Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Imunisi Pada Bayi : Manfaat, Pentingnya Imunisasi dan Jadwal Imunisasi

March 27, 2024 by admin ku
artikel-2024-03-27T143130.525.png

Imunisasi adalah suatu metode pencegahan penyakit menular dengan pemberian “vaksin” yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi yang membuatnya kebal terhadap penyakit tertentu. Imunisasi pada bayi/anak memberikan banyak manfaat, antara lain:

  • Melindungi terhadap penyakit bakteri/virus dan mencegah tertularnya.
  • Meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh
  • Meningkatkan kesehatan bayi dan anak, mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

Dengan melakukan imunisasi, maka anak-anak akan terhindar dari penyakit berbahaya. Imunisasi dapat mencegah beberapa penyakit, termasuk Hepatitis B, Tuberkulosis, DPT (difteri, pertusis, tetanus), Poliomielitis, dan Campak. Pemerintah mewajibkan imunisasi pada bayi baru lahir dan anak, dan imunisasi tersebut adalah :

  1. Imunisasi BCG digunakan untuk mencegah penyakit TBC berat.
  2. Imunisasi Hepatitis B melindungi bayi dengan memberi kekebalan dalam tubuhnya terhadap penyakit Hepatitis B.
  3. Imunisasi polio adalah vaksinasi yang digunakan untuk mencegah penyakit poliomielitis yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak.
  4. Vaksinasi DPT (difteri, pertusis, dan tetanus).
  5. Imunisasi campak secara rutin.

Setiap bayi/anak menerima vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk memastikan perlindungan dan kekebalan maksimal. Jadwal imunisasi pada bayi baru lahir dibagi menjadi dua tahap, yang meliputi:

  • Imunisasi Bayi Baru Lahir Tahap 1
    Tahap imunisasi ini terjadi saat bayi berusia antara 0 hingga 6 bulan.
  • Imunisasi Bayi Baru Lahir Tahap 2
    Tahap imunisasi yang diberikan kepada anak antara 6 dan 12 bulan.

Banyak anak/bayi yang mengalami efek samping setelah imunisasi, dan biasanya hanya berlangsung dalam waktu singkat. Berikut cara mengurangi dampak buruk imunisasi tersebut adalah

  1. Jika bayi masih menyusu, ibu dapat mempraktikkan pemberian ASI langsung agar bayi lebih nyaman.
  2. Berikan obat anti nyeri sesuai dosis dan petunjuk dokter.
  3. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, ibu dapat mengompres bekas suntikan dengan air hangat.
  4. Biarkan anak berendam sebentar di air hangat.
  5. Memenuhi syarat istirahat anak.
  6. Berikan makanan bergizi seimbang. Jika gejalanya menetap selama beberapa hari, sebaiknya bawa anak ke rumah sakit sesegera mungkin.

 

Tiga alasan mengapa Imunisasi pada bayi/anak sangat penting

  1. Bayi yang mendapat imunisasi dasar lengkap akan terlindungi dari berbagai penyakit mematikan. Imunisasi akan meningkatkan kekebalan bayi, sehingga memungkinkannya melawan infeksi yang dapat dicegah dengan vaksinasi.
  2. Imunisasi melindungi dan mencegah bayi baru lahir dari berbagai penyakit. Bayi tidak akan menularkan infeksi ke lingkungannya. Hal ini mengartikan bahwa imunisasi tidak hanya baik bagi Anda, namun juga membantu mencegah penyebaran penyakit kepada orang lain.
  3. Hanya karena bayi telah diimunisasi tidak menjadikan mereka kebal terhadap penyakit. Hal ini menunjukkan bahwa bayi yang baru lahir masih mempunyai risiko terkena atau tertular kuman penyakit, namun imunisasi membuat penyakit ini jauh lebih ringan dan tidak berbahaya dibandingkan dengan anak yang tidak atau belum diimunisasi.

admin ku

3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak