjut!

  • Telur

Telur merupakan makanan yang juga bisa diberikan untuk bayi berusia 6 bulan. Bunda bisa menyajikan telur secara utuh, bisa disajikan putih dan kuning telur. Bunda tidak perlu khawatir dengan kolesterol yang terdapat pada kuning telur. Karena kolestrol juga dibutuhkan untuk perkembangan otak Bayi.

 

Menurut penelitian, telur kaya akan nutrisi seperti protein, zat besi, dan juga kolin. Kolin adalah salah satu nutrisi penting dalam makanan yang baik untuk membantu perkembangan otak bayi berusia 6 bulan.

 

Selain membantu perkembangan otak, kolin juga dapat meningkatkan fungsi memori, serta memudahkan otak bayi berkomunikasi dengan tubuhnya. Terkadang cara penyajian telur untuk bayi adalah dengan cara direbus.

 

Saat hendak menyajikan telur untuk makanan bayi berusia 6 bulan, pastikan Bunda telah merebus telur hingga matang. Hal ini berguna untuk mencegah adanya bakteri salmonella yang masih ada pada telur yang dikonsumsi oleh si Bayi.

 

  • Salmon

Salah satu makanan kaya nutrisi yang bisa disajikan untuk bayi berusia 6 bulan untuk meningkatkan kecerdasan otak adalah ikan salmon. Karena pada ikan Salmon terdapat nutrisi seperti zat besi, kalsium dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung serta perkembangan otak.

 

Hal yang perlu Bunda perhatikan adalah saat memberikan ikan sebagai makanan untuk bayi berusia 6 bulan adalah memasaknya hingga matang terlebih dahulu. Dan jangan lupa potong daging ikan hingga berukuran kecil karena porsi makanan bayi tidak sebanyak porsi makan orang dewasa.

 

  • Hati Ayam

Hati ayam mungkin tidak terpikirkan oleh Bunda untuk diberikan kepada Si Kecil sebagai makanan saat ia masih berusia 6 bulan. Padahal, hati ayam juga menjadi salah satu makanan yang baik untuk kecerdasan otak bayi di usia 6 bulan. Dengan begitu, Bunda bisa memasukkan hati ayam yang sudah dihaluskan ke dalam menu makanan Si Kecil.

 

Di dalam hati ayam terdapat berbagai nutrisi yang baik untuk bayi, termasuk folat, protein, zat besi, selenium, hingga berbagai jenis vitamin B dan vitamin A. Kandungan vitamin A sangat baik untuk kesehatan organ di dalam tubuh. Tak hanya itu, vitamin A juga baik untuk mata dan mendukung sistem Imun.

 

Untuk penyajiannya, usahakan Bunda harus membeli hati ayam yang masih dalam keadaan segar, karena makanan ini termasuk yang tidak bisa tahan lama. Kemudian Bunda hanya perlu memasaknya selama beberapa menit agar tidak terlalu keras dan masih bisa dimakan oleh Si Kecil.

 

  • Daging

Bunda mungkin merasa ragu untuk memberikan daging sebagai makanan unntuk bayi berusia 6 bulan. Pasalnya, di dalam daging terdapat lemak dan juga kolesterol. Namun, ternyata lemak dan kolesterol sangat dibutuhkan oleh bayi demi mendukung perkembangan otak, sistem saraf, serta kesehatan Si Kecil secara menyeluruh.

 

Maka dari itu, Bunda tidak perlu terlalu membatasi asupan daging pada makanan yang diberikan untuk Si Kecil. Setidaknya, Bunda bisa memberikan setengah sendok makan daging kepada bayi berusia 6 bulan sebanyak dua kali dalam sehari.

 

Untuk penyajiannya, Bunda bisa memberikan daging dalam bentuk bubur lumat. Caranya, dengan memasukkan daging sebanyak setengah sendok makan ke dalam blender. Lalu, blender hingga daging melumat, dan tambahkan air rebusan daging serta air biasa sebagai campuran bubur lumat. Barulah Bunda bisa sajikan kepada Si Kecil.