Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Aktif Bergerak Saat Hamil Membuat Bayi Cerdas

January 10, 2022 by admin ku
3dpotret5.jpg

Pada umumnya Ibu yang sedang mengandung tidak diperbolehkan Banyak Gerak karena beresiko pada Janin. Namun University of Montreal, Kanada , menunjukkan fakta sebaliknya. Hasil penelitian yang dijelaskan di konferensi Neuroscience di San Diego, Amerika Serikat,  pada tahun 2013  menyebutkan Ibu yang sedang mengandung / hamil harus lebih aktif untuk bergerak.

Penelitian yang melibatkan 60 Ibu  hamil ini dikelompokkan menjadi dua. Kelompok pertama adalah 30 Ibu  hamil yang berolahraga secara rutin seperti berjalan / Jogging lama 20 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu. Dan Kelompok kedua adalah Ibu hamil yang tidak melakukan Olahraga secara rutin seperti Kelompok pertama.

Setiap bulan, 2 kelompok ibu hamil tersebut  menjalani pemeriksaan di University of Montreal untuk bisa diukur tingkat kebugarannya. Enam bulan setelahnya di mana bayi telah lahir, penelitian pun melibatkan para bayi tersebut. Tepatnya,pada saat bayi berusia 8 – 12 hari.

“Kami mengukur aktivitas otak bayi yang berusia 8 – 12 hari setelah dilahirkan yang dilakukan secara langsung sehingga penelitian ini memiliki hasil lebih terperinci mengenai kemampuan kognitif janin,” ujar Elise Labonte-LeMoyne, dari University of Montreal. Kemudian para bayi dipakaikan alat menyerupai  topi yang dilengkapi monitor untuk merekam aktivitas elektrik di otaknya. Lalu para peneliti memutar bunyi-bunyian dengan volume suara yang rendah secara berulang kali. Sesekali, peneliti juga menyelingi bunyi-bunyian tersebut dengan suara bergemuruh.

“Bayi dengan perkembangan otak yang belum matang akan merespons suara ini dan terekam dalam grafiknya melonjak. Tetapi, bayi yang dilahirkan oleh Kelompok ibu hamil yang pertama yang rutin berolahraga cenderung memiliki grafik yang tumpul. Dapat  disimpulkan bahwa otak bayi tersebut lebih matang,” papar Labonte-LeMoyne.

Pada umumnya setelah bayi berusia 4 bulan, lonjakan pada grafik tersebut baru hilang. “Ibu yang hamil dan rutin berolahraga akan memproduksi zat-zat kimiawi. Zat ini  mengalir melalui darah dan akhirnya bersatu dengan darah bayi melalui plasenta. “Zat kimiawi yang dihasilkan saat berolahraga bermanfaat bagi kesehatan otak bayi. Pada akhir nya, bayi yang lahir dari Kelompok Ibu hamil  pertama yang bergerak aktif, ternyata memiliki perkembangan otak yang lebih optimal dibandingkan Kelompok Ibu hamil kedua yang tidak aktif bergerak,” ujar Labonte LeMoyne.

Dave Ellemberg, PhD., dari University of Montreal sekaligus pemimpin penelitian tersebut Berpendapat “Olahraga akan meningkatkan suplai oksigen ke otak bayi sehingga meningkatkan jumlah zat kimiawi yang memengaruhi tumbuh kembangnya janin. Bayi Anda pun memiliki kemampuan bahasa dan motorik yang lebih pesat.”

Selain berjalan dan Jogging, olahraga semacam aerobik juga menunjukkan hasil yang positif. Menurut spesialis obstetri dan ginekologi, Jennifer Ashton, MD., aerobik akan meningkatkan aktivitas di otak Ibu yang hamil sekaligus otak janin. “Alhasil, bayi Anda pun akan semakin pintar,” ucap Jacquez Moritz, MD., spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Luke’s-Roosevelt, New York.

Selain bermanfaat bagi otak bayi, American College of Obstetrics and Gynecologists juga memaparkan manfaat berolahraga bagi Ibu hamil. Para ahli di lembaga tersebut menyarankan agar Ibu yang sedang hamil berolahraga ringan selama 30 menit yang dilakukan setiap hari supaya memperkecil risiko sakit punggung dan diabetes gestasional serta membuat tidur lebih nyenyak. Akan tetapi, sebelum memutuskan berolahraga, pastikan Ibu sudah berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dulu.

admin ku

admin ku

3DPotret 2022. All rights reserved.