Pentingnya Buah Bagi Si Kecil

Meski Indonesia kaya akan buah dan sayur, namun konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia terbilang masih sangat kurang. Dengan kata lain, sebagian besar masyarakat Indonesia kurang akan konsumsi buah dan sayur sesuai dengan yang direkomendasikan. Data lain, seperti studi Diet Total 2014 menyebutkan bahwa kualitas asupan energi total masyarakat indonesia utamanya bersumber dari karbohidrat, seperti nasi yang mencapai 243,9 gram per orang per hari. Sementara konsumsi protein masyarakat Indonesia berada dalam kisaran 61,2 gram per orang per hari.
Hasil dari banyak penelitian mengatakan bahwa kebutuhan anak akan nutrisi yang terdapat pada buah dan sayur harus terpenuhi. Lantas, sebenarnya apa manfaat buah dan sayur bagi anak? Buat Bunda yang belum tahu, berikut manfaatnya buah dan sayur untuk Si Kecil.
Menjaga Kekebalan Tubuh
Tahukan Bunda bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari sangat mempengaruhi tumbuh kembang Si Kecil? Oleh karenanya, makanan sehat yang mengandung nutrisi dan gizi seimbang sangat diperlukan tubuh untuk mendukung proses tumbuh kembang. Salah satu sumber nutrisi terbaik bagi Si Kecil bisa Bunda dapatkan dari buah dan sayuran. Kandungan nutrisi, seperti serat, vitamin dan mineral pada buah dan sayur dapat menjaga kekebalan tubuh anak agar tetap sehat setiap hari.
Menekan Nafsu Makan
Melihat anak gemuk tentu sangat menggemaskan ya Bunda. Namun, dibalik kelucuannya ternyata kondisi tersebut kurang baik bagi Si Kecil lho Bunda. Kok bisa? Lalu apa kaitannya dengan konsumsi buah dan sayur? Berikut penjelasannya Bunda, umumnya anak yang kurang menyukai buah dan sayur cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan atau cemilan yang tidak sehat, seperti “junk food”.
Membuat Si Kecil Lebih Cerdas
Pernah mendengar bahwa mengkonsumsi ikan mentah dapat merangsang perkembang otak dan membuat cerdas? Nah, serupa dengan hal tersebut mengkonsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang cukup ternyata dapat membuat anak lebih cerdas.
Menekan Resiko Obesitas
Dalam sebuah penelitian yang berjudul Hubungan antara Aktivitas Fisik, Kebiasaan Konsumsi Serat dan Faktor Lain dengan Kejadian Obesitas, menyebut bahwa kandungan serat di dalam buah dan sayur dapat menekan risiko terjadinya obesitas.
Meningkatkan Daya Ingat
Dari sekian banyak manfaat buah dan sayur, mungkin inilah salah satu manfaat yang tidak banyak orang tua ketahui yaitu meningkatkan daya ingat. Umumnya buah dan sayur banyak mengandung Zat antioksidan yang diyakini mampu melindungi sel-sel otak, membantu meningkatkan daya ingat serta melindungi Si Kecil dari penyakit Alzheimer.
Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Selain susu, nyatanya buah dan sayur seperti bayam, lobak, alpukat dan jeruk merupakan sumber terbaik kalsium yang berfungsi menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Tubuh Lebih Segar dan Bahagia
Buah dan sayur tinggi akan kandungan vitamin dan mineral. Bersama dengan dan enzim ketiganya akan bersatu dalam memperoduksi energi yang dapat membuat
Faktor Penyebab Kurangnya Konsumsi Buah dan Sayur
Sebetulnya, sudah banyak himbauan yang diberikan ke masyarakat terkait rekomendasi dan pentingnya konsumsi buah dan sayur. Namun, faktanya hingga kini konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Bahkan Indonesia menjadi negara dengan konsumsi buah dan sayur paling rendah di kawasan Asia Tenggara. Ada banyak faktor yang menyebabkan konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia jauh dari angka ideal.
Pada orang dewasa, umumnya kurangnya konsumsi buah dan sayur disebabkan oleh kesibukan pekerjaan, faktor pendidikan dan pengetahuan orang tua, hingga faktor ekonomi yang menyebabkan seseorang membatasi konsumsi buah dan sayur.
Dampak Kurang Konsumsi Buah dan Sayur
Kurangnya konsumsi buah dan sayur tentu tidak dapat diabaikan begitu saja. Pasalnya, ada konsekuensi yang merugikan bagi kesehatan jika mengabaikan asupan buah dan sayur
Berikan porsi sesuai dengan usia dan kemampuan adaptasi Si Kecil sehingga ia tertarik dan menyukai makanan tersebut. Bila Si Kecil belum juga mau mengkonsumsi buah dan sayur, jangan pernah memaksanya untuk makan ya Bunda. Paksaan hanya akan membuat Si Kecil trauma dan semakin tidak tertarik dengan buah dan sayuran yang Bunda berikan. Selamat mencoba Bunda!

