Cara Mengatasi Bayi Susah tidur Pada Bayi Setelah Lahir

Memiliki bayi yang susah tidur tentu bisa membuat para orang tua kewalahan, terlebih bila hal ini terjadi di malam hari. Begadang semalaman untuk menjaga Si Kecil bisa membuat Bunda dan Ayah jadi mengantuk keesokan harinya.
Kamar yang terlalu dingin dan panas
Sebagian bayi baru lahir sangat peka terhadap suhu. Mereka bisa saja menjadi sulit tidur karena merasa terlalu dingin atau kepanasan. Bila Bunda melengkapi kamar tidur Si Kecil dengan AC, atur suhunya antara 23-26O Celsius. Bila menggunakan kipas angin, pastikan angin tidak mengarahkan langsung ke Si Kecil. Usahakan juga untuk menyediakan ventilasi agar perputaran udara di kamar Si Kecil baik.
Belum bisa membedakan siang dan malam
Bila orang dewasa lebih banyak beristirahat di malam hari, bayi baru lahir mungkin justru kebalikannya. Hal ini karena bayi baru lahir belum bisa membedakan antara siang dan malam, sehingga jam tidurnya juga masih belum teratur.
Mengalami gangguan kesehatan
Bayi baru lahir juga bisa susah tidur karena kondisi tubuhnya yang sedang tidak sehat. Nah, untuk alasan yang satu ini, Bunda harus waspada. Selain susah tidur, bayi juga biasanya akan lebih rewel dan menunjukkan gejala lain, misalnya demam.
Merasa lapar atau terlalu kenyang
Bayi baru lahir umumnya terbiasa bangun setiap beberapa jam untuk menyusu. Bayi yang diberikan ASI biasanya butuh menyusu setiap 2-3 jam sekali, sedangkan bayi yang diberikan susu formula sekitar 3-4 jam sekali. Agar pertumbuhan Si Kecil optimal, meski di malam hari, Bunda memang harus bangun untuk menyusuinya.
Untuk membuat Si Kecil lebih mudah tidur dan bisa tidur nyenyak sepanjang malam, ciptakanlah suasana dan kondisi kamar yang nyaman. Apabila ia tetap susah tidur, rewel, sering menangis, atau menunjukkan gejala lain, sebaiknya Bunda segera membawanya ke dokter ya.

