Cara Memberikan Privasi Dengan Anak

Tak hanya itu, anak juga mulai tak ingin orang tuanya tahu apa yang ia lakukan. Bahkan tak jarang anak mengunci pintu kamarnya karena tak mau ada yang mengganggu. Pada dasarnya perilaku anak yang seperti ini masih terbilang wajar sehingga Moms tak perlu khawatir atau takut akan tindakannya.
Berikan batasan privasi
Memberikan privasi memang penting, tetapi jangan sampai terlalu bebas, ya. Terutama saat anak sering menggunakan internet. Lebih baik jangan berikan anak bermain internet sendirian di dalam kamarnya. Letakkan gadget atau berikan aturan pada anak untuk tak bermain internet di dalam kamar.
Berikan ruang untuknya sendiri
Memasuki usia remaja penting memberikan mereka ruang untuk mereka sendiri. Mereka bisa menjadi lebih bebas berekspresi tanpa dilihat oleh orang lain. Perlu diingat, jika anak menutup pintunya, Moms jangan langsung membuka pintu. Ketuklah terlebih dahulu dan tunggu sejenak sebelum membuka pintu
Sering mengobrol
Jika Moms khawatir dan takut dengan kondisi anak, cobalah tanya padanya secara pelan-pelan. Perlu diingat, jangan menuntut apalagi memaksanya untuk menceritakan segalanya. Moms harus menjadi pendengar yang baik dan memberikan solusi yang terbaik bagi anak. Sering-seringlah berkomunikasi bersama agar anak dapat menjadi lebih terbuka dan dekat dengan orang tua
Hormati keputusan anak
Semakin bertambah umur anak mulai dapat mengutarakan apa yang ia suka dan apa yang enggak mereka sukai. Misalnya saja saat mandi atau ganti baju, anak enggak suka dilihat dalam keadaan telanjang. Untuk itu, Moms harus memberikan mereka privasi dan jangan berpikir bahwa ia masih anak bayi.
Jika Moms khawatir dan takut dengan kondisi anak, cobalah tanya padanya secara pelan-pelan. Perlu diingat, jangan menuntut apalagi memaksanya untuk menceritakan segalanya. Moms harus menjadi pendengar yang baik dan memberikan solusi yang terbaik bagi anak. Sering-seringlah berkomunikasi bersama agar anak dapat menjadi lebih terbuka dan dekat dengan orang tua.
Nah bagi orang tua, periode waktu ini juga bisa menjadi penyesuaian besar. Namun, ibu perlu ingat bahwa saat anak menginginkan lebih banyak privasi tidak selalu berarti anak menyembunyikan sesuatu. Hanya jika ada kerahasiaan yang ekstrem, barulah ibu perlu curiga. Namun, memberikan dan menghargai privasi anak adalah hal yang penting. Dengan begini, Ibu dapat membesarkan remaja yang sehat, dapat dipercaya, dan mandiri.

