Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Vitamin untuk Balita Usia 2-5 Tahun

February 5, 2025 by magang rpl
WhatsApp-Image-2025-02-05-at-09.44.46.jpeg

Meningkatkan kekebalan tubuh seseorang, baik orang dewasa maupun anak balita, seringkali dapat dicapai dengan mengonsumsi vitamin. Vitamin dapat ditemukan dalam makanan dan minuman sehat, bukan hanya dalam bentuk suplemen. Seberapa banyak vitamin yang diperlukan untuk balita, dan apa saja jenisnya? Ini adalah informasinya.

Seberapa penting vitamin untuk balita?

Tubuh manusia adalah mesin kuat yang dapat melakukan segalanya sendiri. Namun, vitamin diperlukan untuk membantu tubuh mempertahankan nutrisi tertentu untuk melawan bakteri dan penyakit. Menurut laman Kids Health, balita dapat mendapatkan jumlah vitamin yang mereka butuhkan melalui makanan. Semakin banyak variasi makanan yang dikonsumsi, semakin bervariasi pula jumlah vitamin yang diterima. Sebenarnya, si Kecil tidak perlu suplemen vitamin jika dia mendapatkan cukup vitamin dari makanannya sehari-hari. Namun, balita harus mengonsumsi suplemen dalam beberapa situasi, seperti yang berikut ini.

  • Balita tidak mendapatkan gizi seimbang dari makanan yang dikonsumsi.
  • Si Kecil cenderung susah makan.
  • Anak-anak dengan kondisi kronis tertentu, seperti asma dan masalah pencernaan
  • Balita yang terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji dan olahan.
  • Anak-anak vegetarian yang memerlukan suplemen zat besi.
  • Balita terlalu banyak minum soda yang membuat tubuh melepaskan vitamin dan mineral dari tubuh.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda memberikan suplemen vitamin kepada balita Anda.Hal ini penting untuk menjaga kondisi kesehatan anak tetap baik.

Seberapa banyak vitamin yang diperlukan untuk balita?

Ada banyak jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh. Meski manfaatnya sangat banyak, bukan berarti harus mengonsumsi dalam jumlah banyak. Ada takaran saji vitamin untuk balita agar kesehatan tubuhnya tidak terganggu. Berikut anjuran takaran vitamin berdasarkan angka kecukupan gizi 2019.

Balita usia 1—3 tahun

  • Vitamin A: 400 mcg
  • Vitamin B1: 0,5 mg
  • Vitamin B2: 0,5 mg
  • Vitamin B3: 6 mg
  • Vitamin B4 (kolin): 200 mg
  • Vitamin B5: 2 mg
  • Vitamin B6: 0,5 mg
  • Vitamin B7 (biotin): 8 mcg
  • Vitamin B9: 160 mcg
  • Vitamin B12: 1,5 mcg
  • Vitamin C: 40 mg
  • Vitamin D: 15 mcg
  • Vitamin E: 6 mg
  • Vitamin K: 15 mcg

Balita usia 4—6 tahun

  • Vitamin A: 450 mcg
  • Vitamin B1: 0,6 mg
  • Vitamin B2: 0,6 mg
  • Vitamin B3: 8 mg
  • Vitamin B4 (kolin): 250 mg
  • Vitamin B5: 3 mg
  • Vitamin B6: 0,6 mg
  • Vitamin B7 (biotin): 12 mcg
  • Vitamin B9: 200 mcg
  • Vitamin B12: 1,5 mcg
  • Vitamin C: 45 mg
  • Vitamin D: 15 mcg
  • Vitamin E: 7 mg
  • Vitamin K: 20 mcg

Ketika Anda dianjurkan oleh dokter untuk memberikan vitamin pada balita, pastikan melihat angka kecukupan gizi pada label di produk suplemennya. Kemudian cocokkan dengan daftar di atas agar asupan vitamin untuk si Kecil tepat sesuai dengan usianya.

Jenis vitamin yang diperlukan untuk balita usia 2—5 tahun

Vitamin larut air dan vitamin larut lemak adalah dua kelompok yang berbeda dari vitamin yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ada apa? Berikut ini adalah penjelasan dan pilihan makanan yang dapat Anda berikan kepada si Kecil.

1. Vitamin larut air

Vitamin yang termasuk ke dalam kelompok ini yaitu vitamin B dan vitamin C. Kelompok vitamin larut air merupakan jenis vitamin yang lebih mudah diproses di dalam tubuh. Ini karena tubuh menyerap vitamin B dan C langsung ke dalam peredaran darah, dan kemudian vitamin ini akan beredar bebas dalam darah. Tubuh lebih mudah mengeluarkan kelompok vitamin larut air melalui penyaringan di ginjal. Selanjutnya, ginjal akan mengeluarkan vitamin yang berlebihan ke dalam urine. Menurut Kids Health, vitamin B sangat penting untuk metabolisme anak balita dan memberikan energi yang mereka butuhkan. Salah satu tugas penting vitamin B adalah untuk meningkatkan sel darah merah yang membawa oksigen dalam darah. Untuk menjaga kesehatan balita Anda, Anda harus mengonsumsi makanan berikut yang mengandung banyak vitamin B.

  • Ikan dan makanan laut.
  • Daging.
  • Telur.
  • Susu dan produk olahannya.
  • Sayur berdaun hijau.
  • Kacang-kacangan.

Selain itu, vitamin C membantu tubuh menghindari infeksi dan menjaga jaringan tubuh seperti gusi, tulang, dan pembuluh darah tetap sehat. Vitamin C bahkan membantu penyembuhan luka pada balita. Berikut adalah beberapa makanan yang mengandung vitamin C.

  • Kelompok buah sitrus seperti jeruk dan lemon.
  • Stroberi.
  • Tomat.
  • Brokoli.
  • Kiwi.
  • Sawi.

2. Vitamin larut lemak

Ini adalah kelompok vitamin A, D, E, dan K. Setelah masuk ke dalam usus, mereka akan masuk ke sistem limfatik dan kemudian masuk ke dalam darah. Untuk alasan apa disebut vitamin larut lemak? Ini karena tubuh balita kekurangan lemak, yang mengurangi penyerapan vitamin. Setelah vitamin diserap oleh tubuh, mereka disimpan di sel lemak dan hati. Karena berfungsi sebagai stok untuk digunakan tubuh ketika membutuhkannya, vitamin A, D, E, dan K tahan lama. Namun, banyaknya vitamin larut lemak yang dikonsumsi balita dapat membahayakan tubuh karena dapat tersimpan lama di dalam tubuh. Misalnya, kelebihan vitamin A dapat menyebabkan sakit kepala, mual, sakit perut, hingga gangguan penglihatan. Berikut adalah beberapa jenis vitamin larut lemak dan sumber makanannya yang dapat Anda berikan kepada balita Anda. Karena berfungsi sebagai stok untuk digunakan tubuh ketika membutuhkannya, vitamin A, D, E, dan K tahan lama. Namun, banyaknya vitamin larut lemak yang dikonsumsi balita dapat membahayakan tubuh karena dapat tersimpan lama di dalam tubuh. Misalnya, kelebihan vitamin A dapat menyebabkan sakit kepala, mual, sakit perut, hingga gangguan penglihatan..

magang rpl

3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak