Sistem kekebalan tubuh anak yang belum matang membuat mereka lebih mudah terserang penyakit, terutama saat cuaca tak menentu yang mendorong penyebaran virus dan bakteri. Salah satu penyakit yang kerap menyerang anak adalah pilek. Kondisi ini biasanya ditandai dengan keluarnya cairan bening dari hidung atau ingus, yang dalam waktu sekitar seminggu bisa berubah menjadi kuning atau hijau.
Meski tampak mengganggu, ingus sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan kuman. Namun, jika jumlahnya berlebihan dan menyumbat hidung, bisa menimbulkan gangguan pernapasan pada anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui cara-cara yang dapat membantu meredakan pilek dan membuat anak merasa lebih nyaman.
Langkah-Langkah Meredakan Pilek pada Anak
- Istirahat yang Cukup
Istirahat merupakan kunci utama dalam membantu pemulihan anak saat pilek. Kurangnya waktu tidur atau istirahat bisa membuat tubuh anak semakin lemah dan memperpanjang proses penyembuhan. Pastikan anak beristirahat dengan cukup selama masa sakit.
- Gunakan Pelembap Udara
Menggunakan pelembap udara di ruangan anak dapat membantu menghangatkan udara dan melunakkan lendir di dalam hidung. Udara yang lembap dan hangat juga membantu membuka rongga hidung, sehingga pernapasan menjadi lebih lega.
- Semprot Hidung dengan Larutan Saline
Larutan saline dapat membantu mengencerkan lendir dan meredakan sumbatan hidung. Semprotkan larutan ke dalam hidung anak sebanyak dua hingga tiga kali sambil anak dibaringkan. Lendir biasanya akan keluar melalui bersin atau batuk setelahnya.
- Gunakan Penyedot Ingus
Alat penyedot ingus atau bulb syringe dapat digunakan jika ingus tidak juga keluar setelah menggunakan saline. Alat ini sangat berguna, terutama bagi bayi di bawah usia enam bulan, karena dapat mempercepat pengeluaran lendir dan membantu anak bernapas lebih lega.
- Perhatikan Posisi Tidur
Mengatur posisi kepala anak sedikit lebih tinggi daripada tubuhnya ketika tidur dapat membantu pernapasan. Posisi ini juga mencegah lendir menumpuk di saluran hidung.
- Cukupi Asupan Cairan
Pastikan anak mendapat cukup cairan untuk membantu proses penyembuhan. Untuk bayi di bawah satu tahun, berikan ASI sesering mungkin. Sementara untuk anak yang lebih besar, berikan air hangat, bisa dicampur sedikit madu. Cairan hangat membantu mengencerkan lendir dan membuat anak lebih mudah bernapas.
Kapan Harus Membawa Anak ke Dokter?
Meskipun pilek biasanya sembuh dalam waktu satu minggu, ada kalanya gejala yang muncul menunjukkan kondisi yang lebih serius. Segera konsultasikan ke dokter jika anak mengalami:
- Batuk dengan banyak lendir
- Kesulitan bernapas
- Kelelahan yang luar biasa
- Hilangnya nafsu makan
- Sakit kepala
- Nyeri di wajah atau tenggorokan hingga sulit menelan
- Demam di atas 39,3°C
- Nyeri di dada atau perut
- Pembengkakan kelenjar di leher
- Sakit telinga
Mengenali gejala awal dan melakukan perawatan dengan tepat dapat membantu anak lebih cepat pulih dari pilek. Jika kondisi tidak kunjung membaik atau justru memburuk, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis.











