Peran Ayah dalam Mendukung Kehamilan Bukan Hanya Tugas Ibu!
August 5, 2025 by magang rpl

Kehamilan seringkali dipandang sebagai perjalanan eksklusif bagi ibu, namun peran ayah tak kalah vital dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung. Keterlibatan ayah sejak awal kehamilan bukan hanya meringankan beban ibu, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat dengan calon buah hati.
Bagaimana Ayah Bisa Berperan Aktif?
- Dukungan Emosional: Dengarkan keluh kesah ibu, berikan kata-kata penyemangat, dan tunjukkan pengertian terhadap perubahan suasana hati. Kehamilan membawa fluktuasi emosi yang besar, dan kehadiran ayah sebagai pendengar setia sangat berarti.
- Mendampingi Pemeriksaan Rutin: Hadir saat kunjungan dokter atau bidan tidak hanya menunjukkan dukungan, tetapi juga membantu ayah memahami perkembangan janin dan saran medis yang diberikan. Ini juga kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berpartisipasi dalam setiap keputusan.
- Membantu Kebutuhan Fisik Ibu: Tawarkan bantuan untuk pekerjaan rumah tangga, pijat ringan untuk meredakan nyeri punggung atau kaki bengkak, dan pastikan ibu mendapatkan istirahat yang cukup. Sedikit bantuan fisik bisa sangat mengurangi kelelahan ibu.
- Mempelajari Seputar Kehamilan dan Persalinan: Bacalah buku, ikuti kelas prenatal bersama, atau tonton video edukasi. Pengetahuan ini akan membuat ayah lebih siap menghadapi persalinan dan peran sebagai orang tua.
- Berbicara dengan Bayi dalam Kandungan: Ajak bayi berbicara, bacakan cerita, atau putar musik. Janin bisa mendengar suara dari luar, dan interaksi ini membantu membangun ikatan awal antara ayah dan bayi.
- Merencanakan Masa Depan Bersama: Diskusikan persiapan kamar bayi, anggaran, dan peran masing-masing setelah bayi lahir. Perencanaan bersama mengurangi stres dan meningkatkan rasa kebersamaan.
Melibatkan diri secara aktif dalam kehamilan akan memperkuat hubungan pasangan dan menciptakan fondasi yang kokoh untuk keluarga baru.

