Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com
Desain-tanpa-judul-2023-02-06T100828.880.png
18/Jan/2023

Kehamilan adalah masa yang sangat paling membahagiakan bagi seorang wanita karena mengandung atau membawa janin di dalam tubuhnya. Namun ketika hamil seorang wanita akan mengalami perubahan hormon yang memberikan efek samping kurang nyaman untuk tubuh seperti mual dan muntah, pusing, kehilangan nafsu makan, peningkatan nafsu makan dan masih banyak lagi. Beberapa efek samping tersebut sering dijadikan tanda-tanda kehamilan oleh hampir semua orang. Mual dan muntah atau biasa disebut morning sickness adalah yang paling sering terjadi pada wanita hamil.

Morning sickness atau mual pada kehamilan adalah rasa mual yang terjadi selama masa kehamilan yang dapat menyerang ketika pagi, siang, dan malam hari. Hal ini paling umum terjadi selama trisemester pertama tapi pada beberapa wanita hal ini tidak terjadi. Pengobatan biasanya tidak diperlukan untuk keluhan ini. Tingkat keparahan morning sickness dipengaruhi oleh peningkatan hormon.

Biasanya morning sickness tidak berpengaruh pada bayi. Bayi mendapatkan makanan dari cadangan tubuh meskipun wanita yang mengalami morning sickness akan susah untuk makan. Bayi akan terpengaruh jika sampai ibunya mengalami kekurangan cairan dan tidak mendapatkan perawatan yang tepat.

Pengobatan tidak diperlukan bagi sebagian besar kasus morning sickness. Berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan terapi yang tepat untuk mengurangi mual dan muntah seperti vitamin B6, antihistamin dan obat antimual.

  • Meningkatkan frekuensi makan dan mengurangi porsi makan.

Makanan yang mengandung tinggi karbohidrat adalah yang terbaik. Tidak makan dapat memperparah kondisi ini. Makan secara teratur dapat membantu untuk meringankan gejala.

  • Crackers
    Crackers banyak mengandung Kalsium yang dapat membantu mengurangi mual dan muntah. Makanlah crackers sesaat setelah anda bangun tidur dengan segelas teh manis hangat.
    Jahe.
  • Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa mengkonsumsi makanan dan minuman mengandung jahe dapat membantu untuk menghilangkan mual dan muntah dalam kehamilan.
  • Menghindari penyebab.

Beberapa wanita hamil menemukan pemicu mual dan muntah seperti bau atau masalah emosional. Jika mungkin, hindari sesuatu yang dapat memicu mual dna muntah.

  • Mengkonsumsi cairan secukupnya.
  • Lebih banyak beristirahat.

Faktor Resiko morning sickness

  • Sering mengalami mual dan muntah karena migrain, dipicu oleh bau tertentu sebelum kehamilan.
  • Pada kehamilan sebelumnya sudah mengalami morning sickness.
  • Mengandung bayi kembar atau lebih.

Untuk mencegah mual dapat dilakukan :

  • Memilih makanan dengan hati-hati.
  • Pilih makanan dengan kandungan tinggi karbohidrat atau protein, rendah lemak, dan mudah dicerna. Hindari makanan yang pedas, berminyak, dan berlemak.
  • Konsumsi makanan ringan untuk mengisi diantara jadwal makan.
  • Mengkonsumsi cairan secukupnya. Mengkonsumsi permen, ice cream dapat membantu mengurangi mual dan muntah.
  • Mengingat dan menghindari makanan yang dapat menyebabkan mual.
  • Menghirup udara bersih.
  • Menghirup udara yang sejuk.
  • Mengkonsumsi vitamin.

Desain-tanpa-judul-2023-02-06T093149.450.png
17/Jan/2023

Mitos mengatakan ibu hamil sudah sewajarnya jika gendut. Faktanya, penambahan berat badan hingga obesitas tidak mengartikan bahwa ibu dan bayi sehat. Obesitas selama kehamilan dapat menyebabkan bayi lahir dengan lemak tubuh melebihi normal dan beresiko mengalami penyakit jantung dan diabetes ketika dewasa.

Obesitas dapat mempengaruhi tingkat kesuburan dengan menghambat ovulasi normal. Obesitas juga dapat mempengaruhi terjadinya pembuahan pada rahim.

Mengalami obesitas selama kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya komplikasi kehamilan, seperti :

  • Diabetes gestasional. Perempuan yang mengalami obesitas memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena diabetes melitus.
  • Pre-eklampsia. Perempuan yang mengalami obesitas memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan pada siste organ yang lain.
  • Infeksi. Perempuan yang mengalami obesitas selama kehamilan akan meningkatkan resiko terjadinya infeksi saluran kemih. Obesitas juga dapat meningkatkan resiko infeksi setelah melahirkan secara normal atau operasi.
  • Terlambat melahirkan. Obesitas dapat meningkatkan resiko kehamilan terus berlanjut melebihi tanggal melahirkan yang ditetapkan dokter.
  • Obesitas dapat menyebabkan terganggunya pemberian obat penghilang rasa sakit.
  • Operasi caesar. Obesitas selama kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya operasi caesar darurat. Obesitas juga meningkatkan resiko terjadinya komplikasi
  • operasi caesar, seperti infeksi luka.
  • Obesitas dapat meningkatkan resiko terjadinya keguguran.

Walaupun kehamilan yang sedang dijalani memiliki resiko, namun seseorang yang mengalami obesitas dapat memiliki kehamilan yang sehat. Untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi atau masalah kesehatan selama kehamilan dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan bayi dan diri sendiri. Beberapa langkah yang dapat dilakukan :

  • Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu tentang kesehatan dan berat badan sebelum melakukan program kehamilan. Berkonsultasi dengan ahli gizi untuk menormalkan berat badan sebelum mengalami kehamilan.
  • Berkonsultasi dengan dokter secara rutin untuk membantu memantau kesehatan ibu dan bayi. Selama berkonsultasi sebaiknya selalu menjelaskan kondisi tubuh sebenarnya agar dokter dapat memberikan pengarahan dan pengontrolan, terutama jika memiliki diabetes melitus, tekanan darah tinggi, atau sleep apnea.
  • Mengkonsumsi makanan sehat untuk mempertahankan berat badan dan mencegah kenaikkan berat badan. Selama kehamilan tubuh memerlukan lebih banyak asam folat, kalsium, zat besi, dan nutrisi penting lainnya. Mengkonsumsi vitamin sebelum kehamilan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi.
  • Melakukan aktifitas fisik atau olahraga secara rutin selama masa kehamilan. Berkonsultasilah dengan dokter untuk jenis olahraga yang boleh dilakukan. Memulai olahraga dengan durasi 5 menit setiap hari dan tambahkan 5 menit setiap minggu. Tujuan penambahan 5 menit setiap minggu adalah agar tetap aktif selama 30 menit setiap hari. Jenis olahraga yang dapat dilakukan seperti berjalan dan berenang. Berenang dapat membantu mencegah peningkatan berat badan dan menghindari cedera dan ketegangan otot.
  • Menghindari zat-zat yang beresiko pada kehamilan seperti asap rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang.

Untuk mencapai berat badan normal setelah melahirkan dapat dilakukan untuk menjaga kebiasaan makan dan melakukan olahraga. Menyusui dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan berat badan, selain untuk memberi makan bayi. Perempuan yang menyusui mengalami penurunan berat badan lebih cepat daripada perempuan yang tidak menyusui.

 


Desain-tanpa-judul-2023-02-06T094044.390.png
16/Jan/2023

Kejang demam pada bayi umumnya tidak memberikan efek yang berkepanjangan. Kejang demam sederhana tidak menyebabkan kerusakan otak, keterbelakangan mental, atau ketidakmampuan belajar, dan tidak menyebabkan gangguan dasar yang lebih serius.

Kejang demam disebabkan karena peningkatan suhu secara singkat.

Infeksi
Umumnya demam yang memicu kejang demam disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.

  • Kejang setelah imunisasi
  • Resiko kejang demam dapat meningkat setelah melakukan imunisasi saat masa anak-anak, seperti vaksin difteri, tetanus, atau campak. Umumnya seorang anak
  • mengalami demam ringan setelah vaksinasi.

Sering kali ditemui anak bayi mengalami kejang ketika sedang mengalami peningkatan suhu tubuh. Pertanyaannya, seberapa bahayakah kejang yang dialami oleh bayi? Kejang yang disebabkan oleh demam umumnya terjadi pada anak-anak yang mengalami kenaikan suhu tubuh secara cepat. Umumnya kejang terjadi pada suhu diatas 390C. Kejang saat demam merupakan respon otak anak terhadap demam.
Kejang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, berikut beberapa tanda dan gejala kejang yang disebabkan oleh demam :

  • Kejang terjadi satu kali selama 24 jam terakhir
  • Durasi kejang terjadi kurang dari 15 menit
  • Kejang terjadi pada seluruh tubuh dan bukan hanya satu bagian tubuh
  • Kejang terjadi pada anak-anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun
  • Kejang terjadi pada anak yang tidak memiliki masalah pada sistem saraf pusat
  • Kejang pernah terjadi ketika demam pada sebelumnya.

Kejang demam dapat terjadi pada beberapa jam awal demam selama peningkatan suhu badan.

Memberikan obat penurun panas sesuai dengan dosis untuk mencegah terjadinya kejang.
Berkonsultasi dengan dokter untuk cara pencegahan kejang demam agar tidak berulang.

Umumnya kejang demam berhenti sendiri dalam beberapa menit. Jika anak mengalami kejang lebih dari 10 menit atau jika anak mengalami kejang berulang maka segeralah meminta bantuan pada unit gawat darurat.
Jika anak mengalami kejang, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua :

  • Tetap tenang dan tidak panik
  • Letakkan pada tempat yang aman dengan anak dengan posisi tubuh miring
  • Tetap berada didekat anak untuk mengawasi dan memberikan rasa nyaman
  • Menyingkirkan benda keras atau tajam yang berada didekat anak
  • Kendurkan pakaian anak
  • Jangan menahan gerakan kejang pada anak atau mengganggu gerakan pada anak
  • Jangan meletakkan apapun dimulut anak
  • Hitung durasi kejang pada anak

Desain-tanpa-judul-2023-02-06T093053.452.png
14/Jan/2023

Anemia merupakan keadaan tidak mencukupinya eritrosit untuk mengantarkan kebutuhan oksigen jaringan. Karena hal ini sulit diukur, maka anemia didefinisikan sebagai rendahnya konsentrasi hemoglobin (Hb), hitung eritrosit, dan hematokrit (Hct) dari nilai normal.

PENYEBAB ANEMIA

1. Anemia karena pendarahan (pada masa kehamilan dan masa nifas)

2. Anemia Hipoproliferatif (Anemia defisiensi besi dan defisiensi asam folat, vitamin B12, dan B6)

3. Anemia karena proses inflamsi

4. Anemia karena Penyakit ginjal

DAMPAK ANEMIA

Kondisi defisiensi besi yang parah akan merusak enzim yang memerlukan besi, seperti sitokrom di banyak jaringan pada tubuh. Hal ini akan terlihat paling signifikan pada kulit yang menjadi sangat tidak sehat. Di antaranya adalah :

  • Koilonikia: kuku berbentuk cekung dan sangat rapuh
  • Angular stomatitis: luka atau ulkus pada ujung mulut
  • Glositis: peradangan pada mulut
  • Antropik gastritis: inflamasi pada lambung
  • Achlorydria: kekurangan asam hialuronat pada lambung
  • Disfagia: sulit menelan (akibat plummer-vinson syndrome )

Risiko janin lambat atau janin tidak berkembang dalam kandungan:

  • Bayi lahir prematur
  • Memiliki berat badan rendah saat lahir (BBLR)
  • Perdarahan post-partum atau perdarahan yang berlebihan setelah melahirkan
PENCEGAHAN ANEMIA

Berikut beberapa cara untuk mencegah anemia:

  • Mengonsumsi suplemen asam folat dan zat besi. Dosisnya dianjurkan 60 mg zat besi dan 400 mcg asam folat.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi : daging, ayam, ikan, telur, dan gandum.
  • Memakan makanan yang kaya akan asam folat : kacang kering, gandum, jus jeruk, dan sayuran hijau.
  • Mengonsumsi suplemen dan makanan yang mengandung vitamin C : buah dan sayur yang segar.

Desain-tanpa-judul-2023-02-06T090717.434.png
13/Jan/2023

Momen kehamilan menjadi momen yang mengesankan dan membahagiakan buat setiap perempuan. Namun sayangnya, tidak jarang kehamilan terjadi di waktu yang tak direncanakan atau diinginkan. Misalnya yakni hamil saat kamu masih sibuk dan fokus mengASIhi.

Tidak sedikit orang yang hamil lagi ketika ia masih harus fokus mengASIhi. Alhasil, ia pun merasa khawatir dan kebingungan untuk menentukan. Apakah ia tetap harus memberi ASI pada buah hati sebelumnya, atau menghentikan pemberian ASI dan lebih fokus ke kehamilan selanjutya.

Mengutip dari laman liputan6.com, para ahli sejauh ini belum menemukan jika menyusui selama kehamilan bisa menyebabakan kontraksi apalagi keguguran. Para ahli sejauh ini memang tidak memberikan larangan bagi ibu yang ingin tetap menyusui selama kehamilannya. Namun dengan catatan, ibu hamil dan menyusui ini memiliki daya tahan tubuh serta kesehatan yang maksimal atau dalam artian tidak berisiko apapun.

Saat hamil, tubuh akan mengalami perubahan. Salah satu perubahan yang kerap terjadi adalah perubahan hormon. Inilah yang harus diperhatikan dengan sangat baik. Karena pada ahli percaya, perubahan hormon memengaruhi mood saat melakukan aktivitas harian termasuk menyusui.

Perubahan hormon karena kehamilan bisa menyebabkan morning sickness, suasana hati yang kurang nyaman dan rasa nyeri di puting selama menyusuhi. Jika kamu tetap ingin menyusuhi saat hamil, pastikan untuk mengonsultasikan hal ini dengan dokter atau bidan ahlinya. Cari dokter atau bidan yang benar-benar bisa memberi edukasi, seputar kehamilan dan proses menyusui secara bersamaan.

Jika seorang ibu berisiko mengalami persalinan prematur, ia tidak boleh menyusui saat hamil sampai bayi mencapai setidaknya usia kehamilan 37 minggu. Menyusui di masa hamil dibolehkan, tapi dalam sebagian kondisi rasa atau tekstur ASI akan berubah.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa menyusui selama kehamilan umumnya aman dilakukan. Namun, ibu hamil sebaiknya berhenti menyusui jika mengalami beberapa kondisi berikut ini: Kehamilan berisiko tinggi. Terdapat risiko persalinan prematur.

Kesundulan adalah istilah lumrah yang dilekatkan pada kondisi jarak kehamilan atau kelahiran yang terlalu dekat, terutama di masa ibu masih menyusui bayinya.

Saat menyusui secara eksklusif, Ibu mungkin tidak mengalami menstruasi selama satu tahun atau bahkan lebih lama lagi setelah melahirkan Jadi, Ibu tetap memiliki kemungkinan untuk hamil lagi setelah lebih dari enam bulan menyusui.

Berapa besar kemungkinan hamil saat menyusui?
Pada tiga bulan usia awal bayi, kemungkinan ibu menyusui bisa hamil adalah 0%. Meski demikian, tetap ada kemungkinan ibu menyusui bisa hamil jika bayinya memasuki usia 3-6 bulan. Kemungkinan ibu menyusui bisa hamil pada usia buah hati tersebut pun naik menjadi 2%.


Desain-tanpa-judul-99.png
10/Jan/2023

Kehamilan merupakan momen yang sangat mengesankan buat setiap perempuan. Saat hamil, seseorang disarankan untuk lebih menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya, lebih menjaga pola hidup sehari-hari, diminta untuk mengelola stres dengan baik dan diminta untuk lebih hati-hati dalam melakukan berbagai aktivitas termasuk aktiivitas istirahat atau tidur.

Posisi tidur pertama yang berbahaya buat kehamilan adalah terlentang. Tidur dengan posisi ini dikhawatirkan bisa menyebabkan sakit punggung, risiko wasir dan masalah pencernaan. Para ahli juga meyakini bahwa posisi tidur terlentang bisa menyebabkan sirkulasi darah dalam tubuh yang menuju plasenta atau janin tidak maksimal. Jika sirkulasi darah tidak maksimal, ini bisa menyebabkan malnutrisi pada janin bahkan kematian.

Posisi tidur tengkurap juga termasuk posisi tidur yang berbahaya untuk ibu hamil. Apalagi jika tidur tengkurap dilakukan pada kehamilan yang telah memasuki trimester kedua hingga ketiga. Besar risiko janin tertekan saat Mom terbiasa tidur tengkurap selama hamil. Dan ini bisa berbahaya untuk keselamatan janin.

Tidur miring ke kanan juga tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Karena ini bisa memperlambat aliran darah ke janin. Janin yang tertekan oleh tubuh Mom selama tidur juga berisiko besar mengalami hal-hal yang berbahaya untuk tumbuh kembang serta keselamatannya.

Tidur dengan mengganjal kaki terlalu tinggi juga tidak disarankan bagi ibu hamil. Karena ini bisa mempersempit ruang gerak janin di rahim bahkan bisa memperburuk aliran oksigen dari tubuh Mom ke janin.

Itulah beberapa posisi tidur yang cukup berbahaya untuk kehamilan bahkan bisa meningkatkan risiko keguguran. Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga Mom lebih bijak serta hati-hati dalam menjaga kehamilan baik menjaga janin di kandungan atau menjaga diri sendiri agar tetap fit dan bugar.


Desain-tanpa-judul-98.png
09/Jan/2023

sebagian orang, minuman berkafein adalah minuman yang penting untuk dikonsumsi setiap hari. Beberapa orang seolah tak bisa hidup tanpa memulai hari dengan minum secangkir kopi atau teh. Lantas, bagaimana dengan ibu hamil? Apakah ia tetap diperbolehkan konsumsi minuman berkafein selama hamil?

konsumsi minuman berkafein terutama kopi memiliki dampak negatif bagi tubuh Mom pun janin. Penelitian menemukan jika konsumsi kafein selama kehamilan apalagi berlebihan, ini bisa meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Penelitian terbaru bahkan menemukan jika ibu hamil yang konsumsi kafein selama kehamilan, bisa meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan tubuh lebih pendek. Risiko ini bisa terjadi hingga anak tumbuh dewasa.

Ketika dikonsumsi dalam porsi tepat, minuman berkafein memang memiliki segudang manfaat. Tapi, jika ini dilakukan secara berlebihan dan berkelanjutan, ini justru berbahaya buat kesehatan.

tetapi ada perbedaannya. Anak-anak dari orang tua yang konsumsi kopi umumnya memiliki tubuh pendek di usia 4 sampai 8 tahun dibandingkan anak-anak dari orang tua yang tidam konsumsi kopi. Efek samping kopi atau minuman berkafein saat hamil ada banyak. Antaranya risiko keguguran yang lebih tinggi. Mal nutrisi pada janin dan kelahiran prematur.”

membatasi konsumsi kafein bagi ibu hamil. Sebaiknya ibu hamil tak mengonsumsi kafein lebih dari 200 miligram per hari saat hamil.

Itu artinya, ibu hamil sebenarnya boleh konsumsi kafein selama hamil. Tapi, alangkah lebih baik lagi jika ibu hamil tidak minum minuman berkafein terutama kopi. Kalau memang ibu hamil tak bisa meninggalkan kafein, harus ada batasan yang jelas. Bila perlu, konsultasikan hal ini dengan dokter atau ahli terkait.

Meski dalam penelitian di atas ditemukan anak berpotensi bertubuh pendek karena ibu hamil mengonsumsi kafein,

pendek seseorang bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari gen, asupan nutrisk sehari-hari, stres dan lingkungan.


Desain-tanpa-judul-96.png
07/Jan/2023

Saat hamil, tidak jarang tubuh terasa lebib berat dari biasanya. Tubuh juga rentan mengalami pegal-pegal, kaku dan terasa linu. Agar tubuh lebih rileks saat hamil, banyak ibu hamil yang memilih untuk melakukan pijat. Namun, apakah melakukan pijat selama kehamilan diperbolehkan? Apakah pijat tidak berbahaya buat tumbuh kembang serta keselamatan janin di kandungan?

ubuh terasa kaku dan tegang adalah hal yang wajar terjadi selama kehamilan. Untuk mengatasinya, pijat adalah alternatif yang diperbolehkan. Ibu hamil boleh saja melakukan pijat dengan catatan, ibu hamil dalam kondisi sehat dan tidak berisiko apapun. Area tubuh yang dipijat pun harus diperhatikan. Ada beberapa area tubuh yang boleh dipijat, ada pula yang sebaiknya dihindari.

Ibu hamil diperbolehkan melakukan pijat kapan pun ia mau. Akan tetapi, pijat yang dilakukan di trimester pertama harus benar-benar diperhatikan.

pijat di trimester pertama kehamilan lebih berisiko meningkatkan keguguran. Apalagi jika pijat dilakukan tanpa kehati-hatian dan bukan dilakukan ahlinya.

Ada beberapa kondisi kesehatan di kehamilan yang sebaiknya menghindari aktivitas pijat. Memaksa diri untuk pijat dengan kondisi kesehatan ini sangat berisiko tinggi pada keguguran dan masalah kehamilan lainnya. Berikut beberapa kondisi kesehatan yang sebaiknya menghindari pijat selama hamil.

  • Ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  • Ibu hamil berisiko tinggi pada pre-eklampsia.
  • Mengalami komplikasi kehamilan yang berisiko tinggi.
  • Beberapa bagian tubuh seperti kaki dan tangan mengalami pembengkakan selama hamil.
  • Ibu hamil mengalami sakir kepala atau sakit lain yang menimbulkan ketidaknyamanan.
  • Itulah sekilas informasi mengenai pijat selama kehamilan. Jika Mom tetap ingin melakukan pijat selama hamil, sebaiknya konsultasikan dulu hal ini dengan dokter atau
  • bidan ahlinya. Pastikan juga memilih ahli pijat yang profesional. Hindari juga untuk meminta area tubuh yang berisiko selama kehamilan termasuk area perut dan sekitarnya.

Akan tetapi, tidak semua bagian tubuh Mamy semua dipijat yaa. Berikut ini Poko bagikan info tentang bagian tubuh mana sajakah yang tidak boleh menerima pijatan. Simak penjelasan nya dibawah ini yuk!

1. Dada

Memijat pada bagian dada, apa lagi pada usia kandungan yang masih muda dapat memicu persalinan prematur.

2. Perut

Sebaiknya tidak melakukan pijatan pada area perut, karena bisa memicu kontraksi dini hingga persalinan secara prematur.

3. Pinggang

Memijat area ini ternyata dilarang karena bagian ini sangat dekat dengan janin, sehingga bisa membahayakan janin dalam kandungan.

4. Pinggul

Area ini selain dekat dengan janin, area ini juga dekat dengan jalan lahir si Kecil. Sehingga apabila memijat bagian ini bisa meningkatkan risiko keguguran.

Nah, itu dia bagian-bagian pada tubuh Mamy yang tidak diperbolehkan untuk di pijat ya. Mamy juga bisa request pada sang pemijat untuk dilakukan secara perlahan dan pastikan bahwa pemijat tahu jika Mamy sedang mengandung.


Desain-tanpa-judul-87.png
06/Jan/2023

Pada dasarnya, kecerdasan anak sudah bisa dilihat sejak usia dini. Namun, indikator kecerdasannya akan berbeda-beda pada masing-masing anak.

Anak usia 7 tahun dapat dikatakan cerdas jika mereka dapat mengikuti pelajaran di sekolah, bisa membaca, menulis, hingga mengikuti perintah. Sementara itu, anak usia 3 tahun bisa saja memiliki potensi yang cerdas, namun mereka belum bisa berbicara dan tidak bisa fokus pada sesuatu hal.

Kecerdasan pada anak akan terlihat ketika anak tengah bermain. Misalnya ketika anak bernyanyi dan bisa mengikuti nada, kemungkinan kecerdasan musikalnya baik.

Tak hanya itu, jika anak pandai menghafal lirik atau bahkan dapat membuat lirik lagu dengan kata-kata yang baik, itu tandanya anak memiliki kecerdasan linguistik yang baik. Ketika anak menggerak-gerakkan tubuhnya dengan menari dan melompat, kemungkinan kecerdasan kinestetiknya juga baik.

Sebenarnya, Bunda tidak perlu melakukan tes untuk mengetahui kecerdasan pada anak. Jika Bunda ingin melakukan tes, Bunda bisa masukkan mereka ke berbagai les satu per satu untuk mengetahui minatnya. Namun, hal ini tentunya perlu disesuaikan dengan kemampuan orang tua masing-masing.

Kecerdasan anak umumnya diwakili oleh IQ. Tes IQ dapat dilakukan ketika anak menginjak usia 4-5 tahun. Pada anak berusia di bawah 3 tahun, tes IQ belum bisa dilakukan. Mungkin anak tersebut cerdas, tetapi belum bisa berbicara dan fokus kepada satu hal. Bagi yang berusia 7 tahun, mereka dikatakan cerdas jika mampu mengikuti pelajaran di sekolah, bisa membaca, menulis, dan mengikuti perintah.

1. Kecerdasan logika

Jenis kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan anak menggunakan logika untuk menyelesaikan tugas-tugas matematika. Anak lebih unggul menggunakan logika untuk menyelesaikan beragam masalah.

2. Kecerdasan interpersonal

Jenis kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan anak berhubungan dengan orang lain. Anak tahu cara bersikap dan menempatkan diri dalam situasi sosial sesuai dengan milestone-nya.

3. Kecerdasan intrapersonal

Jenis kecerdasan ini berhubungan dengan diri anak itu sendiri. Anak mampu mengelola pikiran, perasaan, dan memahami hal-hal yang terjadi kepada dirinya.

4. Kecerdasan linguistik

Jenis kecerdasan ini ditandai dengan kemampuan berbahasa anak dalam merangkai kata-kata. Anak dapat menggunakan perbendaharaan kata yang pas. Tidak hanya merangkai kata, anak juga suka berbicara dan mendengarkan dengan baik.

5. Kecerdasan musikal

Jenis kecerdasan ini ditandai dengan kemampuan anak memahami nada dan tempo. Anak mampu mempelajari musik dengan cepat dan tertarik dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan nada.


Desain-tanpa-judul-85.png
05/Jan/2023

Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah mengajak anak berkunjung ke sekolah lebih awal. Dikatakan dalam laman Parents, kunjungan ke sekolah lebih awal seperti ini akan membantu mereka mengatasi ketakutan yang berlebihan. Jadi, ini bukanlah sesuatu yang sepele.

Saat mengajak mereka berkeliling ke sekolah, orang tua bisa memperkenalkan lokasi-lokasi yang penting seperti area antar dan jemput, ruang kelas mereka, toilet, dan lainnya.

Secara umum, anak mulai masuk SD pada usia 6 atau 7 tahun. Hal ini bisa berbeda bergantung pada perkembangan individu anak

Tips Mempersiapkan Anak Masuk Sekolah
1. Beri contoh berkenalan
Anak-anak memiliki karakter peniru yang baik. Supaya dia mampu bersosialisasi dengan teman-temannya yang lain, orang tua bisa mencontohkan melalui berkenalan dengan orang tua lain.
2. Siapkan bekal kesukaannya
Makan siang dan bekal adalah hal yang paling disukai anak saat di sekolah. Oleh sebab itu, orang tua dapat membawakan mereka bekal makanan dan minuman favorit agar lebih bersemangat.
3. Mengajak mempersiapkan alat sekolah bersama-sama
Disebutkan dalam Indian Express, anak-anak biasanya lebih semangat apabila dilibatkan mempersiapkan sekolah bersama-sama. Sehingga, orang tua bisa mengajak mereka untuk ikut beli peralatan sekolah.
4. Berikan apresiasi
Ketika anak sudah menjalani hari pertamanya dengan lancar, orang tua perlu memberikannya apresiasi atas usahanya. Sehingga, mereka akan merasa dihargai dan semangat pergi ke sekolah pada hari-hari berikutnya.
5. Ingatkan soal protokol kesehatan
Disebabkan saat ini masih dalam kondisi pandemi, orang tua perlu mengingatkan anak untuk tetap memakai masker dan menjaga protokol kesehatan lain seperti mencuci tangan, jaga jarak, atau memakai hand sanitizer. Di samping itu, beri juga masker cadangan dan hand sanitizer di dalam tasnya.

3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak