Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Ibu Hamil, Ayo Bedakan Kontraksi Asli dengan Kontraksi Palsu

September 7, 2024 by admin ku
Desain-tanpa-judul8.png

Banyak ibu hamil mengalami kontraksi menjelang persalinan yang dapat membuat mereka bertanya-tanya apakah itu tanda persalinan yang sebenarnya atau hanya kontraksi palsu. Dalam trimester ketiga, kontraksi palsu, atau Braxton Hicks, sering terjadi dan dapat menyebabkan kebingungan dan kekhawatiran. Untuk mengetahui bagaimana membedakan kontraksi asli dari palsu, ibu hamil harus tahu kapan tanda-tanda persalinan akan muncul. Untuk membantu ibu hamil lebih siap untuk persalinan dengan tenang, artikel ini akan membahas cara membedakan kontraksi asli dari palsu.

 

Perbedaan kontraksi asli dengan kontraksi palsu

  1. Intensitas dan frekuensi kontraksi

Kontraksi palsu berbeda dari kontraksi yang sebenarnya karena mereka tidak teratur, kurang intens, dan biasanya hilang saat ibu mengubah posisi. Biasanya, kontraksi palsu berlangsung kurang dari tiga puluh detik sampai dua menit. Sementara itu, kontraksi yang asli biasanya terjadi setiap 5-10 menit. Semakin dekat dengan waktu persalinan, jarak antara kontraksi asli akan semakin pendek.

  1. Waktu terjadi

Selama trimester kedua atau ketiga kehamilan, ibu dapat sering mengalami kontraksi palsu di malam hari. Namun, kontraksi pertama biasanya baru dirasakan pada trimester ketiga, tepatnya setelah kandungan berusia 37 minggu. Periksakan diri ke dokter segera jika ibu ragu untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

  1. Lokasi kontraksi

Dalam kebanyakan kasus, rasa kontraksi palsu hanya muncul di daerah sekitar perut bagian bawah dan selangkangan. Sedangkan, kontraksi asli akan lebih luas dan menjalar ke seluruh perut.

  1. Aktivitas

Kontraksi palsu dapat berkurang atau hilang jika berganti posisi atau beraktivitas ringan. Sementara itu, kontraksi asli tidak akan berkurang meskipun sudah berganti posisi.

 

Mengapa kontraksi palsu dapat terjadi?

  • Peningkatan aliran darah ke rahim: aliran darah ke rahim meningkat seiring usia kehamilan. Hal ini mungkin menyebabkan kontraksi otot rahim.
  • Perubahan Hormon: Oksitosin dan prostaglandin adalah hormon kehamilan yang membantu kontraksi rahim.
  • Pertumbuhan janin: Tekanan pada rahim meningkat seiring pertumbuhan janin. Ini dapat menyebabkan kontraksi.
  • Aktivitas fisik: Kontraksi palsu dapat terjadi karena terlalu banyak aktivitas fisik, seperti melakukan aktivitas seksual atau mengangkat benda berat.
  • Dehidrasi: Kontraksi rahim dapat terjadi karena tubuh kekurangan cairan.
  • Kandung kemih penuh: Kandung kemih penuh dapat menekan rahim sehingga menyebabkan kontraksi.

 

Cara mengatasi kontraksi palsu

  1. Perbanyak konsumsi air putih

Dehidrasi yang dapat membuat lebih buruk jika ibu sakit, adalah penyebab umum kontraksi palsu. Untuk tetap terhidrasi, ibu harus minum setidaknya delapan gelas air putih setiap hari.

  1. Istirahat dan hindari aktivitas berat

Karena terlalu banyak beraktivitas dapat menyebabkan kontraksi palsu, ibu harus mengurangi aktivitas fisik. Ibu tetap dapat berolahraga ringan, seperti senam yoga, dan jalan pagi. Cobalah untuk istirahat yang optimal setelah berolahraga.

  1. Mengubah posisi

Terlalu sering menghabiskan waktu yang di sofa atau tempat tidur juga dapat menyebabkan gejala kontraksi palsu. Jika anda mengalami gejala kontraksi palsu, segera ubah posisi anda dengan mencoba bangun lalu lakukan gerakan ringan.

 

Untuk mempersiapkan diri untuk persalinan, ibu hamil harus tahu cara membedakan kontraksi asli dari palsu. Ibu hamil dapat menghindari kepanikan yang tidak perlu dengan mengetahui tanda-tanda kontraksi asli. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika anda memiliki kekhawatiran atau keraguan tentang kontraksi yang anda alami. Ibu hamil yang telah menerima informasi yang tepat dan dukungan yang optimal dapat menjalani masa kehamilan hingga persalinan dengan lebih tenang dan siap untuk menyambut kelahiran buah hati mereka.

admin ku

3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak