Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Menghadapi Anak yang Terlalu Aktif dan Sulit Dikendalikan

September 11, 2024 by admin ku
Ibu-anak-17.png

Anak-anak yang tidak bisa diam membuat banyak orang tua kewalahan. Anak-anak yang aktif biasanya ingin bermain dengan berbagai hal, seperti berlari, melompat, bermain dengan teman, atau terus membuat sesuatu di rumah berantakan. Orang tua atau pengasuh mungkin merasa terganggu terkadang karena hal itu, terutama jika mereka melakukan aktivitas seperti membersihkan dan membereskan rumah. Sebenarnya, anak yang terlalu aktif bukanlah gangguan. Sebaliknya, terlalu aktif menunjukkan kecerdasan kinestetis yang tinggi. Oleh karena itu, mereka cenderung tidak bisa diam ketika belajar, tetapi mereka tetap fokus dan berkonsentrasi. Anda disarankan untuk mendampingi si Kecil daripada memarahinya karena tingkah lakunya yang hiperaktif.

Akibatnya, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui cara mengajar anak mereka dengan aktif sehingga mereka dapat memaksimalkan kemampuan mereka dan mengontrol perilaku mereka. Anda dapat mencoba beberapa metode berikut untuk mengatasi anak hiperaktif:

  •  Kenalkan si Kecil dengan Berbagai Aktivitas yang Menarik

Anak-anak yang aktif cenderung lebih cocok untuk belajar dengan gaya kinestetis karena gaya ini menuntut anak-anak untuk bergerak lebih banyak dan berinteraksi dengan objek pembelajarannya. Orang tua harus mencari aktivitas positif untuk anak-anak karena sangat mungkin si Kecil merasa bosan dengan mainan atau aktivitasnya. Misalnya, anak-anak dapat diajak untuk membantu orang tua membersihkan rumah, seperti membersihkan mainannya sendiri atau hal-hal kecil lainnya. Jika orang tua memasak, libatkan si Kecil untuk melakukan tugas sederhana, seperti memetik sayur, agar anak tidak mengganggu pekerjaan orang tua.

  • Lakukan Aktivitas di Luar Rumah 

Cara lain untuk mengatasi anak hiperaktif adalah mengajaknya bermain di luar rumah. Ini dapat membantu anak meluapkan energinya dan memenuhi keinginan mereka untuk bergerak. Anda dapat mengajak anak-anak Anda bermain di taman, berenang, sepak bola, atau trampolin, antara aktivitas fisik lainnya. Saat berada di luar rumah, jangan lupa untuk selalu memperhatikan anak-anak Anda agar tidak berlari ke tengah jalan atau menghilang dari pandangan Anda.

  • Berani Kotor

Anda tidak perlu khawatir jika anak Anda bermain dengan barang-barang yang kotor, seperti cat atau pasir. Melakukan aktivitas ini juga membantu perkembangan motorik dan kognitifnya. Sudah jelas bahwa tugas Anda sebagai orang tua hanyalah mengawasinya. Setelah itu, jangan lupa untuk membantunya membersihkan tangannya dan area tubuh lainnya yang kotor.

  • Perhatikan Apa yang Digemari

Orang tua harus mempertimbangkan apa yang menarik dan paling digemari si Kecil saat menawarkan berbagai aktivitas setiap hari. Biasanya, anak yang tidak bisa diam akan duduk diam untuk waktu yang lama ketika mereka bermain sesuatu yang mereka sukai. Jika Anda tahu aktivitas apa yang disukainya, Anda dapat mengajaknya bermain apabila dia tidak bisa diam.

  • Masuk Dalam Komunitas Tertentu

Orang tua dapat memasukkan si Kecil ke kelompok sosial tertentu, seperti olahraga, sebagai salah satu cara mendidik anak yang hiperaktif. Bergabung dengan komunitas dapat membantu anak hiperaktif menghabiskan lebih banyak energi dan mengajarkannya bersosialisasi dengan orang lain, seperti pendidik dan teman sebaya. Sebagai orang tua, Anda harus tetap dampingi anak Anda dengan baik dan sabar agar perilakunya bermanfaat, meskipun perilaku anak yang sangat aktif terkadang membuat lelah. Melabeli anak yang aktif dengan kata-kata negatif seperti nakal, bandel, atau sejenisnya tidak boleh dilakukan. Sebaliknya, cari cara untuk membuat sikap hiperaktifnya menjadi semangat atau penuh keingintahuan.

Sebagai penutup, anak yang hiperaktif bukanlah sebuah masalah, melainkan potensi besar yang perlu diarahkan dengan bijak. Daripada memarahi atau melabeli mereka secara negatif, orang tua bisa mendampingi anak dengan menyediakan aktivitas yang sesuai, baik di dalam maupun di luar rumah. Dengan memberi mereka ruang untuk bergerak dan mengeksplorasi, serta mengenali minat mereka, orang tua dapat membantu anak mengembangkan kecerdasannya dengan optimal. Sabar, kreatif, dan fleksibel adalah kunci dalam mendidik anak hiperaktif agar mereka tumbuh menjadi individu yang percaya diri, sehat, dan bahagia.

admin ku

3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak