Tips Sederhana Menjadi Ibu Bahagia
December 24, 2022 by admin ku

Dengarkan, tetapi tidak dimasukkan ke dalam hati
Kapan pun dan di mana pun, Bunda pasti akan mendengar orang lain berkomentar tentang apa yang kurang atau salah mengenai cara Bunda membesarkan anak. Komentar-komentar tersebut bisa menyakitkan dan membuat Bunda meragukan kemampuan diri sendiri dalam mengasuh anak.
- Tidak semua saran orang harus dilakukan
Melengkapi diri dengan berbagai informasi memang penting. Namun, kalau terlalu banyak mendengar dan menyerap pendapat orang, hal tersebut justru bisa membuat Bunda jadi tidak percaya pada pilihan dan keputusan sendiri, lho. - Fleksibel dengan aturan
Fleksibel dengan aturan ternyata dapat membawa kesenangan bagi orang tua dan anak. Bunda dapat memberi perlakuan khusus agar Si Kecil merasa nyaman di waktu tertentu. Misalnya, Si Kecil boleh tidur di atas jam 9 malam di akhir pekan atau mendapat ekstra waktu main game jika sudah membantu menyapu rumah. - Ibu sibuk, anak mandiri
Bagi ibu pekerja, meninggalkan anak di rumah bersama pengasuh atau anggota keluarga lain, tentu bisa membuat Bunda jadi merasa bersalah. Sebenarnya, hal ini adalah normal dan jangan terlalu merasa bersalah, ya. Bagaimana pun, keputusan untuk bekerja juga bertujuan memberikan yang terbaik bagi buah hati. - Luangkan waktu untuk diri sendiri
Bunda tidak perlu takut atau sungkan untuk meminta bantuan pengasuh anak, kerabat, pasangan, atau teman untuk menjaga Si Kecil saat Bunda perlu pergi keluar. Percaya deh, menghabiskan waktu sejenak untuk diri sendiri dapat membuat Bunda merasa segar, sehat, dan lebih siap untuk kembali merawat Si Kecil. - Tata ulang prioritas
Menata kembali daftar prioritas juga bisa membuat Bunda bahagia. Misalnya, daripada menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyetrika pakaian, bagaimana jika sesekali menyerahkannya pada jasa laundry, sehingga Bunda bisa pergi nonton film anak bersama Si Kecil?
Nah, itulah beragam tips yang bisa Bunda lakukan agar jadi sosok yang lebih bahagia. Selain cara di atas, mulai sekarang Bunda bisa membiasakan untuk mengatakan hal-hal yang positif pada diri sendiri, bukannya terus mengkritik dan menyalahkan diri, ya. Ingat, jika Bunda bahagia, Si Kecil dan keluarga juga akan bahagia.

