Bahaya Shaming pada Anak Dampak Jangka Panjang pada Psikologi
September 29, 2025 by admin ku

Shaming (mempermalukan atau mempermalukan anak) adalah bentuk disiplin yang berfokus pada membuat anak merasa buruk tentang dirinya, bukan tentang perilakunya. Meskipun tujuannya mungkin untuk menghentikan perilaku buruk, praktik ini dapat meninggalkan luka psikologis yang dalam dan memengaruhi citra diri anak hingga dewasa.
Contoh Shaming yang Harus Dihindari:
- Membandingkan secara Negatif: “Lihat, adikmu sudah pintar makan sendiri, kenapa kamu masih seperti bayi?”
- Pelabelan Negatif: “Kamu ini memang anak nakal/pemalas/bodoh.”
- Mempermalukan di Depan Umum: Menceritakan kegagalan atau kesalahan anak kepada orang lain sambil anak mendengarkan.
Dampak Jangka Panjang Shaming:
- Rendahnya Harga Diri: Anak belajar bahwa nilainya tergantung pada seberapa sempurna ia bertindak, sehingga ia merasa tidak berharga jika melakukan kesalahan.
- Meningkatkan Rasa Malu dan Cemas: Anak menjadi takut mencoba hal baru karena takut gagal dan dipermalukan.
- Menghambat Kemampuan Belajar: Anak cenderung menyembunyikan kesalahan dan berbohong agar tidak dipermalukan.
Disiplin yang efektif berfokus pada perilaku (“Memukul teman itu menyakitkan, kamu tidak boleh melakukannya”), bukan identitas anak. Tunjukkan cinta tanpa syarat, dan pisahkan kesalahan dari identitas anak.

