Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Kesalahan Saat Mengganti Popok Bayi

March 27, 2021 by 3Dpotret Team0
v-9-1200x791.png

Popok memang menjadi perlengkapan yang tidak bisa dipisahkan dari bayi  ataupun balita. Bagaimana tidak, dalam sehari saja bayi bisa berganti popok hingga 10 kali atau bisa lebih dari itu.

 

Memang harus diakui jika popok tidak bisa lepas dari balita. Popok menjadi kebutuhan utama yang harus ada setiap harinya.

 

Pemasangan popok pada balita memang terlihat gampang dan mudah dilakukan, tapi siapa sangka masih banyak persepsi masyarakat Indonesia yang salah paham dalam pemakaian popok pada balita.

 

Selain itu, mengganti popok secara rutin harus diperhatikan Moms secara benar-benar. Jika tidak, kulit balita akan timbul iritasi karena kulit balita lebih sensitif.

 

berikut kesalahan yang sering dilakukan saat mengganti / menggunakan popok bayi :

 

  1. Jarang mengganti popok bayi

 

Berdasarkan hasil riset, rata-rata orang Indonesia mengganti pokok nyaantara 3-6 kali sehari. Namun ternyata frekuensi pergantian popok tersebut masih dikatakan jarang.

 

Menurut dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, dokter spesialis anak mengungkapkan bahwa popok harus diganti setiap kali terisi. Hal ini disebabkan struktur kulit balita sangatlah tipis karena ikatan antar yang masih lemah dan halus. Di Jepang, pergantian popok minimal dilakukan 8 kali sehari.

 

  1. Popok terlalu ketat

 

Seringkali bunda memakaikan popok terlalu ketat agar tidak berceceran saat buang kotoran. Namun siapa sangka jika popok yang terlalu ketat, dapat membuat balita merasa tidak nyaman.

 

Selain itu, timbul guratan pada kulit bagian perut balita. Jika hal itu terjadi, Moms dapat meregangkan perekat popok agar lebih longgar dan pas.

 

  1. Tidak menyesuaikan ukuran popok

 

Bunda, pilihlah popok sesuai dengan berat badan si kecil ya. Karena si baby terus tumbuh dan berkembang, beratnya pun juga akan terus bertambah. Karena itulah, jangan membeli popok yang sama tanpa mengetahui dengan pasti berat badannya.

 

  1. Salah memilih popok

 

Memilih popok untuk bayi bukan perkara yang mudah! Bunda memang harus teliti dalam membelinya dan memperhatikan kenyamanan si Kecil saat memakainya sebab tak semua popok cocok untuk digunakan.

 

Karena itu, jika bunda melihat adanya ruam pada area perut atupun kaki, ada baiknya segera mengganti popok yang digunakan. Sebab, ada kemungkinan  kulit  bayi sensitive terhadap bahan yang digunakan oleh popok tersebut.

 

  1. Membersihkan dengan cara yang salah

 

Kesalahan yang sering dilakukan dalam mengganti popok bayi berikutnya adalah mengenai membersihkan kemaluan bayi sebelum menggunakan popok baru. Bunda harus membersihkan area kemaluan bayi dengan tisu atau kapas basah hingga benar-benar bersih.

 

Pada bayi perempuan misalnya, perhatikan cara membersihkannya dengan baik. Disarankan untuk membersihkan kemaluan bayi dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya. Sebab membersihkan dari area anus ke kemaluan bisa meningkatkan risiko bayi terkena infeksi saluran kemih.

 

Untuk bayi laki-laki, jika belum disunat, bunda harus membuka kulit kemaluannya dan membersihkan sela-selanya agar tidak meninggalkan kuman dan menyebabkan infeksi .

 

  1. Lupa cuci tangan

 

Hal yang paling sering dilupakan saat mengganti popok adalah cuci tangan. Jangan hanya peduli dengan kesehatan balita, pedulilah juga dengan kesehatan diri sendiri.

 

Saat mengganti popok, bunda terpapar kuman. Jika tidak cuci tangan yang kotor tersebut bisa mengenai benda lain yang bisa berakibat buruk bagi kondisi bunda dan orang lain karena penyebaran kumannya.

3d potret team

3Dpotret Team


Leave a Reply

Your email address will not be published.


3DPotret 2020. All rights reserved.