Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Pre-Eclampsia

January 20, 2023 by admin ku
Desain-tanpa-judul-2023-02-06T102042.233.png

Pre-eklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan terjadi peningkatan tekanan darah melebihi normal dan tanda-tanda kerusakan pada sistem organ lain seperti ginjal. Pre-eklamsia pada umumnya terjadi setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang memiliki tekanan darah normal. Peningkatan tekanan darah melebihi normal dan terdapat protein dalam urine dapat menjadi pertanda dari pre-eklamsia.

Pre-eklamsia yang parah dapat membahayakan nyawa ibu dan janin. Penyebab pasti dari pre-eklamsia belum dapat dipastikan namun dapat diperkirakan karena gangguan pada plasenta. Satu-satunya cara untuk menyembuhkan pre-eklamsia adalah dengan melahirkan janin tersebut. Eklamsia adalah komplikasi dari kehamilan yang yang ditandai dengan terjadinya kejang.

Wanita hamil yang menderita tekanan darah tinggi bukan berarti mereka menderita pre-eklamsia. Peningkatan tekanan darah tinggi pada wanita hamil sering disebut sebagai tekanan darah tinggi gestasional.
Diagnosa pre-eklamsia dapat disimpulkan ketika peningkatan tekanan darah disertai dengan ditemukannya protein pada urin (air kencing) dan beberapa gejala lain.

Penyebab pasti dari pre-eklamsia belum diketahui namun diperkirakan karena masalah pada plasenta. Kerusakan pada plasenta, penyempitan pada pembuluh darah dan terjadinya perbedaan reaksi ketika mendapat sinyal dari hormon mengakibatkan suplai darah menjadi berkurang. Kondisi ini mengakibatkan pendistribusian oksigen dan nutrisi pada bayi.

Setiap kehamilan dapat mengalami pre-eklamsia. Namun terdapat beberapa faktor resiko untuk meningkatkan terjadinya pre-eklamsia, seperti :

  • Kehamilan pertama atau mengalami kehamilan lagi setelah 10 tahun dari kehamilan sebelumnya.
  • Hamil ketika berusia lebih dari 40 tahun.
  • Mengalami obesitas (BMI >35)
  • Mengalami kehamilan untuk bayi kembar dua, tiga, atau lebih.
  • Jika ibu atau kakak kandung perempuan pernah mengalami pre-eklamsia.
  • Anda akan memiliki faktor resiko yang tinggi untuk terjadinya pre-eklamsia jika mengalami beberapa kondisi seperti :
  • Menderita tekanan darah tinggi atau pernah mengalami pre-eklamsia pada kehamilan yang sebelumnya.
  • Menderita diabetes atau penyakit ginjal.
  • Menderita tekanan darah tinggi sebelum mendapatkan kehamilan.
  • Menderita sindrom antifosfolipid (wanita dengan kondisi ini memiliki peningkatan resiko mengalami keguguran dan terjadinya pembekuan darah).
  • Menderita penyakit lupus.

Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan :

  • Berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan adalah upaya yang diperlukan untuk penentuan penanganan pada kasus pre-eklamsia.
  • Melakukan monitoring pemeriksaan tekanan darah dan urine secara teratur diperlukan untuk memantau kondisi.
  • Mengkonsumsi obat yang dianjurkan Dokter secara rutin dapat membantu mencegah kondisi bertambah parah.
  • Istirahat secukupnya diperlukan namun istirahat terlalu lama tidak dianjurkan pada beberapa kasus karena menurut penelitian dapat meningkatkan resiko penggumpalan darah.
  • Pada pre-eklamsia yang berat dibutuhkan perawatan di rumah sakit. Hal ini bertujuan untuk membantu mengontrol jumlah cairan. Kurangnya cairan ketuban merupakan tanda pasokan darah yang buruk untuk

admin ku

3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak