Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com

Tips Mencegah Obesitas Pada Bayi

March 26, 2021 by 3Dpotret Team0
cover-obesitas-pada-anak-3ba83f46ab0094796b5d8bd279fc1c5f.jpg

Melihat bayi yang gemuk, tentu saja membuat siapapun merasa gemas. Tangan dan kaki yang empuk, pipi yang gembul, orangtua mana yang tak bangga dengan si kecil yang lucu. Tetapi, di balik gemuknya si kecil, bukan hanya rasa bangga yang muncul, melainkan juga ada bahaya kesehatan yang mengintainya.

 

Obesitas merupakan kondisi yang ditandai dengan berat badan berlebih akibat penumpukan lemak di dalam tubuh. Tak hanya orang dewasa, anak-anak / bayi juga bisa terkena obesitas.

 

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan bayi obesitas, mulai dari faktor keturunan, penyakit tertentu, hingga pola makan tidak sehat. Kondisi ini perlu diperhatikan oleh setiap orang tua, karena obesitas pada anak – anak atau bayi yang tidak ditangani dengan baik bisa memicu berbagai penyakit serius.

 

berikut ini tips mencegah obesitas pada bayi :

 

  1. Beri makanan padat yang sehat

 

Segera setelah bayi bunda siap makan makanan padat, perkenalkan ia dengan buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, ikan, dan daging. Percayalah, bayi bunda sebetulnya mau kok mencoba semuanya. Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya sebelum nanti tiba masanya ia mulai menjadi picky eater dan membangun preferensinya sendiri terhadap makanan yang disukainya.

 

Meskipun bubur bayi fortifikasi dinilai sehat, jangan berlebihan pula memberikannya dan tetap variasikan dengan bahan makanan lain .

 

  1. . Memberi makan sebelum diminta

 

Kadang beberapa ibu harus menunggu sampai si bayi memberi sinyal lapar. Solusi terbaik untuk menghindari obesitas adalah dengan mengatur waktu makan. Berilah bayi bunda ayahmakan secara teratur.

 

Mengontrol nafsu makan anak menjadi cara terbaik untuk mengatasi obesitas. Ini tentu bukan masalah sepele. Obesitas memiliki banyak efek buruk terhadap kesehatan bayi dan bunda .

 

  1. Kontrol porsi susu formula

 

Beberapa bayi mungkin merasa enggan untuk minum ASI. Dalam hal ini, para orang tua biasanya memberi susu formula sebagai alternatif susu bayi.

 

bayi minum susu formula sebenarnya tidak ada masalah. Yang menjadi masalah adalah ketika porsi susu formula yang dikonsumsi bayi sudah berlebihan.

 

Oleh karena itu, sebagai orang tua, bunda tetap harus mengontrol porsi susu formula demi menjaga kesehatan bayi dan menghindari bayi dari kegemukan

 

  1. Memantau berat badan bayi ideal

 

Buat para orang tua, rutin memantau status gizi dan tingkat pertumbuhan anak dengan menimbang berat badan si kecil penting dilakukan setiap bulan.

 

Alasan mengapa memantau berat badan bayi secara teratur sangat penting dilakukan karena memberi manfaat, di antaranya :

 

– Menjadi gambaran umum perkembangan fisik bayi

– Mencegah kekurangan gizi atau gizi buruk pada anak

– Mengetahui kelengkapan imunisasi anakMendeteksi gangguan atau penyimpangan tumbuh kembang anak sejak dini

– Mencegah obesitas pada bayi

– Memastikan bayi mendapatkan cukup ASI

 

  1. Hindari merespon tangisan dengan makanan

 

Bayi menangis karena berbagai alasan. Kadang karena lapar, kadang juga karena alasan lain yang mungkin tidak bisa dimengerti langsung oleh bunda. Apabila bayi menangis setelah menyusu, cobalah menghiburnya dengan cara lain, bukan dengan memberikannya susu lagi. Sebab, tidak selamanya bayi menangis karena lapar. Dengan cara ini, bunda dapat menciptakan hubungan yang sehat antara anak dengan makanan, yang akan dibawanya hingga dewasa nanti.

 

  1. Perbanyak aktivitas fisik

 

Ajak bayi bergerak sejak dini. Tidak hanya tiduran sepanjang hari. Bawa si Kecil ke lantai, lakukan tummy time, dorong ia agar bergerak. Buat tempat yang aman bagi mereka untuk menjelajah, belajar berjalan, dan berlari. Ketika ia nanti mulai belajar berjalan, ajak mereka jalan-jalan sesering mungkin, bahkan jika itu hanya mengelilingi penjuru rumah.

 

Jika bunda membangun kebiasaan aktif secara fisik, apalagi didukung oleh seluruh anggora keluarga, anak akan merasa bahwa kegiatan fisik adalah bagian dari keseharian yang normal.

Tidak hanya membantu anak mengelola berat badan yang seimbang, tetapi juga membangun kebiasaan aktif bergerak sampai dewasa nanti.

 

Memulai gaya hidup sehat tak perlu menunggu batas umur tertentu. Sedini mungkin, bayi perlu dibiasakan. Ini tidak hanya membantu anak-anak di masa sekarang, tetapi juga selamanya .

3d potret team

3Dpotret Team


Leave a Reply

Your email address will not be published.


3DPotret 2020. All rights reserved.