Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Menghadapi Anak yang Sedang Mengalami Regresi Kembali ke Kebiasaan Lama

September 30, 2025 by admin ku
josjisssss.png

Regresi adalah istilah yang digunakan ketika anak kembali menunjukkan perilaku yang seharusnya sudah mereka lewati. Contohnya, anak usia 5 tahun yang tiba-tiba ingin minum dari botol bayi lagi, atau anak yang sudah lulus potty training tiba-tiba mengompol. Regresi adalah cara anak mengekspresikan stres, kecemasan, atau kebutuhan akan perhatian.

 

Mengapa Regresi Terjadi?

 

Regresi hampir selalu dipicu oleh perubahan besar atau stres, seperti:

  • Kedatangan Adik Baru: Merasa terancam atau cemburu karena perhatian orang tua terbagi.
  • Pindah Rumah atau Sekolah: Perubahan lingkungan yang drastis.
  • Konflik Keluarga: Pertengkaran orang tua atau masalah di rumah.
  • Sakit: Rasa tidak enak badan membuat anak mencari zona nyaman di masa lalu.

 

Cara Ibu Merespons Regresi dengan Positif

 

  1. Jangan Panik atau Menghukum: Reaksi marah atau menghukum hanya akan memperburuk kecemasan anak. Ingat, ini adalah panggilan minta bantuan.
  2. Cari Akar Masalah: Tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang membuat anak saya stres akhir-akhir ini?” Alihkan fokus dari perilaku regresi ke penyebab emosionalnya.
  3. Tawarkan Kenyamanan dan Perhatian Lebih: Tingkatkan sentuhan fisik (pelukan, gendongan, pijatan). Alihkan perhatian dari perilaku regressive dan fokus pada perilaku positive.
  4. Tetapkan Batasan dengan Lembut: Jika anak ingin minum dari botol lagi, Anda bisa berkata, “Botol ini untuk bayi, Nak. Tapi kita bisa duduk sambil Ibu peluk dan kamu minum dari cangkir kesayanganmu.” Ini menawarkan kenyamanan tanpa mengalah pada perilaku regressive.

Regresi biasanya bersifat sementara. Dengan cinta, kesabaran, dan pemahaman akan pemicunya, anak akan segera kembali ke tingkat perkembangan mereka sebelumnya.

admin ku

3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak