Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com
v-12-1200x791.png
3d potret team
31/Mar/2021

Wanita umumya sangat senang bereksperimen dengan makeup untuk tampil berbeda pada setiap acara tertentu.

Tak sedikit perempuan yang menginginkan kulit sehat dan cantik. Banyak perawatan yang dilakukan mulai dari pemakaian skincare hingga perawatan di dokter kecantikan.

Namun, kebanyakan orang mengabaikan kebiasaan yang seharusnya tidak dilakukan. Tanpa disadari kebiasaan buruk tersebut dapat membuat kulit Anda menjadi terlihat tua / lebih buruk .

 

Berikut kebiasaan yang membuat make up wanita terlihat lebih buruk :

 

 

  1. Kurang memahami jenis kulit

 

Anda harus mengetahui apa jenis kulit yang sebenarnya pada wajah Anda. Meskipun sudah memahaminya, Anda harus benar-benar memperhatikan produk yang dipakai. Jika Anda memiliki kulit sensitif, jauhi toner.

 

Bagi mereka yang memiliki kulit berminyak, pengelupasan kulit adalah suatu keharusan. Jika memiliki kulit kering, Anda harus jauhi produk yang dapat memperburuk kulit kering Anda .

 

  1. Gonta-ganti produk secara berlebihan

 

Setelah Anda menemukan produk terbaik, usahkan agar tetap menggunakannya. Jika Anda belum menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit Anda, jangan khawatir. Wajar jika ada fase coba-coba. Anda akan menemukan produk yang dapat menyebabkan iritasi atau berjerawat.

 

Namun, Anda harus ingat bahwa produk yang terus berubah juga dapat merugikan Anda. Beberapa produk memerlukan waktu untuk diterapkan, jadi bersabarlah ketika menunggu hasil, karena biasanya tidak terjadi dalam semalam .

 

  1. Memilih Foundation Dengan Shade Yang Lebih Terang Atau Gelap

 

Menginginkan wajah yang cerah bukan berarti harus memilih foundation yang lebih terang karena akan membuat tampilan terlihat ghostly dan flat. Sebaliknya, foundation yang terlalu gelap akan membuat wajah terlihat kotor. Pastikan wajah dan leher memiliki warna yang sama dengan cara mengoleskan foundation dari kulit wajah sampai melewati tulang rahang menuju kulit leher. Jika ingin menggunakan foundation yang lebih terang, maka bronzer yang senada dengan kulit leher sangat dibutuhkan.

 

  1. Mengaplikasikan Makeup Tanpa Primer

 

Salah satu manfaat primer yang diaplikasikan pada wajah dapat membantu mengubah kulit Anda seperti tanpa noda. Anda dapat mengaplikasikannya, selanjutnya memakai foundation agar bisa tampil percaya diri. Primer ini dapat membantu kulit Anda tampak segar. Tanpa itu, makeup yang Anda aplikasikan pun bisa berantakan.

 

  1. Ending Dengan Powder

 

Bila Anda ingin terlihat lebih muda, kulit Anda perlu merefleksikan cahaya. Jika Anda mengaplikasikan powder, refleksi cahaya akan terhambat. Lebih buruk lagi Anda mungkin akan memperbesar garis pada kulit. Banyak wanita yang melakukan ending dengan powder. Bila Anda salah satunya, segera hentikan. Barangkali ini akan terasa sulit, namun sebagai saran pertama-tama Anda dapat memakai translucent powder sebelum mengaplikasikannya pada dagu dan hidung.

 

Kesalahan dalam mengaplikasikan makeup dapat membuat wajah lebih tua. Jadi, Anda harus segera menghentikannya agar wajah Anda terlihat lebih muda dan segar.

 

  1. Jarang mencuci kuas make up

 

Mencuci kuas setidaknya dilakukan seminggu sekali menggunakan pembersih lembut yang dapat membantu melindungi kulit dari kontak kotoran dan bakteri. Menggunakan kuas makeup yang kotor dapat menyebabkan jerawat serta eksim.


v-11-1200x791.png
3d potret team
30/Mar/2021

Kulit belang menjadi masalah paling umum yang dialami wanita berhijab. Pasalnya, bagian tubuh yang paling terekspose dan menerima banyak sinar matahari adalah kulit wajah.

 

Kulit orang Indonesia umumnya tidak putih dan juga tidak hitam. Namun jika kegiatan kita banyak outdoor, besar kemungkinan kulit akan menjadi kusam dan hitam , apalagi untuk wanita berhijab yang sebagian wajahnya tertutup, bisa membuat kulit wajah menjadi belang .

 

Hal tersebut tentu membuatmu kurang pede bukan ?

Sebelum kulit menjadi benar-benar belang,

anda bisa menerapkan beberapa tips berikut agar terhindar dari kulit belang :

 

 

  1. Air bilasan dan masker beras

 

Air beras sudah menjadi salah satu rahasia warisan kecantikan perempuan Jepang. Tak heran, banyak produk skin care yang mengandung ekstrak air bilasan beras. Dipercaya ampuh mencerahkan dan meratakan warna kulit, rutin menggunakan air bilasan beras menjadi salah satu cara untuk menghilangkan belang pada wajah akibat pakai hijab.

 

Cara pertama yang bisa dilakukan ialah dengan mencuci beras sampai bersih, kemudian ditumbuk sampai halus. Aplikasikan pada wajah layaknya masker, diamkan selama beberapa menit, lalu bilas dengan air beras sambal dipijat lembut. Tahap terakhir, bilas dengan air bersih. Lakukan setidaknya 2 kali seminggu agar belang hilang secara bertahap .

 

  1. Gunakan sunblock / pelembab

 

Sunblock dan pelembap adalah bagian terpenting untuk wajah dan pelindung untuk hijabers kulit belang. Karena kedua skincare ini bisa melindungi kulit dari sinar UV yang akan membuat kulit belang hijabers.

 

Selain membuat kulit belang, sinar UV juga memang tidak baik jika terkena wajah. Jadi agar kulit tidak belang dan tetap sehat, gunakanlah sunblock dan pelembap yang memang cocok untuk kulit kalian .

 

  1. Gunakan scrub

 

Cara mengatasi kulit belang hijab selanjutnya adalah dengan rutin melakukan scrub. Srub wajah ini penting sekali karena bisa mengangkat sel kulit mati.

 

Scrub wajah juga bisa membuat cerah kulit wajah lho, Ladies. Kalian bisa menggunakan scrub wajah dua kali seminggu. Selain terbebas dari kulit belang, wajah kalian juga akan lebih cerah.

 

  1. Memakai hijab yang ringan dan tidak ketat

 

Bahan hijab menjadi pertimbangan dalam membeli dan mengenakan hijab. Pastikan hijabmu tidak membuat gerah dan mampu menyerap keringat. Pemakaian hijab juga harus diperhatikan, jangan sampai terlalu ketat sampai-sampai tidak ada ruang untuk udara masuk ke kulit. Jilbab yang terlalu ketat akan membuat garis kulit yang belang semakin terlihat.

 

Pilihlah jilbab yang berbahan katun, kaos, atau ceruti yang bersifat ringan dan mampu menyerap keringat. Hindari memakai jilbab dengan bahan yang terlalu tebal atau kurang menyerap keringat seperti bahan wolfis atau satin ketika sedang berada di luar ruangan atau terkena sinar matahari. Keringat dan panas yang terjebak oleh hijab bisa membuatmu gerah dan kulit kemerahan .

 

  1. Memakai serum yang mengandung niacinamide

 

Niacinamide merupakan bahan aktif yang berfungsi untuk mencerahkan, sehingga warna kulit wajahmu bisa merata. Kini sudah banyak produk serum yang mengandung niacinamide. Selain serum, kamu juga bisa menggunakan toner yang juga mengandung niacinamide.

 

Sebelum memakai serum, aplikasikan dulu toner dengan menggunakan kapas, atau dengan menuang ke tangan kemudian ditepuk-tepukan ke wajah. Langkah selanjutnya adalah mengaplikasikan serum ke wajah dengan cara diratakan dan ditepuk-tepuk pelan agar meresap. Langkah ini bisa kamu lakukan pagi sebelum aktivitas dan malam sebelum  tidur .

 

  1. Gel lidah buaya

 

 

Tak hanya untuk rambut, lidah buaya juga bermanfaat untuk kesehatan kulit wajah. Kandungan kalsium pada gel lidah buaya dipercaya dapat mempercepat pembelahan sel-sel keratinosit yang bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati pada kulit. Tak hanya itu, kandungan ragam nutrisi berupa vitamin A, C, dan E, merupakan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas pada wajah. Caranya, oleskan gel lidah buaya pada wajah sebagai masker, lalu diamkan selama beberapa saat. Memberikan sensasi relaksasi, rutin mengaplikasikan masker gel lidah buaya dipercaya ampuh untuk mengatasi belang pada wajah Anda.


v-10-1200x791.png
3d potret team
30/Mar/2021

Merangkak adalah salah satu tahap perkembangan pada bayi, sebelum mereka beranjak untuk berjalan, bertumpu dengan kedua kakinya yang mungil.

Proses belajar merangkak menjadi hal yang cukup rumit namun di saat yang sama juga terasa mudah.

Sebenarnya merangkak adalah perkembangan alami pada bayi yang terjadi saat bayi sudah siap.

Namun, perlu diketahui, perkembangan setiap bayi berbeda beda , jadi bunda tidak perlu terlalu khawatir dan membandingkan tahapan perkembangan si kecil dengan yang lainnya.

 

berikut beberapa tips and trik agar bayi cepat merangkak :

 

 

  1. Mainan

 

Bermain dengan mainan favoritnya

Ajaklah bayi bermain dengan mainan favoritnya, gunakan mainan kesukaan yang mempunyai warna yang mencolok. Bermainlah dengan bayi dengan cara menggeser-geser mainan hingga bayi bisa meraihnya sambil merangkak. Ini sangat berguna untuk melatih agar bayi bisa merangkak dengan lancar.

 

  1. Ajak bayi merangkak di lantai

 

Bayi lebih cepat mempelajari cara merangkak saat dia melihat orangtua atau saudaranya melakukannya. Bayi bisa meniru gerakan dan berusaha untuk merangkak. Orangtua juga bisa memancingnya dengan mainan agar dia mau bergerak ke arah mainan itu.

 

  1. Tummy time / latihan tengkurap

 

Saat bayi dalam keadaan bangun, biarkan ia tengkurap. Latihan tengkurap bisa dilakukan jauh sebelum bayi siap untuk merangkak.

 

Kemudian, bermainlah dengannya dalam posisi yang tersebut. Saat tengkurap sambil mengangkat kepala maupun kaki itulah secara otomatis bayi akan melatih otot perut yang berguna dalam tahapan merangkak nantinya.

 

  1. Sediakan ruang yang nyaman untuk merangkak

 

Atur ruangan yang cukup nyaman dan lantai yang bersih supaya dapat dijelajahi dengan aman oleh bayi bunda. Karpet yang lembut akan membantu bayi untuk bergerak lebih mudah.

 

  1. Melakukan pijat

 

Jika bayi Bunda sulit mendapatkan stimulasi untuk merangkak, ada baiknya bunda melakukan pijat seperti terapi okupasi, senam, dll. Jika ini tidak bekerja, langsung berkonsultasi dengan dokter yang ahli dibidangnya.

 

  1. Pancing dengan suara

 

Saat Si Kecil merangkak, ia juga mulai untuk mengeksplorasi segalanya, termasuk mulutnya. Bayi akan mencari apa saja untuk dimasukkan ke mulut dan ini adalah hal normal. Bayi akan mencoba mengenal ukuran, rasa, tekstur, lewat mulutnya. Jadi, siap-siap jika segala hal yang ada di rumah akan mengandung air liur si kecil .

 

Untuk mengimbangi eksplorasi mulutnya, latihlah pendengarannya dengan suara. Bisa dengan musik, panggilan, maupun tepuk tangan. Selain itu, memancing anak dengan benda berwarna mencolok juga bisa melatih matanya untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya.

 

Untuk mengimbangi eksplorasi mulutnya, latihlah pendengarannya dengan suara. Bisa dengan musik, panggilan, maupun tepuk tangan. Selain itu, memancing anak dengan benda berwarna mencolok juga bisa melatih matanya untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya.


39ac5ed9170214afea6287912b946cce4bcada90.jpg
3d potret team
29/Mar/2021

Menangis adalah cara bayi berkomunikasi untuk menyampaikan rasa tidak nyaman atau saat ia membutuhkan sesuatu. Oleh karena itu, bayi menangis atau rewel bisa disebabkan oleh berbagai hal.

 

Cara menenangkan bayi terkadang masih belum diketahui beberapa orang tua. Pada umumnya, bayi memang lebih sering menangis tiba-tiba .

 

Ada saat-saat tertentu ketika bayi cenderung banyak menangis dan tidak bisa ditenangkan ,  Umumnya ini terjadi di sore atau malam hari .

 

Tapi, tak perlu panik, karena biasanya bayi menangis untuk mencari kenyamanan, maka cobalah lakukan sesuatu yang bisa membuatnya nyaman .

 

Berikut beberapa  tips menenangkan bayi ketika rewel :

 

 

  1. Membedong bayi

 

Caranya adalah dengan menempatkan kain bedong atau selimut pada tubuh bayi, lalu lipat secara perlahan hingga ia merasa nyaman. Namun, membedong bayi baru lahir perlu dilakukan dengan teknik yang tepat agar bayi tidak merasa kesakitan.

 

Hindari kebiasaan membedong bayi terlalu kencang karena bisa membuatnya merasa kurang nyaman dan mengganggu pertumbuhan tulang tubuhnya, misalnya tulang panggul.

 

Perlu diingat pula bahwa membedong bayi sebaiknya mulai dihentikan ketika usianya sudah mencapai 2 bulan. Hal ini dikarenakan saat usia tersebut, bayi mulai belajar berguling sehingga ia bisa merasa kurang nyaman untuk bergerak apabila ia dibedong. Selain itu, bayi juga berisiko tercekik kain bedongnya ketika berguling .

 

  1. Menciptakan suara bising atau white noise

 

Di dalam rahim terdapat berbagai suara. Menciptakan suara bising kecil atau white noise dapat membantu bayi merasa seperti kembali ke dalam rahim.

Hal ini dapat dilakukan sebagai cara mendiamkan bayi menangis. Bunda dapat menciptakan suara bising dengan menyalakan kipas angin, penyedot debu, shower, keran air, atau radio.

Suara geraman penyedot debu mungkin terdengar mengganggu bagi bunda . Namun, banyak bayi yang tenang saat mendengar suara itu karena mirip dengan deru suara tubuh yang didengarnya dalam rahim.

 

  1. Mengayun bayi

 

Di dalam rahim, bayi terbiasa dengan banyak gerakan. Mengayun bayi dalam ayunan dapat membantunya tenang dan tertidur.

Selain itu, goyangan dalam kereta bayi, kursi goyang, atau mobil juga dapat membuatnya tenang karena mengingatkannya dalam rahim.

 

  1. Memijat lembut

 

Memijat bayi secara lembut dapat membuatnya merasa tenang dan berhenti menangis. Sebab, sebagian besar bayi senang disentuh.

Bunda mungkin merasa khawatir salah dalam memijat bayi. Selama dilakukan secara lembut dan pelan-pelan, ini biasanya tidak apa-apa dan akan memberi kenyamanan pada bayi.

Sebaiknya, hindari menggunakan minyak atau losion apapun hingga bayi berusia 1 bulan karena dikhawatirkan menyebabkan iritasi. Selain itu, bunda dapat meminta petunjuk pada bidan atau dokter anak untuk memijat bayi .

 

  1. Miringkan tubuh bayi

 

Miringkan tubuh bayi

Salah satu cara menenangkan bayi yang paling mudah dilakukan adalah dengan memposisikan bayi berbaring miring ke samping. Posisi tubuh ini menyerupai posisi bayi ketika ia masih berada di dalam rahim. Oleh karena itu, saat Si Kecil menangis, Bunda dan Ayah bisa coba memiringkan posisinya agar ia merasa lebih tenang dan nyaman.

 

Namun, Bunda dan Ayah tidak boleh meninggalkannya dalam posisi tersebut sendirian, apalagi bila Si Kecil sampai tertidur. Ketika tangisnya mulai mereda dan ia terlihat seakan mulai terlelap, baringkan ia kembali ke posisi telentang.

 

  1. Menghibur bayi

 

Bahkan bayi muda bisa bosan – dan jika mereka melakukannya, itu dapat menyebabkan mereka rewel. Untuk membuat si kecil terhibur, cobalah menceritakan tindakan bunda, penuh dengan suara-suara konyol dan ekspresi animasi. Anda juga dapat mencoba duduk di lantai dengannya dan menunjukkan kepadanya bagaimana mainannya berputar dan berputar.

 

Beberapa bayi suka melihat dan mendengarkan bunda membaca buku papan berima sederhana, sementara yang lain mendapatkan cekikikan jika bunda menyalakan beberapa lagu dan menari bersama mereka.

 

  1. Menyusui bayi

 

Menyusu bisa dilakukan sebagai cara menenangkan bayi menangis. Sebab, terkadang bayi menangis karena mereka lapar. Untuk itu, pemberian ASI mampu membuat mereka kenyang dan berhenti menangis.


8515_tindik-kuping-bayi.jpeg
3d potret team
29/Mar/2021

Tindik telinga bayi perempuan sudah jadi tradisi dalam masyarakat kita. Namun hal ini tidak bebas risiko.

Para orangtua memilih untuk menindik telinga bayi mereka dengan berbagai alasan , ada yang menganggap agar identifikasi jenis kelamin lebih mudah dilakukan, sehingga orang asing akan langsung tahu bahwa si bayi adalah perempuan.

 

Ada juga yang menganggapnya sebagai adat atau kebiasaan keluarga yang harus dilakukan.

 

Tidak dimungkiri, tindik bayi memang menjadi kebiasaan yang sudah dilakukan sejak dahulu kala. Meski tidak ada larangan mengenai hal itu, setiap orang tua tetap perlu berhati-hati saat melakukannya. Selain itu, orang tua juga harus tahu cara merawat tindik bayi, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan .

 

Berikut tips and trik ketika hendak menindik telinga bayi :

 

 

  1. Kondisi bayi

 

Pastikan saat bunda hendak menindik bayi, tubuhnya dalam kondisi sehat dan bugar. Hal itu untuk mengurangi risiko iritasi atau rasa sakit yang bisa dirasakan bayi nantinya. Setiap kali menusuk kulit bayi,  ada kemungkinan si kecil terserang infeksi. Ini karena bayi masih mengembangkan sistem kekebalan tubuhnya sehingga tubunya sebenarnya belum terlalu kuat.

 

  1. Memilih anting bayi

 

Untuk anting pertamanya, pilih yang bentuknya tusuk, bukan seperti cincin. Pilih yang ukurannya cukup kecil dan rata, sehingga nggak gampang disentuh dan ditarik oleh bayi. Pastikan bagian penutupnya terlindungi dengan baik. Disarankan agar bayi menggunakan anting-anting yang terbuat dari baja khusus (baja ini tidak mengandung nikel) atau emas setidaknya 14 karat. Hal ini untuk menghindari reaksi alergi.

 

  1. Usia

 

Sebagian dokter, akan menyarankan tindik telinga bayi, untuk mengurangi rasa sakit yang akan dirasakan anak, pendapat lainnya adalah bayi tidak mudah nggak berontak ketika ditindik, sehingga lebih aman dan tindik telinga pada anak akan mengurangi risiko tumbuhnya jaringan parut. Namun, di Amerika misalnya, American Academy of Pediatrics atau AAP, menyarankan anak ditindik telinganya ketika ia sudah bisa merawat dirinya sendiri, yaitu usia dua tahun. Atau setidaknya, menunggu hingga usia bayi dua sampai enam bulan. Saran lainnya adalah setelah bayi mendapatkan vaksin tetanus.

 

Pastinya, jika Anda ingin melakukan tindik telinga bayi, Anda mesti lebih dulu berkonsultasi dengan dokter, pastikan semua dilakukan di bawah arahannya.

 

  1. Vaksin tetanus

 

Banyak orangtua yang tidak sabar untuk menunggu sampai 2 tahun untuk menindik bayinya. Kalau bunda adalah salah satunya sebenarnya tidak dilarang. Asalkan bunda tunggu sampai bayi mendapatkan imunisasi pertamanya, yaitu imunisasi tetanus. Saran ini dikeluarkan langsung oleh AAP.

 

Biasanya, vaksin diberikan pada anak sebanyak 4 kali, yaitu di usia 2, 4, 6, dan 15 bulan. Tunggulah sampai usia bayi 2 bulan dan sudah disuntik vaksin, baru ditindik telinganya.

 

  1. Tindik keduanya

 

Meski masih bayi, si kecil sudah bisa merasakan sakit dan trauma, termasuk saat ditindik jarum. Untuk hindari itu, ketika hendak menindik telinga bayi, langsung saja tindik kedua teinganya jangan satu per-satu. Hal itu juga lebih hemat dan memudahkan bunda sehinga tidak perlu bolak-balik .

 

  1. Konsultasi pada tenaga ahli terpercaya

 

Menindik telinga bayi tidak boleh sembarangan. Ketika sudah memenuhi beberapa syarat di atas, ibu juga harus berkonsultasi dengan tenaga ahli untuk masalah ini. Tenaga ahli di sini maksudnya selain dokter adalah orang yang sudah ahli dalam bidang menindik telinga anak. Jangan sekali-kali menindik sendiri telinga bayi .

 

Setelah semua proses menindik selesai , inilah yang perlu bunda terapkan seperti perawatan tindik bayi sebagai berikut :

 

 

  • Bersihkan Anting Anak Secara Rutin

Anda bisa membersihkan anting sebanyak satu sampai dua kali dalam seminggu. Caranya, lepas anting secara perlahan dari telinga anak, lalu bersihkan dengan alkohol atau cairan desinfektan.

 

Anda bisa menggunakan kapas atau cotton bud sebagai alat bantu untuk membersihkannya.

 

  • Perhatikan Kebersihan Telinga si Kecil

Selain membersihkan anting, Anda juga diminta untuk membersihkan telinga bayi secara berkala. Gunakan sabun khusus bayi atau sabun antibakteri yang dioleskan ke cotton bud, lalu bersihkan bagian telinga yang ditindik.

 

Setelah itu, bilas dengan air bersih dan seka menggunakan handuk yang lembut hingga kering sempurna. Lakukan kebiasaan ini secara rutin, agar telinga bayi tidak terinfeksi.

 

  • Waspada Tanda Bahaya

Segera lepas anting bayi jika telinganya terlihat memerah, berkerak, atau meruam. Bisa jadi, anak alergi dengan bahan anting yang digunakan.

 

Jika ruam bayi semakin parah, segera bawa si kecil ke rumah sakit agar infeksi tidak menyebar ke dalam telinga ataupun bagian tubuh lainnya.


v-9-1200x791.png
3d potret team
27/Mar/2021

Popok memang menjadi perlengkapan yang tidak bisa dipisahkan dari bayi  ataupun balita. Bagaimana tidak, dalam sehari saja bayi bisa berganti popok hingga 10 kali atau bisa lebih dari itu.

 

Memang harus diakui jika popok tidak bisa lepas dari balita. Popok menjadi kebutuhan utama yang harus ada setiap harinya.

 

Pemasangan popok pada balita memang terlihat gampang dan mudah dilakukan, tapi siapa sangka masih banyak persepsi masyarakat Indonesia yang salah paham dalam pemakaian popok pada balita.

 

Selain itu, mengganti popok secara rutin harus diperhatikan Moms secara benar-benar. Jika tidak, kulit balita akan timbul iritasi karena kulit balita lebih sensitif.

 

berikut kesalahan yang sering dilakukan saat mengganti / menggunakan popok bayi :

 

  1. Jarang mengganti popok bayi

 

Berdasarkan hasil riset, rata-rata orang Indonesia mengganti pokok nyaantara 3-6 kali sehari. Namun ternyata frekuensi pergantian popok tersebut masih dikatakan jarang.

 

Menurut dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, dokter spesialis anak mengungkapkan bahwa popok harus diganti setiap kali terisi. Hal ini disebabkan struktur kulit balita sangatlah tipis karena ikatan antar yang masih lemah dan halus. Di Jepang, pergantian popok minimal dilakukan 8 kali sehari.

 

  1. Popok terlalu ketat

 

Seringkali bunda memakaikan popok terlalu ketat agar tidak berceceran saat buang kotoran. Namun siapa sangka jika popok yang terlalu ketat, dapat membuat balita merasa tidak nyaman.

 

Selain itu, timbul guratan pada kulit bagian perut balita. Jika hal itu terjadi, Moms dapat meregangkan perekat popok agar lebih longgar dan pas.

 

  1. Tidak menyesuaikan ukuran popok

 

Bunda, pilihlah popok sesuai dengan berat badan si kecil ya. Karena si baby terus tumbuh dan berkembang, beratnya pun juga akan terus bertambah. Karena itulah, jangan membeli popok yang sama tanpa mengetahui dengan pasti berat badannya.

 

  1. Salah memilih popok

 

Memilih popok untuk bayi bukan perkara yang mudah! Bunda memang harus teliti dalam membelinya dan memperhatikan kenyamanan si Kecil saat memakainya sebab tak semua popok cocok untuk digunakan.

 

Karena itu, jika bunda melihat adanya ruam pada area perut atupun kaki, ada baiknya segera mengganti popok yang digunakan. Sebab, ada kemungkinan  kulit  bayi sensitive terhadap bahan yang digunakan oleh popok tersebut.

 

  1. Membersihkan dengan cara yang salah

 

Kesalahan yang sering dilakukan dalam mengganti popok bayi berikutnya adalah mengenai membersihkan kemaluan bayi sebelum menggunakan popok baru. Bunda harus membersihkan area kemaluan bayi dengan tisu atau kapas basah hingga benar-benar bersih.

 

Pada bayi perempuan misalnya, perhatikan cara membersihkannya dengan baik. Disarankan untuk membersihkan kemaluan bayi dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya. Sebab membersihkan dari area anus ke kemaluan bisa meningkatkan risiko bayi terkena infeksi saluran kemih.

 

Untuk bayi laki-laki, jika belum disunat, bunda harus membuka kulit kemaluannya dan membersihkan sela-selanya agar tidak meninggalkan kuman dan menyebabkan infeksi .

 

  1. Lupa cuci tangan

 

Hal yang paling sering dilupakan saat mengganti popok adalah cuci tangan. Jangan hanya peduli dengan kesehatan balita, pedulilah juga dengan kesehatan diri sendiri.

 

Saat mengganti popok, bunda terpapar kuman. Jika tidak cuci tangan yang kotor tersebut bisa mengenai benda lain yang bisa berakibat buruk bagi kondisi bunda dan orang lain karena penyebaran kumannya.


v-9-1200x791.png
3d potret team
26/Mar/2021

Kalau membahas produk perawatan bayi, pasti bunda akan memberikan yang terbaik untuk si buah hati kan? Termasuk saat memilih popok bayi yang aman dan nyaman untuknya.

 

Popok merupakan kebutuhan dasar bayi. Biasanya banyak orangtua memilih popok sekali pakai karena lebih praktis. Meski terbilang mudah, bunda perlu memperhatikan bahan dan ukuran yang cocok utuk si kecil.

 

Banyak orang tua yang memilih popok bayi sekali pakai karena dinilai lebih praktis dan mudah digunakan. Namun, di sisi lain, tidak sedikit orang tua yang meragukan keamanan jenis popok bayi tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis popok yang aman agar bayi terhindar dari risiko ruam popok.

 

Berikut tips penggunaan popok bayi yang aman :

 

  1. Bahan penyerap pada popok bayi

 

Bagian tengah popok mengandung olahan ampas kayu yang diberi pemutih dan penyerap polimer. Bahan-bahan tersebut memiliki daya serap tinggi.

 

Akan tetapi, beberapa popok bayi ada yang mengandung senyawa kimia dioksin atau klorin untuk memutihkan ampas kayu. Bahan kimia tersebut sempat menjadi perhatian karena dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker.

 

Meski demikian, kadar senyawa dioksin yang terdapat pada popok bayi umumnya sangat rendah, sehingga dianggap aman untuk bayi.

 

Bagian popok yang memiliki daya serap tinggi juga biasanya mengandung bahan polimer, yaitu natrium poliakrilat. Walaupun tidak beracun dan tidak menyebabkan iritasi kulit, bahan ini bisa mengganggu pernapasan bila terhirup.

 

Selain itu, bahan penyerap pada popok bayi sekali pakai juga ada yang mengandung phthalate. Bunda sebaiknya tidak memilih produk popok bayi sekali pakai yang mengandung zat kimia tersebut karena berisiko menimbulkan gangguan pada kesehatan Si Kecil.

 

  1. Parfum

 

Popok sekali pakai ada yang mengandung bahan pewangi atau parfum. Reaksi alergi terhadap bahan pewangi jarang terjadi, namun mungkin saja dialami oleh beberapa bayi yang kulitnya sensitif terhadap parfum.

 

Sebagai alternatif, Bunda dapat menggunakan popok sekali pakai yang terbukti bebas klorin atau menggunakan kapas organik. Selain itu, Bunda juga bisa memilih popok sekali pakai yang bebas lateks, parfum, dan pewarna.

Namun, jika Bunda khawatir dengan popok sekali pakai yang digunakan saat ini, mungkin Bunda bisa beralih ke popok kain. Walau kurang mampu menyerap urine bayi, popok kain memiliki keunggulan, yaitu bebas pewarna dan bahan kimia lainnya.

 

  1. Pilih popok sesuai ukuran bayi

 

Menentukan ukuran popok yang tepat sangat penting. Bila memilih memakaikan popok sekali pakai, pilihlah popok yang sesuai dengan ukuran bayi. Karena popok yang terlalu ketat akan membuat bayi tidak nyaman, dan bisa membuat pantat menjadi lebih lembab. Inilah yang berisiko membuat iritasi pada kulitnya.

 

Bila bunda menemukan ada bekas karet popok pada kulit si kecil, itu menandakan ukuran popoknya terlalu kecil. Cobalah utuk menggantinya dengan ukuran yang lebih besar, atau melonggarkan ikatan karetnya.

 

  1. Sesuaikan harga popok dengan anggaran

 

Soal harga tentu bunda akan mempertimbangkan dengan seksama untuk memilih harga yang cukup ekonomis. Pasalnya, keperluan popok bayi akan meningkat seiring pertumbuhan si kecil.

Untuk itu, pilihlah popok yang sesuai dengan anggaran, namun cocok untuk si kecil.

 

  1. Bahan lapisan popok bayi

 

Lapisan luar biasanya dilapisi dengan plastik yang terbuat dari film polietilena atau bioplastik. Sementara itu, bagian dalam popok yang bersentuhan dengan kulit terbuat dari polipropilena. Kedua bahan tersebut dianggap aman untuk kulit bayi.

 

  1. Pilih bahan popok yang aman bagi kulit si kecil

 

Beberapa bayi mungkin lebih sensitif terhadap merek popok tertentu. Ini bisa ditandakan dengan munculnya kemerahan atau ruam pada kulitnya, seperti di area pantat, dan selangkangan.

 

Disarankan untuk menggunakan popok sekali pakai yang tidak mengandung pewangi apa pun. Jika memilih popok kain, disarankan untuk tidak mencucinya menggunakan detergen yang mengandung pewangi. Sebab, pewangi dapat menyebabkan ruam pada kulit bayi, terlebih pada kulit bayi yang sensitif.


cover-obesitas-pada-anak-3ba83f46ab0094796b5d8bd279fc1c5f.jpg
3d potret team
26/Mar/2021

Melihat bayi yang gemuk, tentu saja membuat siapapun merasa gemas. Tangan dan kaki yang empuk, pipi yang gembul, orangtua mana yang tak bangga dengan si kecil yang lucu. Tetapi, di balik gemuknya si kecil, bukan hanya rasa bangga yang muncul, melainkan juga ada bahaya kesehatan yang mengintainya.

 

Obesitas merupakan kondisi yang ditandai dengan berat badan berlebih akibat penumpukan lemak di dalam tubuh. Tak hanya orang dewasa, anak-anak / bayi juga bisa terkena obesitas.

 

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan bayi obesitas, mulai dari faktor keturunan, penyakit tertentu, hingga pola makan tidak sehat. Kondisi ini perlu diperhatikan oleh setiap orang tua, karena obesitas pada anak – anak atau bayi yang tidak ditangani dengan baik bisa memicu berbagai penyakit serius.

 

berikut ini tips mencegah obesitas pada bayi :

 

  1. Beri makanan padat yang sehat

 

Segera setelah bayi bunda siap makan makanan padat, perkenalkan ia dengan buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, ikan, dan daging. Percayalah, bayi bunda sebetulnya mau kok mencoba semuanya. Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya sebelum nanti tiba masanya ia mulai menjadi picky eater dan membangun preferensinya sendiri terhadap makanan yang disukainya.

 

Meskipun bubur bayi fortifikasi dinilai sehat, jangan berlebihan pula memberikannya dan tetap variasikan dengan bahan makanan lain .

 

  1. . Memberi makan sebelum diminta

 

Kadang beberapa ibu harus menunggu sampai si bayi memberi sinyal lapar. Solusi terbaik untuk menghindari obesitas adalah dengan mengatur waktu makan. Berilah bayi bunda ayahmakan secara teratur.

 

Mengontrol nafsu makan anak menjadi cara terbaik untuk mengatasi obesitas. Ini tentu bukan masalah sepele. Obesitas memiliki banyak efek buruk terhadap kesehatan bayi dan bunda .

 

  1. Kontrol porsi susu formula

 

Beberapa bayi mungkin merasa enggan untuk minum ASI. Dalam hal ini, para orang tua biasanya memberi susu formula sebagai alternatif susu bayi.

 

bayi minum susu formula sebenarnya tidak ada masalah. Yang menjadi masalah adalah ketika porsi susu formula yang dikonsumsi bayi sudah berlebihan.

 

Oleh karena itu, sebagai orang tua, bunda tetap harus mengontrol porsi susu formula demi menjaga kesehatan bayi dan menghindari bayi dari kegemukan

 

  1. Memantau berat badan bayi ideal

 

Buat para orang tua, rutin memantau status gizi dan tingkat pertumbuhan anak dengan menimbang berat badan si kecil penting dilakukan setiap bulan.

 

Alasan mengapa memantau berat badan bayi secara teratur sangat penting dilakukan karena memberi manfaat, di antaranya :

 

– Menjadi gambaran umum perkembangan fisik bayi

– Mencegah kekurangan gizi atau gizi buruk pada anak

– Mengetahui kelengkapan imunisasi anakMendeteksi gangguan atau penyimpangan tumbuh kembang anak sejak dini

– Mencegah obesitas pada bayi

– Memastikan bayi mendapatkan cukup ASI

 

  1. Hindari merespon tangisan dengan makanan

 

Bayi menangis karena berbagai alasan. Kadang karena lapar, kadang juga karena alasan lain yang mungkin tidak bisa dimengerti langsung oleh bunda. Apabila bayi menangis setelah menyusu, cobalah menghiburnya dengan cara lain, bukan dengan memberikannya susu lagi. Sebab, tidak selamanya bayi menangis karena lapar. Dengan cara ini, bunda dapat menciptakan hubungan yang sehat antara anak dengan makanan, yang akan dibawanya hingga dewasa nanti.

 

  1. Perbanyak aktivitas fisik

 

Ajak bayi bergerak sejak dini. Tidak hanya tiduran sepanjang hari. Bawa si Kecil ke lantai, lakukan tummy time, dorong ia agar bergerak. Buat tempat yang aman bagi mereka untuk menjelajah, belajar berjalan, dan berlari. Ketika ia nanti mulai belajar berjalan, ajak mereka jalan-jalan sesering mungkin, bahkan jika itu hanya mengelilingi penjuru rumah.

 

Jika bunda membangun kebiasaan aktif secara fisik, apalagi didukung oleh seluruh anggora keluarga, anak akan merasa bahwa kegiatan fisik adalah bagian dari keseharian yang normal.

Tidak hanya membantu anak mengelola berat badan yang seimbang, tetapi juga membangun kebiasaan aktif bergerak sampai dewasa nanti.

 

Memulai gaya hidup sehat tak perlu menunggu batas umur tertentu. Sedini mungkin, bayi perlu dibiasakan. Ini tidak hanya membantu anak-anak di masa sekarang, tetapi juga selamanya .


Manfaat-Memijat-Bayi-1-1200x1200.png
3d potret team
25/Mar/2021

Salah satu faktor paling penting untuk perkembangan bayi yang sehat dan bahagia adalah sentuhan penuh kasih dari ibu. Penelitian menunjukkan bahwa sentuhan dan pijat bayi rutin dari orang tua atau pengasuh adalah faktor yng krusial untuk pertumbuhan, komunikasi, serta proses belajar si kecil .

 

Pijatan lembut terbukti memberikan banyak manfaat baik bagi bayi, apabila dilakukan secara tepat dan rutin.

 

Tidak hanya melalui pijatan, bayi juga dapat merasakan manfaat pijat bayi saat ia bersentuhan langsung atau mendapatkan kontak kulit dengan orang yang memijatnya. Sentuhan fisik ini dapat membuat bayi merasa senang dan nyaman.

 

Waktu yang tepat untuk memijat bayi adalah saat si Kecil tidak terlalu kenyang dan tidak terlalu lapar. Bila si Kecil sedang dalam mood yang baik, ini merupakan waktu yang tepat untuk berinteraksi melalui pijatan.

Memijat sebelum waktu tidur malam juga baik untuk menenangkan dan membuatnya rileks sebelum waktu tidur.

 

Beberapa hal yang perlu bunda siapkan sebelum memijat :

 

– Ruangan yang nyaman dan bebas gangguan untuk melakukan aktivitas pijat bayi.

– Menyiapkan segala keperluan: krim/minyak pijat, handuk, baju ganti.

Memainkan musik yang rileks untuk stimulasi.

 

Berikut manfaat memijat bayi :

 

  1. Membuat bayi merasa lebih tenang dan nyaman

 

Pijatan pada bayi dapat merangsang sistem saraf pusat. Sentuhan fisik pada bayi akan mengirim sinyal ke otaknya untuk memproduksi lebih banyak endorfin dan serotonin, yaitu hormon yang dapat membuat perasaan lebih bahagia dan nyaman.

Kedua hormon ini juga bermanfaat dalam membantu mengurangi nyeri yang dirasakan bayi.

 

  1. Membuat Bayi Merasa Lebih Tenang

 

Tidak ada salahnya bunda mencoba melakukan pijatan sederhana di rumah pada bayi. Proses pijat yang dilakukan bunda bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan ikatan kedekatan antara ibu dan anak. Gunakan minyak yang aman untuk kulit bayi, lakukan pijatan saat bunda dalam keadaan nyaman dan tenang. Sentuhan dari bunda bisa membuat otak bayi meningkatkan hormon endorfin dan serotonin. Kedua hormon ini dapat membuat bayi lebih tenang, bahagia, dan nyaman.

 

  1. Melancarkan Pencernaan

 

Pijat untuk bayi dapat dilakukan untuk mengatasi sembelit atau konstipasi yang dialami oleh bayi-bayi yang baru dilahirkan. Sebelum melakukan pijatan pada bagian perut bayi, sebaiknya bunda mencari tahu informasi mengenai proses pemijatan bayi yang baik dan aman.

 

  1. Mengurangi risiko bayi mengalami kolik dan kembung.

 

Efek pijatan bagi perut bayi lainnya adalah mengurangi risiko bayiv mengalami kolik dan kembung. Keduanya merupakan gangguan yang sering dialami oleh bayi baru lahir yang disebabkan oleh sistem pencernaan yang belum berkembang sempurna. Pijatan akan melancarkan pergerakan usus dan pencernaan. Dengan begitu, bayi mengalami kembung dan kolik pun dapat diminimalisir.

 

  1. Melatih indra dan sensitivitas.

 

Pijat bayi juga dapat melatih indra peraba dan sensitivitas berkat sentuhan lembut dan berirama yang ia terima. Bayi akan mampu membedakan mana sentuhan yang tepat dan yang terlalu keras.

 

  1. Menaikkan berat badan.

 

Berdasarkan sebuah penelitian, bayi yang mendapatkan pijatan menunjukkan kenaikan berat badan dibandingkan dengan bayi yang tidak pernah mendapatkan pijatan. Manfaat ini dapat lebih optimal jika diiringi dengan penggunaan minyak pijat, karena adanya efek hangat yang diberikan minyak tersebut mampu membuat bayi mencerna ASI secara lebih maksimal.

 

  1. Meningkatkan kepadatan tulang.

 

Bagi bayi prematur, pijat bayi dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kepadatan tulang. Selain itu, pijatan lembut juga akan membuat otot-otot bayi menjadi lebih fleksibel dan kuat.


shutterstock_1077910352_1.jpg
3d potret team
25/Mar/2021

Kuku bayi memang masih sangat lembut dan rapuh. Namun, penting untuk bunda ketahui bahwa pertumbuhan kuku bayi yang lembut dan juga rapuh itu tergolong sangat cepat.

 

Mungkin banyak orang tua yang takut memotong kuku bayi, khususnya yang baru lahir. Meski begitu, kuku bayi harus tetap dipotong, karena bila terlalu panjang, kukunya bisa melukai kulit yang tidak sengaja tergaruk .

 

Tak hanya karena kukunya yang kecil dan lunak, memotong kuku bayi juga dapat menimbulkan kekhawatiran tersendiri karena bayi bisa saja tiba-tiba bergerak saat kukunya dipotong, sehingga tak sengaja terluka .

 

Untuk mencegah kuku bayi terluka berikut tips  memotong kuku bayi :

 

 

  1. Gunakan gunting kuku khusus

 

Agar lebih aman dan tidak mencederai kuku si Kecil yang masih lembut dan rapuh, sebaiknya bunda menggunakan gunting kuku khusus bayi. Gunting yang baik memiliki bentuk yang unik, ujungnya dibuat membulat sehingga tidak akan melukai kulit di sekitar kuku.

 

Ukuran dan bentuk gunting kuku khusus bayi ini sudah disesuaikan dengan ukuran jemari bayi yang kecil. Dengan begitu, kemungkinan bunda tidak akan membuatnya terluka.

 

Selain itu, perlu bunda ingat alangkah lebih baik bila bunda membersihkan terlebih dahulu segala peralatan yang akan digunakan untuk memotong kuku si Kecil. bunda bisa membersihkannya dengan menggunakan alkohol 70 persen, agar peralatan yang digunakan untuk memotong kuku itu menjadi steril dan higienis.

 

Bersihkan gunting setelah dipakai dengan alkohol kemudian simpan di tempat khusus yang tertutup agar tidak kotor atau tercecer.

 

  1. Cari posisi dan tempat yang nyaman

 

Saat menggunting kuku bayi baru lahir, carilah posisi yang aman dan nyaman untuk melakukannya. Posisi yang dapat dikatakan ideal adalah posisi yang memudahkan Bunda untuk mencapai tangan Si Kecil.

 

Salah satu posisi yang dapat dipilih adalah menggunting kuku bayi sambil menempatkannya di atas pangkuan. Selain itu, pastikan juga Bunda menggunting kuku Si Kecil dengan penerangan yang cukup. Hal ini untuk mencegah jari Si Kecil cedera akibat tergunting atau tertusuk secara tidak sengaja.

 

  1. Cari momen yang tepat

 

Hindari memotong kuku bayi ketika mereka sedang terjaga dan banyak bergerak. Tunggu hingga bayi merasa mengantuk, lebih tenang, atau bahkan tertidur. Pada momen-momen ini, bunda bisa memotong kuku bayi dengan lebih tenang dan hati-hati.

 

  1. Tekan bantalan jari

Saat gunting kuku bayi

 

Tekan bantalan jari menjauh dari kuku untuk mengurangi risiko cedera. Apalagi, kuku bayi masih sangat lembut dan rentan menempel pada bantalan kuku.

 

  1. Jaga jarak dengan mata

 

Sebisa mungkin, potong kuku bayi jauh dari matanya. Jika bayi tidak sedang tidur, sebaiknya posisi tubuh bayi tegak sehingga potongan kuku tidak rentan mengenai matanya.

 

  1. Pastikan bayi rileks

 

Memotong kuku bayi baru lahir membutuhkan kewaspadaan yang lebih. Bayi pasti mengepalkan jari mereka. Ini akan membuat potong kuku lebih sulit. Jadi, pastikan memotong kuku ketika bayi sedang rileks.

 

Waktu yang tepat untuk memotong kuku bayi adalah setelah dia mandi. Bayi akan lebih santai dan kukunya lebih lunak setelah mandi.

 

Kalau bayi tegang dan rewel, biarkan dia istirahat dulu supaya tenang. Bunda juga bisa bersenandung untuk membantunya lebih tenang.

 

  1. Jangan panik saat menggunting kuku

 

Apabila tidak sengaja melukai ujung jari Si Kecil, Bunda tidak perlu panik. Segera bersihkan lukanya dengan air dingin, lalu balut dengan tisu, dan berikan sedikit tekanan pada lukanya. Dalam hitungan menit, perdarahannya akan berhenti.

 

Hindari menempelkan plester pada luka di jari bayi, karena bayi sering memasukkan jarinya ke mulut. Bila plester pembalut luka terlepas dan tertelan, bayi dapat tersedak.

 

Bunda dapat melakukan beberapa tips di atas untuk memotong kuku bayi dengan aman. Mengingat kuku bayi tumbuh dengan cepat, disarankan untuk menggunting kuku setidaknya seminggu sekali.


3DPotret 2020. All rights reserved.