Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Pentingnya Rutinitas Harian untuk Anak Balita

September 11, 2024 by admin ku
Ibu-anak-18.png

Rutinitas harian yang dapat diprediksiĀ membantu anak-anak mengetahui apa yang diharapkan dan apa yang diharapkan dari mereka, sehingga mengurangi perilaku yang mengganggu. Rutinitas harian harus berjalan secara konsisten sehingga memungkinkan bayi untuk fokus pada permainan dan pembelajaran mereka.

Manfaat mengatur rutinitas untuk balita

  • Memiliki Rasa Aman

Balita memiliki jadwal dan rutinitas harian yang teratur, yang memungkinkannya merasa nyaman dan aman di lingkungannya. Dengan kata lain, anak tidak perlu khawatir tentang apa yang akan terjadi di kemudian hari dan harus memiliki waktu untuk mempersiapkan diri.

  • Memberi kontrol dan percaya diri

Anak akan lebih bahagia ketika ada keteraturan karena mereka tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Anak-anak dapat memperoleh rasa kontrol dan mendapatkan dukungan dalam pertumbuhan harga diri mereka dengan memahami peran mereka dalam rutinitas keluarga.

  • Dapat tidur lebih nyenyak

Rutinitas yang konsisten dapat membantu anak tidur dengan kuantitas dan kualitas yang baik. Mereka lebih cenderung tidak rewel ketika tiba waktunya tidur malam karena mereka sudah mengetahui rutinitas tersebut. Waktu tidur yang teratur juga memastikan bahwa anak tidur cukup sepanjang hari. Rutinitas tidak hanya memungkinkan anak tidur dengan cukup, tetapi juga membantu pertumbuhan mereka, mendapatkan nutrisi yang cukup, menghabiskan waktu bersama keluarga, mengatur suasana hati dan perasaan, dan tetap sehat sejak dini. Anak-anak yang memiliki rutinitas cenderung tidur lebih awal dan lebih nyenyak.

  • Bantu balita beradaptasi dengan perubahan

Memiliki jadwal kegiatan yang teratur juga dapat membantu balita beradaptasi dengan perubahan. Selain itu, jika ada hal yang harus membuatnya tidur lebih awal, anak akan tetap tenang karena tahu saat dia bangun, itu adalah waktunya untuk bermain.

Contoh jadwal kegiatan rutinitas balita di rumah

Sebenarnya, tidak ada jadwal rutinitas balita yang benar-benar ideal dan cocok untuk semua anak. Pada dasarnya, hal itu tentang menemukan ritme yang memenuhi kebutuhan keluarga secara keseluruhan sambil tetap mengisi semua “cangkir” perkembangan balita. Termasuk jadwal makan dan ngemil yang teratur, tidur yang cukup, dan banyak kesempatan untuk bermain dan menghabiskan waktu bersama orang tua di rumah. Berikut ini adalah beberapa contoh rencana harian yang dapat dilakukan anak-anak saat masih kecil di rumah untuk menjadi sehat dan cerdas:

  • 06.30 hingga 08.00 pagi: Bangun tidur

Anak-anak biasanya terbangun dari tidurnya antara pukul 06.30 dan 08.00 pagi. Waktu bangun rata-rata setiap anak, menurut Healthline. Jangan khawatir jika anak terbangun lebih awal atau bahkan lebih lama dari jadwal. Anda dapat menyesuaikan kegiatan berikutnya sebisa mungkin.

  • 08.00 hingga 09.00 pagi: Makan sarapan

Sarapan sangat penting untuk pertumbuhan anak usia balita. Sesuai usianya, ibu dapat meminta anaknya membantu menyiapkan makanan dan melakukan tugas sederhana lainnya. Misalnya, membantu mengelap meja setelah makan atau menambah susu ke sereal.

  • 09.00 hingga 10.00 pagi: Waktu bermain

Waktu bermain sangat penting untuk perkembangan balita karena memungkinkan mereka berekspresi secara bebas dan bereksperimen dengan bahasa dan imajinasi mereka sendiri. Bunda dapat memberi anak waktu untuk bermain bebas atau permainan tidak terorganisir. Ini dapat mencakup bermain balok sederhana atau bermain peran.

  • 10.00 hingga 11.00 pagi: Waktu di luar ruangan

Jika ada taman bermain terdekat, pergilah untuk bermain bersama dan berolahraga. Jika tidak ada, Si Kecil dapat bermain di depan rumah, tentunya di bawah pengawasan orang tua. Berada di luar rumah tidak hanya memberi anak udara segar, tetapi juga dapat mengurangi stres dan meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

  • 11.00 hingga 12.00 siang: Kegiatan bebas

Kegiatan sehari-hari anak mungkin berbeda selama liburan. Ini bagus untuk banyak hal, seperti membaca buku, bercerita, dan berbicara dengan saudara.

  • 12.00 hingga 13.00 siang: Makan siang dan bersantai

Setelah makan siang, anak biasanya akan istirahat sebentar untuk menenangkan diri dan bersantai sebelum waktu tidur siang tiba. Bunda dapat mulai menutup gorden dan memainkan musik lembut untuk membiarkan anak rileks.

  • 13.00 hingga 15.00 sore: Tidur siang atau waktu tenang

Seorang konsultan tidur bernama Nicole Johnson mengatakan bahwa sebagian besar balita tidur siang hanya sekali sekitar usia lima belas hingga delapan belas bulan, menurut Healthline.

  • 15.00 hingga 15.30 sore: Camilan sore

Pada titik ini, anak biasanya akan mulai mencari camilan kecil. Bunda dapat membuat camilan seperti yoghurt atau buah potong yang anak suka.

  • 15.30 hingga 16:30: Permainan bebas

Tidak perlu khawatir jika anak-anak senang bermain, Bunda. Sebagian besar hari anak-anak harus dihabiskan untuk berinteraksi dan mengeksplorasi dunia sekitarnya, salah satu caranya adalah dengan bermain.

  • 15.30 hingga 17.00 sore: Persiapan makan malam

Anda dapat mulai menggunakan balita saat Anda mempersiapkan makan malam, seperti mengambil piring atau membersihkan meja. Selain itu, kegiatan ini mengajarkan anak tanggung jawab.

  • 17.00 hingga 18.00 sore: Makan malam dan waktu keluarga

Para ahli menjelaskan bahwa makan bersama sebagai keluarga memiliki beberapa tujuan penting. Salah satunya adalah meningkatkan kemampuan komunikasi anak-anak dan menumbuhkan perasaan aman. Setelah itu, jangan lupa untuk menjaga aktivitas tetap tenang karena waktu tidur sudah dekat.

  • 19.00 hingga 19.30 malam: Rutinitas sebelum tidur

Setelah mandi dan menggosok gigi, membaca cerita, menyanyikan lagu, memeluk atau berbicara dengan anak adalah beberapa kebiasaan sebelum tidur. Ini akan menunjukkan bahwa waktunya untuk tidur.

  • 19.30 malam: Waktu tidur

Saat ini, rata-rata anak mulai tidur nyenyak. Jangan ragu untuk mengubah jadwal jika terasa sulit untuk diikuti. Tetapi anak-anak dan keluarga mungkin perlu beberapa hari atau minggu untuk mendapatkan ritme yang sesuai.

Rutinitas harian yang konsisten membantu balita merasa aman dan nyaman, memberikan mereka prediktabilitas dalam hari-hari mereka, serta mengurangi kecemasan dan perilaku yang mengganggu. Dengan rutinitas yang teratur, anak-anak dapat fokus pada eksplorasi dan pembelajaran, yang mendukung perkembangan fisik, emosional, dan kognitif mereka.

Menerapkan jadwal yang fleksibel tetapi terstruktur memberikan anak kesempatan untuk beradaptasi dengan perubahan dengan lebih baik, membantu mereka mengembangkan rasa tanggung jawab, kontrol diri, dan kemandirian. Selain itu, dengan rutinitas tidur yang konsisten, anak-anak akan mendapatkan waktu istirahat yang cukup, yang penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan otak mereka.

Meskipun tidak ada jadwal yang benar-benar sempurna untuk setiap anak, orang tua dapat menemukan ritme yang sesuai dengan kebutuhan keluarga dan mengutamakan waktu makan, bermain, dan tidur yang konsisten. Yang paling penting, rutinitas harian ini tidak hanya menciptakan stabilitas dan kenyamanan, tetapi juga memberikan dasar yang kuat untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan anak sejak usia dini.

admin ku

3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak