Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com
Desain-tanpa-judul-5.png
03/Nov/2022

hal yang perlu diperhatikan saat memberikan makanan sehat untuk bayi ialah faktor kesiapan bayi dalam menerima makanan padat. Secara umum, anak memiliki kesiapan untuk makan ketika usianya telah mencapai 4-6 bulan. Beberapa makanan bergizi seperti buah, sayur, dan daging dianjurkan para ahli untuk dikonsumsi secara rutin.

Selain memberi ASI pada usia 4-6 bulan, anak juga memerlukan asupan tambahan berupa makanan anak yang bergizi. Berbagai jenis makanan bergizi dapat diberikan apabila anak telah memiliki kesiapan untuk menerima makanan padat.

Bayam

Bayam merupakan salah satu makanan bergizi untuk anak dengan harga terjangkau. Jenis sayuran ini memiliki kandungan vitamin A, vitamin C, magnesium, hingga folat yang berperan penting dalam menjaga sistem imunitas tubuh.

Telur

Kandungan omega-3 dan protein dalam telur berperan penting dalam fungsi dan perkembangan otak anak. Lemak omega-3 ini juga bisa membantu membangun membran sel di seluruh tubuh dan otak anak.

Ikan Salmon

Mengonsumsi ikan salmon secara rutin dan teratur dapat memenuhi kebutuhan asam omega 3 yang berfungsi menjaga kesehatan tubuh. Di samping itu, masih banyak manfaat lainnya yang dapat membantu mencegah berbagai penyakit. Sehingga, jenis ikan ini sangat cocok dikonsumsi untuk anak karena mampu meningkatkan perkembangan otak.

Brokoli

Melansir dari American Institute For Cancer Research, kandungan glukosinolat dalam brokoli berfungsi menggagalkan perkembangan kanker prostat. Selain itu, brokoli juga mengandung banyak serat yang membantu menurunkan risiko kanker kolorektal.

Daging

Daging merupakan salah satu makanan bergizi untuk anak yang cocok untuk meningkatkan kecerdasan otak. Mengonsumsi daging sapi secara rutin dan teratur dapat menjaga daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.

Selain itu, daging sapi juga kaya akan vitamin B12 hingga zat besi, yang berfungsi efektif memperkuat imunitas tubuh.

Ubi Jalar

Salah satu makanan bergizi untuk anak yang berperan penting untuk perkembangan otak adalah ubi jalar. Kandungan zat kolin pada ubi jalar berfungsi efektif membantu proses kimiawi dalam sel saraf. Sehingga, hal ini mampu meningkatkan kinerja otak menjadi lebih baik.

Selain itu, ubi jalur juga mengandung vitamin A, vitamin E dan vitamin C yang berperan penting untuk mempertahankan membran sel, meningkatkan memori, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Pepaya

Buah pepaya juga mengandung zat besi dan asam folat yang berperan penting dalam membantu proses perkembangan otak. Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, konsumsi buah pepaya secara rutin dan teratur.

Makanan berbahan dasar oat ini memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan. Dalam 100 gram oat mengandung 9,9 hingga 14,9 gram total serat. Sehingga makanan bergizi ini berfungsi efektif untuk menjaga kesehatan pencernaan dan sangat cocok dijadikan menu diet.


Desain-tanpa-judul-58.png
02/Nov/2022

Mendukung pertumbuhan anak merupakan tanggung jawab para orang tua. Salah satu hal yang harus diperhatikan ialah menjaga kesehatan mata anak. Penglihatan memiliki peran penting untuk perkembangan fisik, sosial, dan kognitif bagi setiap anak.

Penuhi nutrisi untuk mata

Cara pertama menjaga kesehatan mata anak Anda adalah memberi asupan nutrisi yang baik dengan makanan yang bergizi. Memenuhi nutrisi yang baik untuk mata bisa Anda berikan dengan sayur dan buah-buahan yang kaya akan antioksidan, vitamin C, vitamin A, seng, dan omega-3

Menstimulasi indra penglihatan

Penting bagi orang tua untuk membantu perkembangan visual anak sejak bayi hingga usia 8 tahun. Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menstimulasi penglihatan si kecil, misalnya dengan memberikan mainan dengan berbagai bentuk dan warna.

Memeriksakan kesehatan mata anak

Periksakan kesehatan mata anak Anda sedari dini sejak mereka menginjak usia enam bulan. Kemudian lakukanlah pemeriksaan secara rutin setiap dua tahun sekali.

Pakaikan topi saat bermain di luar ruangan

Memakai pelindung seperti topi saat beraktivitas di siang hari dapat melindungi mata anak dari bahaya sinar UV. Usahakan tidak mengajak anak beraktivitas di luar ruangan pada saat sinar matahari sedang terik.

Membatasi penggunaan gadget

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan mata anak. Untuk itu, batasi waktu berada di depan layar atau bermain gadget bagi kesehatan mata anak Anda. Anda dapat mengajarkan anak untuk melepaskan pandangan dari layar setelah 20 menit dan melihat ke kejauhan selama paling tidak 20 detik untuk mengistirahatkan mata.

Selalu Jaga Kesehatan Mata Anak Anda

Desain-tanpa-judul-43.png
01/Nov/2022

Lewat bermain, kita memberikan anak kesempatan untuk mengasah kompetensinya sekaligus memperoleh keterampilan baru lainnya dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

ada banyak pilihan aktivitas bermain secara virtual yang dijadikan pilihan bagi orang tua. Jangan memusingkan apa pilihan mainannya.

Hal ini menyebabkan keresahan pada orang tua untuk menghadirkan kegiatan yang menghibur sekaligus bermanfaat untuk tumbuh kembang anak

Bermain adalah dunia anak. Jadi jangan salahkan atau jangan larang bila aktivitas mereka yang tampak adalah bermain terus-menerus. Sebab, bermain bukan sekadar aktivitas yang menghibur bagi anak-anak, melainkan juga cara mereka untuk belajar banyak hal di dunia ini. Bahkan, saking pentingnya, bermain juga tak luput dari hak anak yang tertera dalam Konvensi Hak Anak PBB yang harus dipenuhi oleh orang tua.

Kata siapa bayi tidak bisa bermain? Cilukba adalah salah satu permainan yang paling disukai bayi. Di usia ini, orang tua bisa mengajak bayi bermain dengan merangsang inderanya. Misal, dengan memasang gantungan warna-warni yang bisa berbunyi di atas boks bayi. Mainan ini bisa merangsang indera penglihatan serta indera pendengaran bayi.

“Kalau sudah bisa duduk, kasih mainan yang bisa dia pencet. Misal komputer-komputeran yan bisa mengeluarkan bunyi berbeda-beda,” saran Susana. Atau Anda juga bisa memberinya soft book atau buku bertekstur yang juga mengeluarkan suara bila disentuh. Ini akan melatih indera peraba, penglihatan serta pendengarannya.

Menurut Susana, hingga usia dua tahun, permainan yang sangat baik untuk mengoptimalkan perkembangan anak adalah permainan sensori yang dilengkapi dengan stimulasi untuk motorik halus. Melanjutkan dari usia bayi, di usia ini anak bisa diajak bermain menggenggam berbagai tekstur yang berbeda, seperti pasir, tepung, dan beras. Perlahan, ajarkan mereka untuk mengganti menggenggam dengan mencubit atau menjumput atau menggunakan berbagai media seperti sendok. Anak-anak juga bisa diajak membuat air berwarna-warni.

Di usia ini, orang tua bisa memfasilitasi permainan yang mengasah motorik kasar atau kemampuan fisik anak-anak, misal melompat atau berlari. “Kasih mainan yang lebih challenging, misal sepeda roda tiga, atau main melempar bola,” ujar Susana.

3-4 Tahun Di usia ini, rentang perhatian anak-anak sudah meningkat. Mereka sudah bisa bertahan fokus menyelesaikan sesuatu sampai selesai.

>4 Tahun (Usia TK) Orang tua bisa mengajak anak bermain board game sederhana seperti ular tangga atau congklak.

Tak Harus Mahal Menurut Susana, tidak semua mainan anak harus mahal. Bahkan, juga tak harus beli. ”Anak saya main kardus bekas aja happy-nya bukan main,” ceritanya. Memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitar kita untuk bermain juga bisa menjadi contoh kreativitas untuk anak.

15 Menit Sehari
Permainan semenarik apa pun atau semahal apa pun akan kurang bila orang tua tidak terlibat. Oleh karenanya, Susana menyarankan agar orang tua punya special time untuk menemani anak bermain. “Nggak perlu lama, komitmen 15 menit sehari, deh, di jam yang sama setiap hari,” sarannya. “Tapi, itu benar-benar jadi waktu buat anak. Gadget taruh dulu. Bermain bersama anak bisa menumbuhkan kedekatan,” tutupnya.


Desain-tanpa-judul-5.png
31/Oct/2022

Meski Indonesia kaya akan buah dan sayur, namun konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia terbilang masih sangat kurang. Dengan kata lain, sebagian besar masyarakat Indonesia kurang akan konsumsi buah dan sayur sesuai dengan yang direkomendasikan. Data lain, seperti studi Diet Total 2014 menyebutkan bahwa kualitas asupan energi total masyarakat indonesia utamanya bersumber dari karbohidrat, seperti nasi yang mencapai 243,9 gram per orang per hari. Sementara konsumsi protein masyarakat Indonesia berada dalam kisaran 61,2 gram per orang per hari.

Hasil dari banyak penelitian mengatakan bahwa kebutuhan anak akan nutrisi yang terdapat pada buah dan sayur harus terpenuhi. Lantas, sebenarnya apa manfaat buah dan sayur bagi anak? Buat Bunda yang belum tahu, berikut manfaatnya buah dan sayur untuk Si Kecil.

Menjaga Kekebalan Tubuh

Tahukan Bunda bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari sangat mempengaruhi tumbuh kembang Si Kecil? Oleh karenanya, makanan sehat yang mengandung nutrisi dan gizi seimbang sangat diperlukan tubuh untuk mendukung proses tumbuh kembang. Salah satu sumber nutrisi terbaik bagi Si Kecil bisa Bunda dapatkan dari buah dan sayuran. Kandungan nutrisi, seperti serat, vitamin dan mineral pada buah dan sayur dapat menjaga kekebalan tubuh anak agar tetap sehat setiap hari.

Menekan Nafsu Makan

Melihat anak gemuk tentu sangat menggemaskan ya Bunda. Namun, dibalik kelucuannya ternyata kondisi tersebut kurang baik bagi Si Kecil lho Bunda. Kok bisa? Lalu apa kaitannya dengan konsumsi buah dan sayur? Berikut penjelasannya Bunda, umumnya anak yang kurang menyukai buah dan sayur cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan atau cemilan yang tidak sehat, seperti “junk food”.

Membuat Si Kecil Lebih Cerdas

Pernah mendengar bahwa mengkonsumsi ikan mentah dapat merangsang perkembang otak dan membuat cerdas? Nah, serupa dengan hal tersebut mengkonsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang cukup ternyata dapat membuat anak lebih cerdas.

Menekan Resiko Obesitas

Dalam sebuah penelitian yang berjudul Hubungan antara Aktivitas Fisik, Kebiasaan Konsumsi Serat dan Faktor Lain dengan Kejadian Obesitas, menyebut bahwa kandungan serat di dalam buah dan sayur dapat menekan risiko terjadinya obesitas.

Meningkatkan Daya Ingat

Dari sekian banyak manfaat buah dan sayur, mungkin inilah salah satu manfaat yang tidak banyak orang tua ketahui yaitu meningkatkan daya ingat. Umumnya buah dan sayur banyak mengandung Zat antioksidan yang diyakini mampu melindungi sel-sel otak, membantu meningkatkan daya ingat serta melindungi Si Kecil dari penyakit Alzheimer.

Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi

Selain susu, nyatanya buah dan sayur seperti bayam, lobak, alpukat dan jeruk merupakan sumber terbaik kalsium yang berfungsi menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Tubuh Lebih Segar dan Bahagia

Buah dan sayur tinggi akan kandungan vitamin dan mineral. Bersama dengan dan enzim ketiganya akan bersatu dalam memperoduksi energi yang dapat membuat

Faktor Penyebab Kurangnya Konsumsi Buah dan Sayur

Sebetulnya, sudah banyak himbauan yang diberikan ke masyarakat terkait rekomendasi dan pentingnya konsumsi buah dan sayur. Namun, faktanya hingga kini konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Bahkan Indonesia menjadi negara dengan konsumsi buah dan sayur paling rendah di kawasan Asia Tenggara. Ada banyak faktor yang menyebabkan konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia jauh dari angka ideal.

Pada orang dewasa, umumnya kurangnya konsumsi buah dan sayur disebabkan oleh kesibukan pekerjaan, faktor pendidikan dan pengetahuan orang tua, hingga faktor ekonomi yang menyebabkan seseorang membatasi konsumsi buah dan sayur.

Dampak Kurang Konsumsi Buah dan Sayur

Kurangnya konsumsi buah dan sayur tentu tidak dapat diabaikan begitu saja. Pasalnya, ada konsekuensi yang merugikan bagi kesehatan jika mengabaikan asupan buah dan sayur

Berikan porsi sesuai dengan usia dan kemampuan adaptasi Si Kecil sehingga ia tertarik dan menyukai makanan tersebut. Bila Si Kecil belum juga mau mengkonsumsi buah dan sayur, jangan pernah memaksanya untuk makan ya Bunda. Paksaan hanya akan membuat Si Kecil trauma dan semakin tidak tertarik dengan buah dan sayuran yang Bunda berikan. Selamat mencoba Bunda!


Desain-tanpa-judul-51.png
29/Oct/2022

Idealnya, pendidikan jasmani sudah dimulai pada tahap usia dini, demi merangsang pertumbuhan organik, motorik, intelektual dan perkembangan emosional pada anak. Hal tersebut menandakan bahwa pada tahap usia dini, pendidikan jasmani mempunyai peran yang sangat penting membentuk karakter anak.

Olahraga adalah aktivitas yang sangat baik untuk mencapai tujuan pendidikan jasmani, Bunda. Sebab, ini merupakan aspek yang sangat penting bagi perkembangan anak.

Fokusnya pada pengaruh perkembangan fisik terhadap wilayah pertumbuhan dan perkembangan aspek lain dari manusia, hal itulah yang menjadikannya unik. Tidak ada bidang tunggal lainnya seperti pendidikan jasmani yang berkepentingan dengan perkembangan total manusia, Bunda.

Dalam kaitannya untuk menumbuhkan semangat olahraga sedari dini, berikut ini beberapa olahraga yang mungkin cocok untuk diajarkan pada anak-anak, antara lain :

Bersepeda

Manfaat fisik dari olahraga ini, yaitu dapat meningkatkan kekuatan kaki, koordinasi refleks, meningkatkan keseimbangan, mengontrol berat badan, dan memperkuat fungsi kardiovaskular. Selain itu, bersepeda juga memiliki manfaat sosial yang melatih anak untuk mempelajari apa itu keamanan dan ketahanan di jalan raya. Mereka juga belajar tentang kesabaran, disiplin, dan harga diri

Anak-anak menyukai bersepeda dan amat senang untuk memilikinya. Bersepeda juga termasuk olahraga yang menanamkan rasa kebebasan, kemandirian, dan kebanggaan. Dengan berbagai jenis sepeda yang ada, Bunda dapat ikut terlibat aktif dalam berbagai bentuk aktivitas bersepeda bersama anak.

Berenang

Olahraga ini berguna untuk melatih meningkatkan kekuatan paru-paru, mengontrol pernapasan saat berada di dalam air, juga meningkatkan kekuatan otot. Selain itu, manfaat belajar renang juga sangat bagus untuk mengatasi rasa takut akan ketinggian dan air.

Mengajari anak berenang mendorongnya untuk secara teratur dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan dan keselamatan mereka Bunda. Berenang adalah olahraga yang ideal untuk kesehatan tubuh.

Senam

Olahraga ini membantu anak menjadi sefleksibel mungkin karena menuntut mereka untuk menjadi gesit dan cekatan. Hal itu mendorong seorang anak untuk menjadi kuat dan tidak takut.

Senam merupakan olahraga yang baik untuk kesehatan anak. Manfaat utama dan terpenting dari senam adalah keseimbangan dan fleksibilitas.

Skating

Skating mengembangkan kesabaran dan mendorong koordinasi refleks. Tubuh mengembangkan kelincahan, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan kebugaran kardiovaskular, dan membantu menjaga keseimbangan tubuh.

Meskipun sedikit mahal, skating merupakan olahraga populer di kalangan anak-anak saat ini, dan beberapa profesional juga mengajarkan olahraga yang satu ini secara terstruktur. Ini adalah aktivitas yang bagus untuk dilakukan oleh anak-anak.

Anak siap olahraga diartikan ketika mereka memiliki kemampuan fisik, mental, dan sosial untuk berolahraga. Meski pedoman umum mungkin bisa membantu Bunda memilih olahraga berdasarkan usia, penting diingat bahwa anak-anak berkembang dengan kecepatan berbeda.


Desain-tanpa-judul-49.png
28/Oct/2022

Dukungan orang tua merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam membantu membentuk pola hidup sehat pada anak. Orang tua perlu berperan aktif, tidak hanya dengan membimbing, tapi juga memberi contoh perilaku hidup sehat.

anak membentuk kebiasaannya dengan mengamati dan meniru orang lain, terutama orang tuanya. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperkenalkan perilaku hidup sehat kepada anak:

Aktif Melakukan Kegiatan Fisik

aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin sejak dini dapat memengaruhi metabolisme tubuh dalam membakar kalori saat dewasa. Ajak anak untuk melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan baginya, seperti bermain di taman atau melakukan jenis olahraga kesukaannya. Jika memungkinkan, sediakan peralatan olahraga di rumah.

Konsumsi Makanan Sehat

Membiasakan anak untuk makan cukup sayur dan buah kadang tidak mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Ajak anak untuk ikut terlibat menyiapkan makanan, sehingga mendorong ketertarikannya untuk mengenal beragam sayur dan buah. Gunakan kesempatan ini untuk menjelaskan tentang berbagai manfaat tiap jenis sayur dan buah yang ada.

Menjaga Kebersihan Diri

Kebersihan diri adalah awal dari hidup yang sehat. Menjaga kebersihan diri membantu melindungi anak dari kuman dan mencegah timbulnya berbagai penyakit. Oleh sebab itu, pendidikan tentang kebersihan perlu diberikan sedini mungkin agar anak terbiasa untuk merawat tubuhnya sendiri.

Gaya hidup sehat perlu diperkenalkan kepada anak sejak dini. Kebiasaan-kebiasaan yang baik berperan penting untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya dan mendukungnya tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat.


Desain-tanpa-judul-34.png
27/Oct/2022

  1. Pola makan yang sehat
    Pola makan yang sehat mempengaruhi kesehatan ibu dan anak. Jika kesehatan ibu terjaga maka bisa mengurus si anak dengan baik. Sebaliknya, jika ibu sakit, kesehatan si anak bisa terganggu. Makanan yang dikonsumsi sebaiknya mengandung gizi yang lengkap dan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan serat, sesuai kebutuhan tubuh.
  2. Memenuhi waktu tidur yang ideal
    Manusia memiliki kebutuhan waktu tidur yang berbeda-beda. Bayi yang baru lahir memerlukan 14-17 jam untuk tidur, balita memerlukan waktu tidur selama 10-13 jam, dan kebutuhan waktu tidur orang dewasa adalah selama 7-9 jam. Sayangnya, masih banyak orang mengabaikan pentingnya tidur yang cukup setiap hari. Padahal, durasi dan kualitas tidur sangat memengaruhi kondisi kesehatan.
  3. Menghindari paparan asap rokok
    Usahakan untuk selalu menghindari paparan asap rokok dan polusi udara. Asap rokok bisa memicu infeksi saluran pernapasan, gangguan paru-paru, bahkan dapat berakibat fatal bagi anak-anak. Oleh karena itu, dusahakan untuk selalu menjaga kebersihan udara di lingkungan tempat tinggal
  4. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan, usahakan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan karena sangat membantu dalam usaha meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Pastikan menjaga kebersihan diri anak, dengan memandikan atau membersihkan tubuhnya secara rutin, mengganti pakaiannya setiap hari, serta memastikan ruang tidur dan tempat bermainnya dalam keadaan yang bersih. Selain itu si ibu juga perlu menjaga kebersihan diri sendiri agar tidak menularkan kuman penyakit pada si anak. Salah satunya adalah dengan rajin mencuci tangan setelah beraktivitas dan sebelum berinteraksi dengan si anak.

Desain-tanpa-judul-30.png
26/Oct/2022

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah elektron dari pasangan elektron bebasnya, atau merupakan hasil pemisahan homolitik suatu ikatan kovalen. Akibat pemecahan homolitik, suatu molekul akan terpecah menjadi radikal bebas yang mempunyai elektron tak berpasangan

Untuk bisa melawan dan menyeimbangkan jumlah radikal bebas dalam tubuh, Anda perlu mengonsumsi banyak makanan yang mengandung antioksidan. Antioksidan merupakan molekul yang dapat berinteraksi dengan radikal bebas dengan aman, sehingga dapat mengurangi jumlah radikal bebas dalam tubuh sebelum menyebabkan kerusakan sel.

Tubuh tidak dapat menghasilkan antioksidan, sehingga Anda perlu mendapatkan antioksidan dari luar tubuh. Antioksidan ini dapat Anda temukan dalam berbagai macam makanan, terutama makanan yang mengandung vitamin E, vitamin C, dan betakaroten (vitamin A), serta dalam mineral selenium.

Berikut Sumber Makanan Yang Dapat Mencegah Radikal Bebas :

Vitamin C

Asam askorbat atau biasa dikenal sebagai vitamin C juga merupakan salah satu vitamin yang memiliki sifat antioksidan. Sehingga, dengan mengonsumsi makanan sumber vitamin C, ini dapat membantu Anda dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

Anda bisa mendapatkan sumber vitamin C ini dari jeruk, stroberi, tomat, nanas, pepaya, kiwi, mangga, bayam, brokoli, asparagus, kol brussels, dan masih banyak lagi.

Vitamin E

Vitamin E atau d-alfa tokoferol merupakan vitamin larut lemak yang mempunyai sifat sebagai antioksidan dalam tubuh. Anda bisa mendapatkan vitamin E ini dari konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, minyak nabati, gandum, beras merah, oatmeal, dan sayuran hijau.

Selenium

Selenium merupakan mineral yang juga bersifat antioksidan, sehingga memainkan peran penting dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Anda bisa memeroleh selenium dari berbagai macam makanan yang berasal dari tanah dan dari makanan hewani yang mendapat pakan kaya selenium

Betakaroten (vitamin A)

Betakaroten merupakan prekursor vitamin A yang juga mempunyai sifat antioksidan kuat. Sangat mudah sebenarnya menemukan makanan yang mengandung vitamin A ini.

Beberapa contoh makanan yang mengandung vitamin A adalah wortel, tomat, blewah, ubi jalar, kuning telur, susu, bayam, brokoli, hati, dan biji-bijian. Namun, sebaiknya jangan mengonsumsi makanan tinggi vitamin A (seperti hati) secara berlebihan, karena kandungan vitamin A dalam tubuh yang berlebihan dapat berubah menjadi racun.

Adanya radikal bebas berlebih dapat merusak sel-sel tubuh karena mengambil elektron dari sel. Vitamin C sangat bermanfaat bagi tubuh karena memiliki sifat sebagai antioksidan. Vitamin ini dapat memberikan elektron kepada radikal bebas sehingga radikal bebas menjadi stabil.


Desain-tanpa-judul-4.png
25/Oct/2022

Pastinya, karena ada banyak tempat yang banjir, Anda diminta untuk selalu menjaga kesehatan. Namun sebenarnya, kesehatan anak juga harus diperhatikan. Apalagi pada musim penghujan seperti sekarang ini. Biasanya, anak-anak menjadi rentan sakit pada periode basah ini. Ada saja penyakit yang bisa mampir, mulai dari influenza, batuk, hingga demam berdarah. Karena itu, berbagai persiapan kesehatan untuk anak sangat penting dilakukan oleh setiap ayah dan ibu.

Selain ada banjir, biasanya kondisi daya tahan tubuh Anda dan anak akan melemah. Untuk itu, sebagai orang tua harus tetap menjaga kesehatan si Kecil. Caranya, dengan melakukan beberapa langkah ini. Jangan sampai ada yang ketinggalan, ya. Sebenarnya, Anda tak perlu khawatir. Ini karena Anda bisa membuat daya tahan tubuh si Kecil kembali normal.

Anda dapat membantu menjaga kesehatan anak pada musim hujan. Coba ikuti, ya!

Pastikan Anak Minum Air Bersih

Sejumlah penyakit, seperti diare dan kolera, disebabkan oleh asupan air yang terkontaminasi. Selalu pastikan anak Anda minum air yang bersih dan aman untuk mencegah infeksi dan penyakit.

Jaga Kebersihan Lingkungan

Menjaga lingkungan Anda tetap bersih selama musim hujan mencegah nyamuk dan hewan penyebab penyakit lainnya berkembang biak dan mengerumuni rumah Anda.

Tutup Wadah Penampungan Air

Nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak di air yang tergenang. Itulah mengapa Anda perlu mengosongkan atau menutup wadah penampungan air di sekitar rumah untuk mencegah nyamuk berkembang biak di dalamnya.

Siapkan Perlengkapan Hujan

Perlengkapan hujan ini meliputi payung, jas hujan, dan sepatu hujan. Bawakan untuk anak Anda agar mereka terlindungi dari basah kuyup, terkena air hujan yang menggenang di jalan-jalan, yang mungkin terkontaminasi dengan berbagai bakteri.

Berikan Asupan Makanan yang Sehat

Makanan yang bernutrisi dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh anak. Seiring dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, mereka akan tetap terlindungi dari penyakit-penyakit yang berkaitan dengan musim hujan.

Bimbing Anak untuk Mencuci Tangan dengan Benar

Mencuci tangan dengan benar dapat membantu melindungi anak dari kuman dan infeksi virus yang dapat ditularkan melalui berbagai cara

 

Demikian tujuh cara yang dapat dilakukan orang tua agar kesehatan terjaga selama musim hujan. Pastikan juga anak mendapatkan istirahat yang cukup, yang dapat disesuaikan dengan usianya. Tidur berguna untuk memulihkan seluruh sistem tubuh sehingga kebal terhadap virus maupun bakteri.


Desain-tanpa-judul-3.png
24/Oct/2022

Tak harus dari hal berat tetapi bisa dimulai dari hal-hal sederhana, tentang kebersihan, kasih sayang atau kesehatan Ada beberapa kebiasaan baik yang harus diajarkan pada anak sejak dini, ini tidak hanya akan membentuk karakter anak, tetapi juga akan sangat berguna hingga ia dewasa kelak. Karena itulah peran orangtua sangat penting untuk mulai mengajarkan anak kebiasan positif,

berikut kebiasaan baik yang harus diajarkan pada anak sejak dini.

Membaca setiap hari

Mengembangkan keterampilan membaca yang kuat adalah komponen penting dari keberhasilan anak di sekolah sekarang, dan di tempat kerja di kemudian hari.
membaca membantu membangun harga diri anak, hubungan dengan orang tua dan orang lain, dan kesuksesan di kemudian hari.

Jangan melewatkan sarapan

Menanamkan rutinitas waktu makan yang teratur di masa kanak-kanak memungkinkan mereka melanjutkan kebiasaan baik ini ketika mereka lebih besar. Ajari mereka bahwa sarapan sehat, karena meningkatkan energi dan otak, membantu mereka tetap kuat serta mencegah penyakit kronis.

Membiasakan olahraga

Tidak semua anak menyukai olahraga. Beberapa mungkin takut kelas olahraga. Tetapi jika mereka melihat orangtu tetap aktif dan menemukan aktivitas fisik yang mereka sukai, tetap sehat dan aktif menjadi mudah. Mereka sangat mungkin membawa kecintaan mereka pada kegiatan ini hingga dewasa.

Biasakan minum air putih

Anda dapat menjaga pesan tetap sederhana. Air itu sehat. Minuman bersoda tidak sehat. Bahkan jika anak-anak tidak memahami semua alasan mengapa terlalu banyak gula tidak baik untuk mereka, orangtua dapat membantu mereka memahami dasar-dasarnya.

Makan bersama keluarga

Dengan jadwal keluarga yang padat, sulit untuk menemukan waktu untuk duduk dan menikmati makan bersama. Tapi itu layak untuk dicoba. Makan bersama akan membuat ikatan keluarga semakin kuat dan anak-anak akan lebih bisa menyesuaikan diri.

Tetap positif

Sangat mudah bagi anak-anak untuk berkecil hati ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan mereka. Bantu mereka mempelajari ketahanan ketika mereka mengalami kemunduran dengan menunjukkan kepada mereka pentingnya tetap positif. Bantu anak-anak mengembangkan harga diri yang sehat dan pola pikir positif dengan mengajari mereka bahwa mereka menyenangkan, mampu, dan unik, apa pun yang mereka hadapi.

Habiskan waktu bersama teman

Persahabatan sangat penting untuk perkembangan anak usia sekolah yang sehat, Bermain dengan teman mengajarkan anak-anak keterampilan sosial yang berharga seperti komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah. Memiliki teman juga dapat mempengaruhi kinerja mereka di sekolah.

Anak-anak adalah cerminan dari didikan orangtua, jadi orangtua harus bisa membentuk karakter anak sejak dini jika ingin kelak anak-anak menjadi sukses, mandiri dan bisa bertanggung jawab pada dirinya sendiri.


3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak