Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com
20/Feb/2021

Setiap ibu pasti menginginkan agar rambut bayi lebat dan sehat. Namun tidak semua bayi terlahir dengan kondisi rambut yang seperti itu. Beberapa terlahir dengan rambut yang cenderung tipis ataupun berwarna kemerahan. Rambut yang sedikit membuat penampilan bayi kurang lengkap .

 

Apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi? Dan bagaimanakah tips perawatan rambut bayi agar rambut si Kecil lebat dan sehat?

 

Beberapa Hal Yang Harus Bunda Ketahui Terlebih Dahulu Tentang Pertumbuhan Rambut Bayi:

– Rambut bayi baru lahir merupakan rambut janin yang disebut juga Lanugo tumbuh tidak hanya di kepala namun juga di tubuh bayi. Fungsi lanugo untuk membantu melindungi janin dalam kandungan, mengatur suhu tubuh janin, dan memudahkan vernix atau zat lilin menempel pada kulit janin. Umumnya lanugo akan rontok saat bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan.

– Pertumbuhan rambut setiap bayi berbeda beda. Tidak semua bayi dilahirkan dengan kecepatan pertumbuhan rambut yang sama. – – Pertumbuhan rambut bayi dipengaruhi oleh genetik, nutrisi, dan kadar hormon ibu selama bayi berada dalam kandungan.

– Asupan nutrisi yang dimaksud diantaranya; °nutrisi selama ibu mengandung, nutrisi yang didapat selama menyusui maupun mpasi.

°Kadar hormon ibu selama mengandung berperan menentukan kecepatan pertumbuhan rambut bayi

Sementara genetik mempengaruhi diantaranya;

  • warna rambut, tebal dan tipisnya helaian rambut serta tekstur dari rambut bayi

 

Tips Merawat Rambut bayi agar Tumbuh Sehat dan Lebat

 

1.Gunakan shampoo bayi yang sesuai

. Rambut dan kulit kepala bayi memiliki struktur yang berbeda dari rambut orang dewasa. Kulit kepala bayi memiliki lebih banyak kelenjar sebasea atau kelenjar minyak. Sehingga penggunaan shampoo dewasa untuk bayi tidak dianjurkan.

2.Nutrisi

Nutrisi yang berperan dalam membantu agar rambut bayi lebat antara lain:

-Vitamin A

Makanan yang banyak mengandung vitamin A diantaranya: bayam, wortel, pepaya, jeruk, brokoli, labu kuning

– Vitamin B6 dan B12

Makanan yang banyak mengandung vitamin B6 dan B12 diantaranya : kacang kacangan, serealia, daging merah, daging ayam, ikan, telur, susu dan produk olahannya.

– Protein

Makanan yang banyak mengandung protein diantaranya: daging ikan, daging ayam, daging merah, telur, susu, dan kacang kacangan

– Zat besi

Makanan tinggi zat besi diantaranya: hati, bayaam merah, bit, kacang merah, daging merah, dan tidak lupa juga ASI atau air susu ibu.

– Vitamin C

Vitamin C dibutuhkan agar rambut lebat karena vitamin C membantu penyerapan zat besi. Makanan tinggi vitamin C antara lain: buah buahan seperti berries, jeruk, apel, wortel, dan labu kuning.

– Vitamin E

Makanan yang banyak mengandung vitamin E diantaranya: alpukat, kacang almond, bayam, brokoli, mangga, dan golongan berry.

 

3.Perawatan

 

Hanya menyisir lembut kulit kepala anak juga membantu meningkatkan pertumbuhan rambut.

 

Ini dapat meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala.

Kita juga dapat memotong rambut anak agar terlihat rapi.

 

Namun, memotong atau mencukur rambut tidak menjanjikan pertumbuhan rambut meningkat.

 

4.Minyak rambut

 

Meminyaki dan memijat dapat menjaga sirkulasi darah aktif dan juga menyediakan kelembaban yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut yang sehat.

 

Moms dapat menggunakan minyak kelapa muntuk hasil yang luar biasa.

 

Selain memberi almond untuk dimakan, Moms dapat menggunakan minyak almond untuk memberikan pijatan pada kulit kepala yang memberikan nutrisi secara langsung dan memberikan nutrisi secara langsung dan meningkatkan sirkulasi darah.

 

5.Lidah buaya

 

Banyak orang yang tahu bahwa lidah buaya baik untuk kulit, ternyata juga baik untuk pertumbuhan rambut.

Kita bisa menggunakan gel lidah buaya langsung ke kulit kepala anak atau mencampurnya dengan sampo.

 

6.Pisang dan Minyak Zaitun

Buah pisang mengandung bahan mineral seperti kalium yang bisa membuat rambut tumbuh lebih cepat.

 

Sementara, cara menebalkan rambut bayi dengan minyak zaitun bisa membuat folikel rambut lebih kuat dan tumbuh dengan baik.Potong Rambut Bayi Sesekali

Beberapa orang tua ada yang takut untuk memotong rambut bayinya yang baru lahir.

 

Namun, memotong pertama kali rambut bayi di usia tujuh hari terbukti bisa membuat rambutnya lebih subur dan lebat.

 

Jika khawatir akan kepala bayi yang botak sehingga memungkinkan bayi mudah pilek kamu bisa menggunakan kepala mereka topi yang nyaman.


20/Feb/2021

Salah satu tahap perkembangan bayi yang dinantikan adalah saat buah hati mulai bisa berjalan. rata-rata bayi mulai menunjukkan tanda siap berjalan ketika usianya sudah menginjak 10-12 bulan. Namun, ada pula bayi yang lebih cepat mulai berjalan atau lebih lambat daripada waktu pada umumnya.

 

rata-rata anak akan melakukan langkah pertamanya pada usia 14 bulan. Namun, ada pula anak yang mulai melangkah pada usia 7 bulan dan paling lambat, 18 bulan atau satu setengah tahun.

 

Biasanya begitu anak sudah bisa menarik badannya untuk berdiri, ia akan semakin semangat untuk menjelajah dunia di sekelilingnya.

 

sebaiknya tidak membatasi pergerakan anak dengan meletakkannya di atas kereta dorong, apalagi di baby walker. biarkan ia bereksplorasi mengikuti ke mana tubuh membawanya pergi, dengan kaki dan tangannya sendiri.

 

 

Untuk para orang tua yang penasaran bagaimana cara untuk melatih anak agar cepat berjalan, berikut ini beberapa tips yang bisa di terapkan :

 

1.Jangan pernah memaksa anak

 

Perlu di ingat apabila terlalu memaksakan anak untuk latihan berjalan ternyata juga tidak baik loh!..biarkan anak melakukan apa yang dia sukai. Kalaupun anak mengalami keterlambatan sedikit ketika latihan berjalan, orang tua tidak perlu khawatir. Tugas kita adalah tetap memberikan dukungan kepada anak .

 

2.Mengajak anak kita untuk latihan bersama teman sebaya

Cara anakbcepat jalan berikutnya adalah dengan mengajak anak kita untuk melakukan latihan bersama dengan teman-teman sebaya mereka. Dengan mengajak anak kita bermain bersama teman sebaya maka secara tidak langsung akan memberikan kemudahan bagi anak untuk belajar berjalan. Dimana ia akan meniru apa yang dilakukan oleh temannya tersebut.

 

Selain itu, para orang tua juga bisa mengajak buah hati tercinta untuk berjalan mengelilingi area kompleks. Ini merupakan cara yang terbaik agar anak tidak bosan untuk latihan berjalan di dalam rumah saja.

 

3.Kurangi Waktu Menggendong

 

Menggendong buah hati mungkin merupakan ungkapan rasa sayang terhadap anak Namun, kalau dibiarkan terus-menerus, buah hati akan terlalu nyaman dan malas berjalan sendiri. Cobalah mulai mengurangi waktu menggendong buah hati. Jika buah hati merengek, berilah penjelasan bahwa Bunda akan menatah untuk membantunya berjalan. Menggendong bayi terlalu lama bisa membuat pertumbuhan tulang dan ototnya tidak optimal loh!

 

4.Letakkan Mainan di Posisi Agak Tinggi

 

Semakin sering anak berdiri, kesempatannya untuk lebih cepat berjalan akan semakin besar. kita bisa menstimulasi buah hati untuk berdiri dengan memindahkan mainan-mainannya ke jangkauan yang lebih tinggi. kita dapat menaruh mainannya di atas meja atau kursi. Apabila anak sudah bisa meraihnya, ambil dan coba pindahkan mainan ke jarak yang agak jauh dengan ketinggian yang sama. Dengan cara itu, anak terpaksa mencoba berjalan untuk meraih mainannya.

 

5.Biarkan bertelanjang kaki

 

Sepatu terbaik untuk pejalan kaki pemula adalah tidak menggunakan sepatu sama sekali. Pastikan lantai atau rumput aman dari hal-hal yang membahayakan, lalu biarkan anak bberjalan tanpa alas kaki. Jika menurut kita udara cukup dingin, beri ia kaus kaki yang alasnya kesat atau memiliki karet agar ia tak tergelincir.

 

Bertelanjang kaki akan membantunya membentuk otot kaki dan menguatkan pergelangan kakinya. anak juga akan lebih cepat belajar keseimbangan dan koordinasi.

 

Jika memang hendak berpergian, gunakan sepatu yang ringan dan fleksibel,Hindari sepatu berleher tinggi demi gaya. Hal tersebut justru akan membatasi gerakan di pergelangan kaki anak-anak .

 

6.Jangan lupa untuk menitah anak anda untuk berjalan

 

Adapun cara lainnya yang akan membantu anak anda agar bisa berjalan dengan cepat adalah dengan menatihnya. Ini merupakan stimulasi terbaik yang sudah diterapkan oleh banyak orang. Orang tua bisa langsung memegang kedua tangan anak dengan baik dan ajak anak untuk melangkahkan kaki secara perlahan-lahan.

 

Anda bisa langsung menerapkan cara ini ketika bayi anda sudah masuk usia 8 bulan. Praktikkan cara ini hingga bayi anda sudah bisa menegakkan kaki dengan kuat dan anda bisa langsung melepaskan pegangan tersebut.

 

7.Mengajak anak untuk berenang

 

Mengajak anak untuk berenang juga menjadi tips agar bayi cepat jalan yang berikutnya. Seperti yang sudah kita ketahui, berenang memang akan memberikan segudang manfaat yang cukup baik untuk kesehatan bukan? Tidak hanya itu saja, dengan berenang sendiri ternyata akan memudahkan anak anda untuk bisa berjalan dengan cepat. Anda tidak perlu takut untuk mengajak si kecil untuk berenang sambil bermain dengan air.

 

Bayi yang sudah berusia 6 bulan sendiri ternyata sudah diperbolehkan untuk berenang. Dengan berenang maka akan menguatkan otot tubuh serta mampu meningkatkan pertumbuhan syaraf motoric buah hati anda tersebut. tentunya ini akan mempengaruhi kecepatan anak anda ketika latihan berjalan. Jangan lupa untuk memilih tempat renang khusus bayi yang sudah didampingi dengan tenaga yang sudah professional.


19/Feb/2021

Bayi prematur atau lahir sebelum usia 37 minggu kehamilan membutuhkan perawatan khusus. Langkah-langkah perawatan bayi prematur bertujuan agar bayi bisa bertahan hidup, dan memastikan kondisi kesehatannya tetap terjaga.

 

Gangguan kesehatan yang umum dialami si Kecil yang lahir prematur adalah gangguan mata dan kulit yang berwarna kuning terutama pada hari ke-2 hingga hari ke-14 setelah kelahiran, kadar gula darah turun (hipoglikemia), anemia, dan serangan penyakit infeksi.

 

Merawat bayi prematur memerlukan usaha dan perhatian lebih, dibandingkan bayi yang lahir cukup bulan. Hal ini karena organ-organ penting, seperti paru-paru, saluran pencernaan, dan kulit, serta daya tahan tubuhnya belum berfungsi optimal. Pada dasarnya, bayi prematur belum siap untuk berada di luar rahim ibu. Hal yang perlu diperhatikan oleh bayi prematur :

 

– Masalah pernapasan, sehingga mungkin memerlukan pemberian oksigen melalui alat bantu napas.

– Masalah pelekatan puting dan menelan saat menyusui.

– Apnea tidur atau jeda bernapas ketika tidur. Hal ini dapat mengganggu detak jantung bayi, sehingga bayi jadi tampak kebiruan.

– Risiko terkena infeksi.

 

Langkah-langkah Perawatan Bayi Prematur

Langkah perawatan bayi prematur yang baik dapat membantunya untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Bunda terapkan:

 

  1. Menjadi mama kanguru

Metode kanguru adalah posisi menggendong bayi dengan memasukkannya ke dalam baju atau menggunakan kain gendongan. Metode kanguru bertujuan agar kulit Bunda bersentuhan langsung dengan Si Kecil.

 

Melalui kontak kulit ini, Si Kecil akan mengenal aroma tubuh, sentuhan, serta irama napas dan detak jantung Bunda. Manfaat menggendong dengan metode kanguru antara lain:

 

Menjaga kehangatan tubuh bayi.

Menjaga keteraturan detak jantung dan pernapasan bayi.

Membantu menenangkan bayi dan membantunya untuk tidur lebih nyenyak.

Meningkatkan produksi ASI, sehingga peluang untuk menerapkan ASI eksklusif menjadi lebih tinggi.

Membantu memperkuat daya tahan tubuh bayi.

Mengurangi stres, membangun rasa percaya diri, dan meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan bayi.

Bunda bisa melakukan perawatan kanguru segera setelah bayi lahir. Namun, ada juga beberapa rumah sakit yang memiliki kebijakan untuk menunda perawatan kanguru hingga kondisi kesehatan bayi lebih stabil.

 

  1. Perhatikan jadwal makan

Pada awalnya, kebanyakan bayi prematur perlu disusui sebanyak 8-10 kali sehari. Hindari pemberian jeda dari waktu menyusui ke waktu menyusui selanjutnya lebih dari empat jam, untuk mencegah bayi kekurangan cairan atau dehidrasi. Salah satu tanda bahwa bayi menyusu dengan cukup adalah ia pipis (buang air kecil) sebanyak 6-8 kali sehari.

 

Jangan panik bila bayi sering gumoh setelah disusui, karena hal ini normal, selama berat badannya tidak berkurang. Bila berat badan bayi prematur berkurang karena sering gumoh, segera periksakan ke dokter.

 

  1. Perhatikan posisi tidur

Pastikan bayi tidur telentang, tidak miring atau tengkurap. Hal ini bertujuan mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) yang lebih umum terjadi pada bayi prematur.

 

Untuk memastikan agar bayi dapat merasa lebih nyaman saat beristirahat, tidurkan bayi di kasur yang tidak terlalu lembek dan tanpa bantal.

 

  1. Jauhkan dari orang yang sakit

Jauhkan bayi dari orang yang sedang sakit penyakit menular, seperti flu atau batuk. Lindungi bayi dari virus dan kuman penyebab penyakit, dengan cara membatasi dulu interaksi atau kontak antara bayi dengan orang-orang di sekitarnya, misalnya keluarga, teman, atau kerabat yang sedang menjenguk.

 

Selain itu, hindari membawa bayi ke tempat umum dan ramai, seperti mall. Paparan polusi termasuk asap rokok pun wajib untuk dihindari.

 

  1. Jangan lewatkan jadwal imunisasi

Langkah ini diperlukan untuk melindungi bayi prematur dari serangan penyakit serius. Pada dasarnya, jadwal imunisasi bayi prematur sama dengan jadwal untuk bayi cukup bulan, namun konsultasikan lebih lanjut dengan dokter anak agar jenis dan jadwal imunisasi dapat disesuaikan dengan kondisi Si Kecil.

 

Tetap luangkan waktu bersama Si Kecil untuk mengajaknya bicara dan bercanda dengan penuh kasih sayang. Hal ini akan membantu menjaga ikatan batin antara ibu dan bayi.

 

Meskipun sibuk merawat bayi prematur, jangan lupa untuk merawat diri Bunda sendiri dan cukupi waktu istirahat. Janganpernah ragu untuk meminta dukungan dan bantuan dari orang lain, misalnya untuk menjaga bayi ketika Bunda sedang tidur. Jangan pernah berkecil hati, karena bagaimanapun kondisi Si Kecil, dia tetap anugerah yang tidak ternilai.


19/Feb/2021

Kejang demam pada anak merupakan salah satu kondisi yang paling ditakuti orang tua. Situasi ini sering dihubungkan dengan epilepsi dan risiko keterbelakangan mental sebagai efeknya. Benarkah demikian?

 

Demam pada sebagian anak bisa diikuti dengan kejang. Kondisi ini dikenal sebagai kejang demam. Saat menghadapinya,  dianjurkan untuk waspada namun tetap tenang. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui langkah pertolongan pertama bagi si kecil yang mengalami kejang demam.

 

Sejumlah gejala berikut dapat membantu Bunda mengenali kejang demam pada Si Kecil:

 

– Suhu tubuh meningkat hingga lebih dari 38°.

– Seluruh tubuhnya, terutama tungkai dan lengan, terlihat gemetar, kaku, atau menyentak-nyentak tidak terkontrol.

– Si Kecil mengerang, menggigit keras lidahnya, atau buang air kecil tiba-tiba, dan bola matanya berputar ke atas.

– Si Kecil tidak merespons Bunda, misalnya tidak menjawab saat diajak bermain atau berbicara.

– Si Kecil pingsan atau kehilangan kesadaran setelah kejang.

 

Kejang biasanya hanya berlangsung sebentar dan tidak membahayakan nyawa anak. Sebaliknya, orang tua harus mengetahui penanganan anak kejang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti apakah langkah-langkah nya?

 

– Letakkan bayi di tempat yang datar.

Tempat tersebut sebaiknya luas dan bebas

– Posisikan bayi tidur menyamping

– Longgarkan pakaiannya, terutama pada bagian leher.

– Jangan memaksa untuk menahan gerakan tubuh bayi

– Jangan memasukkan benda apa pun ke mulutnya, termasuk minuman atau obat-obatan.

– Ucapkanlah kata-kata yang menenangkan agar anak merasa lebih nyaman.

– Catat berapa lama anak mengalami kejang.

– Amati kondisinya saat kejang, terutama bila dia kesulitan bernapas atau wajahnya menjadi pucat dan kebiruan.

– Untuk mencegah agar ia tak menelan muntahnya sendiri, letakkan ia menyamping, bukan telentang, dengan salah satu lengan berada di bawah kepala yang juga dimiringkan ke salah satu sisi.

– Hitung durasi kejang – demam. Panggil ambulans atau segera bawa ke instalasi gawat darurat (IGD) jika kejang terjadi lebih dari 10 menit.

– Tetaplah berada di dekatnya untuk menenangkannya.

Pindahkan benda tajam atau berbahaya dari sekitarnya.

– Jangan mencoba untuk menghentikan gerakan kejang-kejang anak dengan paksa, misalnya memeluk erat atau menahan tubuh anak. Dilansir dari laman British Red Cross, tindakan ini tidak akan menghentikan kejang dan justru akan membuat anak semakin tidak nyaman dan bisa memicu bahkan patah tulang.

– Setelah kejang usai, anak akan berada dalam posisi sadar, namun kehabisan energi. Biarkan ia beristirahat hingga kondisinya pulih kembali. Setelah itu, Anda bisa membawanya ke dokter atau unit gawat darurat di rumah sakit.

– Ibu perhatikan kejang demam yang terjadi pada anak. Umumnya, kejang demam anak yang sederhana dapat reda dengan sendirinya. Jika kejang demam pada anak berlangsung lebih dari 5 menit, segera bawa anak menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan secara medis dan mengetahui penyebab kejang demam.


8-Cara-Untuk-Menjadi-Wanita-Berkelas-Elegan-3-1-1200x791.png
06/Feb/2021

Perut kembung pada bayi membuat bayi tak nyaman sehingga Si Kecil rewel dan sering menangis tanpa alasan. Sebenarnya perut kembung pada bayi hingga usia 3 bulan termasuk hal yang wajar, karena saluran pencernaannya belum berfungsi maksimal. Seiring bertambahnya usia, bayi juga dapat mengalami perut kembung karena mulai mencoba makanan yang berbeda untuk pertama kalinya.


8-Cara-Untuk-Menjadi-Wanita-Berkelas-Elegan-2-1-1200x791.png
06/Feb/2021

Perut buncit pada bayi memang terlihat menggemaskan. Namun, adapun orangtua yang merasa cemas saat melihat perut bayi nya seperti itu. Sebenarnya apakah perut bayi buncit merupakan hal yang normal?

Sama seperti orang dewasa, perut bayi juga bisa buncit atau membesar. Namun, perut buncit pada bayi bukan karena penumpukan lemak akibat mengonsumsi makanan berkalori atau manis secara berlebihan. Ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan perut bayi menjadi buncit.


8-Cara-Untuk-Menjadi-Wanita-Berkelas-Elegan-3-1200x791.png
05/Feb/2021

ASI eksklusif diberikan pada bayi sejak lahir kedunia hingga berusia enam bulan. Selama periode itu, disarankan untuk hanya memberi Si Kecil AS tanpa tambahan asupan apapun. Karena ada banyak manfaat ASI eksklusif yang bisa didapatkan oleh bayi.

Tidak ada asupan yang lebih baik daripada ASI. Air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh ini memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi perkembangan bayi, seperti vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak. Komposisinya juga lebih muda dicerna ketimbang susu formula. Oleh karena itu ASI dapat dikatakan sebagai makanan utama bayi saat enam bulan kehidupannya. Pada usia ini, bayi juga sebaiknya tidak diberikan air putih atau jus.


rambut_bayi_rontok-hero_banner.original.jpegquality-90-1200x675.jpg
04/Feb/2021

Ketika bayi baru lahir memiliki rambut  yang lebat, seiring bertambahnya usia rambut bayi perlahan akan rontok. Bunda jangan khawatir, hal ini normal dan kerap terjadi pada bayi  yang berusia kurang dari 6 bulan.Ternyata masalah rambut tidak hanya terjadi pada orang dewasa namun juga terjadi pada anak-anak.

Rambut rontok pada bayi biasanya disebabkan oleh posisi tidur Si kEcil yang sama dan tidak berubah. Penyebab lain rambut rontok pada bayi adalah kurangnya asupan nutrisi pada bayi. Jika bayi Bunda mengalami rambut rontok, Bunda tidak perlu panik. Berikut beberapa cara mengatasi rambut rontok pada bayi.


5-Tips-Merawat-Bayi-Prematur-di-Rumah-1200x799.jpg
04/Feb/2021

Pada beberapa kondisi, ibu hamil mungkin merasa harus melahirkan saat itu juga. Namun usia kehamilan masih belum cukup dan pertumbuhan bayi dalam rahim masih belum sempurna. Kondisi ini disebut dengan kelahiran bayi prematur. Lalu mengapa tubuh ibu sudah memberi tanda bahwa bayi harus segera dilahirkan padahal belum waktunya? Berikut beberapa penyebab bayi lahir prematur:


3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak