Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Tips Keramas yang Benar dan Nyaman Untuk Bayi

March 24, 2021 by 3Dpotret Team0
69867-ilustrasi-bayi-mandi-di-bathtub.jpg

Keramas  mungkin bukan kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian bayi .  Mereka bisa berteriak-teriak bahkan menangis saat bunda mencoba mengeramasi dan membilas rambutnya. Penyebab paling umum hal ini adalah rasa tidak nyaman saat sampo atau air bilasan mengenai mata si kecil. Beberapa sampo bisa menyebabkan mata si kecil pedih .

 

 

Rambut bayi sangat lembut dan memerlukan perawatan sedari dini. Banyak orang tua merasa cemas tentang seberapa sering harus mencuci rambut bayi atau keramas dalam seminggu.

 

Rambut bayi mungkin saja tampak sehat dan tidak menimbulkan keluhan, namun hal itu bukan berarti bunda bisa mengabaikan kondisi rambutnya,  Perawatan rambut bayi dimulai dengan keramas. Bunda harus mencuci rambut bayi secara teratur.

 

Berikut tips keramas yang benar dan nyaman untuk bayi :

 

  1. Hindari penggunaan air panas untuk keramas

 

Kulit bayi masih sangat sensitif, sehingga tidak disarankan untuk menggunakan air panas saat mandi. Sebaiknya, gunakan air hangat atau suam-suam kuku untuk keramas bayi.

 

Menurut National Health Service, bunda bisa menguji air dengan siku atau bagian dalam pergelangan tangan. Jika terlalu panas untuk bunda , maka juga akan terlalu panas untuk bayi.

 

  1. Atasi cradle cap atau kerak di kulit kepala bayi

 

Cradle cap pada bayi mirip kerak yang besar, berminyak, dan berwarna kuning atau kecokelatan yang menempel di kulit kepala. Seiring waktu berjalan, kerak akan rontok sedikit demi sedikit dan meninggalkan bekas kemerahan. Terkadang, rambut ikut rontok bersama serpihan kerak tersebut.

 

Ini disebabkan oleh kelenjar sebaceous bayi yang distimulasi oleh hormon bunda selama kehamilan, sehingga mengakibatkan terlalu banyak sebum di kepala. Cradle cap mungkin tidak enak dipandang mata tapi ini tidak membahayakan bagi bayi.

 

Ketika mandi, bersihkan kulit kepala dengan shampo khusus bayi dalam gerakan memijat berputar secara lembut selama dua sampai tiga menit sebelum dibilas dengan air bersih. Sisa kulit yang menempel di rambut dapat disisir secara perlahan. Kerak dari cradle cap akan berangsur-angsur menghilang seiring dengan waktu.

 

Bunda juga bisa menggunakan baby oil untuk memijat kepala bayi dengan lembut sehingga keraknya melunak dan lepas.

 

Dr. Fenny D’Silva dari IDAI memaparkan bahwa rambut yang sehat tidak terlepas dari pemenuhan nutrisi lengkap seimbang. Ketika bayi mulai diberi makanan pendamping ASI penting untuk memperhatikan kecukupan makro dan mikronutrien. Dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dan perawatan kulit kepala yang baik, bayi dapat memiliki rambut yang sehat pula.

 

 

  1. Jangan keramas berlebihan

 

Rambut bayi tidak perlu dicuci setiap hari ya bunda , Mencuci rambut terlalu sering dapat menyebabkan kulit kering dan menjadikan bayi tidak nyaman.

 

bunda harus mencuci rambut bayi 2-3 kali seminggu .

 

  1. Aktivitas harian bayi juga menentukan aturan keramas pada bayi

 

Bayi dengan aktivitas harian yang lebih aktif, tentu lebih banyak mengeluarkan keringat disertai produksi kelenjar sebum atau kelenjar minyak yang meningkat. Apabila bayi masih banyak tidur, dan belum banyak beraktivitas, bayi tidak perlu dikeramas setiap hari menggunakan shampoo.

 

Apabila bunda memandikan bayi, cukup gunakan air hangat untuk membilas kepala bayi tanpa menggunakan shampoo. Membilas kepala bayi dengan air hangat tanpa shampoo untuk bayi yang belum banyak beraktivitas dan berkeringat dinilai cukup efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kulit kepala bayi.

 

  1. Aturan keramas bayi berdasarkan tebal tipisnya rambut

 

Bayi dengan rambut yang lebih tebal perlu dikeramas lebih sering. Apabila bayi belum banyak beraktivitas, bayi dengan rambut tebal dapat dikeramas dua kali seminggu. Namun apabila bayi sudah banyak beraktivitas atau bertempat tinggal di lingkungan dengan suhu lebih panas dan lembab, bayi dapat dikeramas tiga kali seminggu atau bahkan setiap hari; apalagi apabila bayi bunda sudah aktif berjalan atau bermain.

 

  1. Aturan keramas bayi untuk bayi berambut ikal

 

Rambut bayi yang ikal cenderung lebih kering daripada rambut bayi yang lurus. Sehingga pada bayi berambut ikal, keramas sebaiknya dilakukan lebih jarang. Rambut yang ikal apabila dikeramas terlalu sering akan membuat rambut menjadi terlalu kering dan rapuh.

 

Pemilihan shampoo dan hair lotion untuk bayi berambut ikal juga sebaiknya yang mengandung bahan yang bersifat melembabkan rambut dan kulit kepala, seperti minyak almond, avocado, minyak zaitun, atau madu. Frekuensi keramas pada bayi berambut ikal dapat dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu.

3d potret team

3Dpotret Team


Leave a Reply

Your email address will not be published.


3DPotret 2020. All rights reserved.