Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com
Desain-tanpa-judul-1-1.png
22/Oct/2022

Semakin bertambah usia anak, maka semakin meningkat pula jumlah kecukupan gizi yang harus dipenuhi setiap harinya. Maka itu sebagai orangtua, Anda dituntut harus selalu memberikan sumber makanan yang bisa membantu memenuhi nutrisi atau gizi anak.

Tak perlu bingung, berikut pilihan yang bisa Anda berikan untuk si buah hati:

Karbohidrat

Karbohidrat adalah makanan pokok yang mesti ada di setiap menu makan si kecil. Karbohidrat yang dimakan akan diolah langsung menjadi gula darah, sumber energi untuk semua organ di dalam tubuh si kecil.

Protein

Supaya kebutuhan protein anak tercukupi, ada berbagai sumber makanan yang bisa Anda berikan. Mulai dari protein hewani yang berasal dari hewan, sampai protein nabati dari tumbuh-tumbuhan.

Contoh protein hewani meliputi telur, keju, susu, ikan, daging ayam, daging sapi, udang, dan lain sebagainya. Sementara protein nabati yakni kacang-kacangan, gandum, lentil, brokoli, oat, dan lainnya.

Lemak

Kalori yang terkandung di dalam lemak terbilang cukup tinggi ketimbang zat gizi yang lainnya. Akan tetapi, sebenarnya lemak tidak selamanya buruk. Lemak merupakan salah satu sumber energi cadangan yang penting bagi tubuh.

Selain itu, lemak juga membantu proses penyerapan vitamin, membangun sel dan jaringan, melancarkan pembekuan darah, serta mendukung pergerakan otot.

Vitamin dan mineral

Jika beberapa zat gizi yang dijabarkan sebelumnya tergolong makro, vitamin dan mineral masuk ke dalam zat gizi mikro. Meski namanya mikro, tapi kebutuhan hariannya tidak boleh dikesampingkan dan harus tercukupi.

Mudahnya, Anda bisa memberikan berbagai jenis sayur dan buah-buahan setiap harinya untuk membantu mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral.

 

Meski berasal dari sumber yang sama, tapi tekstur makanan untuk tiap usia anak bisa berbeda. Ambil contoh pada bayi di atas 6 bulan, olahan makanan biasanya diberikan dalam bentuk bubur halus sebagai makanan pendamping ASI (MPASI). Hingga usia sebelum 12 bulan dapat diperkenalkan makanan keluarga dengan tekstur yang lebih lunak.

Sementara saat menginjak usia di atas 1 tahun, umumnya anak sudah bisa diberikan makanan yang sama dimakan oleh anggota keluarga lain.


Desain-tanpa-judul-2.png
21/Oct/2022

Sebagai orang tua, kita tidak boleh hanya berpangku tangan pada faktor genetik untuk membuat anak tumbuh optimal.anak dimulai dari dia lahir ke dunia, Bunda. Sejak saat itu, kita perlu memantau pertumbuhan dan perkembangan buah hati sesuai usianya ya.

Cara terbaik mengembangkan potensi genetik anak adalah dengan memenuhi kebutuhan dasarnya. Setiap kebutuhan dasar ini harus dipenuhi 100 persen, terutama sampai usia anak 6 tahun.

berikut 3 kebutuhan dasar anak yang harus dipenuhi Ayah dan Bunda di periode kritis agar tumbuh kembang buah hati optimal:

 

Asah

Sampai anak berusia 6 tahun, dia akan memasuki fase sensitif terhadap respon pembelajaran yang diberikan. Selain stimulasi, nutrisi juga perlu diberikan ya.

Kebutuhan asah ini mencakup stimulasi tumbuh kembang buah hati. Saraf anak yang berkembang harus dirangsang dengan stimulasi agar potensi genetiknya optimal.

Asih

Kebutuhan dasar asih berkaitan dengan pemberian kasih sayang orang tua pada anaknya. Kasih sayang yang baik yakni bersifat positif.

anak yang mendapatkan kasih sayang negatif cenderung mengalami keterlambatan berkembang. Misalnya, anak yang terus dilayani tanpa diberikan kesempatan untuk belajar bicara bisa membuatnya mengalami keterlambatan bicara.

Asuh

Kebutuhan dasar asuh mencakup kebutuhan nutrisi anak yang harus dipenuhi selama masa pertumbuhannya, Bunda. Pada bayi 0-6 bulan, nutrisi dapat dipenuhi dengan pemberian ASI eksklusif ya. Setelah itu, Bunda bisa berikan makanan pendamping ASI (MPASI) bernutrisi.

Selain nutrisi, kebutuhan asuh juga mencakup pemberian imunisasi sejak bayi lahir. Imunisasi dibutuhkan untuk mencegah anak dari penyakit.

Kebutuhan asuh yang perlu dipenuhi lainnya adalah lingkungan sehat untuk anak beraktivitas, membuat rumah dengan ventilasi yang baik, serta rekreasi bagi anak

Selain itu, pola asuh juga berkaitan dengan kasih sayang. Bunda sebaiknya tidak menerapkan pola asuh primitif untuk mencegah gangguan perilaku pada anak.


Desain-tanpa-judul5.png
20/Oct/2022

Gadget adalah salah satu perangkat elektronik yang kini semakin populer dan banyak digunakan masyarakat. Bahkan dapat dikatakan, penggunaan gadget di era teknologi seperti saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar orang. Contoh saja smartphone.

Diantaranya smartphone seperti iphone, android, blackberry serta notebook. Dalam psikologi perkembangan anak usia dini dikatakan sebagai anak yang berumur 0-6 tahun. Gadget berdampak terhadap perkembangan sosial anak usia dini . Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini terdapat dampak positif dan dampak negatif. Penggunaan gadget yang berlebihan akan membawa dampak buruk bagi perkembangan sosial dan emosional anak

Dampak buruk penggunaan gadget pada anak antara lain anak menjadi pribadi tertutup, gangguan tidur, suka menyendiri, perilaku kekerasan, pudarnya kreativitas, dan ancaman cyberbullying. Solusi terhadap permasalahan pemakaian gadget pada anak usia dini dengan cara membatasi pemakaian gadget, mengawasi anak dalam bermain gadget dengan figur orang tua yang berperan sangat penting serta memberi jadwal waktu yang tepat saat anak bermain gadget, agar gadget tidak dapat menghambat perkembangan sosial anak usia dini.

Namun, ada juga risiko anak-anak menjadi terlalu bergantung pada gadget dan teknologi. Mereka mungkin tidak dapat bersosialisasi dengan baik dengan orang lain dan mereka dapat menjadi kecanduan screen time. Inilah sebabnya mengapa penting bagi orang tua untuk memantau penggunaan gadget anak-anak mereka dan memastikan bahwa mereka menggunakannya dalam jumlah sedang.

Efek Media Sosial

Efek Negatif Media Sosial

Salah satu dampak negatif dari media sosial adalah dapat menyebabkan kecanduan. Penelitian telah menunjukkan bahwa media sosial bisa membuat ketagihan seperti narkoba atau alkohol. Efek negatif lainnya adalah dapat menyebabkan kecemasan dan depresi. Ini karena orang membandingkan hidup mereka dengan kehidupan “sempurna” yang mereka lihat di media sosial dan merasa tidak sesuai.

Efek Media Sosial

Media sosial telah menjadi salah satu bentuk komunikasi yang paling populer, terutama di kalangan anak muda. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa lebih dari 60% remaja menggunakan media sosial setiap hari. Meskipun media sosial dapat menjadi cara yang bagus untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga, media sosial juga dapat berdampak negatif pada perkembangan anak.

Efek Positif Media Sosial

Terlepas dari efek negatifnya, media sosial juga dapat memiliki beberapa efek positif pada perkembangan anak. Ini bisa menjadi cara yang bagus untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga, terutama jika Anda tinggal jauh dari mereka.

Efek kesehatan

Ada efek kesehatan positif dan negatif dari gadget modern pada perkembangan anak. Sisi positifnya, penggunaan gadget dapat membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halusnya. Mereka juga dapat meningkatkan penglihatan anak-anak dan meningkatkan rentang perhatian mereka. Sisi negatifnya, gadget dapat menyebabkan masalah seperti sakit kepala, sakit leher, dan mata kering.

Gadget juga dapat berpengaruh pada perkembangan emosi anak. Sisi positifnya, gadget dapat membantu anak merasa terhubung dengan teman dan anggota keluarganya. Mereka juga dapat memberikan rasa aman bagi anak. Sisi negatifnya, gadget dapat menimbulkan perasaan terisolasi dan kesepian. Sekali lagi, penting bagi orang tua untuk menyadari efek emosional positif dan negatif dari gadget modern pada perkembangan anak.

Perkembangan Mental

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pengaruh gadget terhadap perkembangan mental anak. Beberapa ahli percaya bahwa terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk menatap layar dapat memengaruhi kemampuan anak untuk berkonsentrasi dan memperhatikan. Selain itu, ini juga dapat menyebabkan masalah dengan memori jangka pendek.

Dengan lebih banyak anak menghabiskan waktu bermain dengan ponsel atau tablet mereka, mereka mungkin memiliki lebih sedikit kesempatan untuk terlibat dalam interaksi tatap muka dengan teman sebayanya. Hal ini dapat berdampak negatif pada perkembangan keterampilan sosial mereka.

Hubungan Antara Penggunaan Perangkat dan Kebiasaan Tidur

Cahaya biru (Blue Light) dari layar dapat mengganggu siklus tidur alami anak, yang menyebabkan kualitas tidur lebih buruk. Hal ini dapat berdampak besar pada kesehatan dan perkembangan anak.Penggunaan gadget juga dapat menyebabkan aktivitas fisik berkurang. Anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan bermain dengan gadget mereka kehilangan kesempatan penting untuk aktivitas fisik. Hal ini dapat menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan lainnya di kemudian hari.Penting bagi orang tua untuk memantau penggunaan gadget anak-anaknya dan memastikan tidak menjadi berlebihan.

Kontrol Orang Tua Atas Teknologi Secara Keseluruhan.

lebih penting dari sebelumnya bagi orang tua untuk menyadari efek gadget modern pada perkembangan anak-anak mereka. Screen time adalah salah satu area perhatian terbesar.

Meskipun ada beberapa manfaat dari screen time yang terbatas, seperti aplikasi pendidikan dan pembelajaran menggunakan teknologi, terlalu banyak screen time dapat merugikan. Ini dapat menyebabkan masalah dengan perhatian dan konsentrasi, masalah tidur, perilaku agresif, dan obesitas.

Itulah mengapa sangat penting bagi orang tua untuk membatasi screen time anak-anak mereka dan memastikan mereka menggunakan teknologi dengan cara yang sehat.

Ada beberapa cara untuk melakukan ini:

  • Terlibat dalam aktivitas online anak Anda – ketahui apa yang mereka lakukan, siapa yang mereka bicarakan.
  • Pilih kualitas daripada kuantitas dalam hal konten – cari aplikasi dan situs web yang mendidik atau memperkaya daripada hanya membiarkan anak-anak Anda menelusuri media sosial atau bermain game tanpa berpikir.
  • Tetapkan batas screen time secara keseluruhan dan untuk perangkat tertentu.
  • Contohkan perilaku sehat Anda sendiri – simpan ponsel Anda sendiri saat Anda menghabiskan waktu bersama anak-anak Anda dan beri mereka perhatian penuh.

Kesimpulannya, ada pengaruh positif dan negatif gadget modern terhadap perkembangan anak. Orang tua perlu mewaspadai efek tersebut agar dapat membantu anaknya menggunakan gadget dengan cara yang bermanfaat bagi perkembangannya.


Desain-tanpa-judul-11.png
19/Oct/2022

Mendukung pertumbuhan anak merupakan tanggung jawab para orang tua. Salah satu hal yang harus diperhatikan ialah menjaga kesehatan mata anak. Penglihatan memiliki peran penting untuk perkembangan fisik, sosial, dan kognitif bagi setiap anak.

Lalu, bagaimana orang tua dapat menjaga kesehatan mata anak? Simak tipsnya melalui artikel ini.

Memeriksakan kesehatan mata anak

Periksakan kesehatan mata anak Anda sedari dini sejak mereka menginjak usia enam bulan. Kemudian lakukanlah pemeriksaan secara rutin setiap dua tahun sekali. Hal ini diperlukan untuk menghindari gangguan mata yang mungkin terjadi pada anak Anda.

Menstimulasi indra penglihatan

Penting bagi orang tua untuk membantu perkembangan visual anak sejak bayi hingga usia 8 tahun. Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menstimulasi penglihatan si kecil, misalnya dengan memberikan mainan dengan berbagai bentuk dan warna. Namun, tetap pastikan kalau mainan yang diberikan aman.

Penuhi nutrisi untuk mata

Cara pertama menjaga kesehatan mata anak Anda adalah memberi asupan nutrisi yang baik dengan makanan yang bergizi. Memenuhi nutrisi yang baik untuk mata bisa Anda berikan dengan sayur dan buah-buahan yang kaya akan antioksidan, vitamin C, vitamin A, seng, dan omega-3. Wortel, tomat, stroberi, ikan salmon, dan ikan tuna merupakan contoh nutrisi yang bagus untuk kesehatan mata.

Membatasi penggunaan gadget

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan mata anak. Untuk itu, batasi waktu berada di depan layar atau bermain gadget bagi kesehatan mata anak Anda. Anda dapat mengajarkan anak untuk melepaskan pandangan dari layar setelah 20 menit dan melihat ke kejauhan selama paling tidak 20 detik untuk mengistirahatkan mata.

 

Selalu Jaga Kesehatan Mata Anak Anda

Terkadang perilaku si kecil ketika bermain sulit kita tebak, maka itu Anda perlu mengawasi anak agar tidak melakukan kebiasaan yang berdampak buruk, termasuk pada matanya. Ingatkan anak untuk tidak. Melakukan kebiasaan mengucek mata berlebihan, menonton televisi atau bermain gadget terlalu dekat dengan layar, hingga bermain kotoran.


Desain-tanpa-judul-1.png
18/Oct/2022

Sikecil membutuhkan asupan makanan yang cukup agar nantinya mereka bisa bersemangat dan bisa beraktivitas di sekolah.

Berikut makanan tidak sehat untuk anak-anak dan orang tua wajib untuk menghindari anak dari makanan tersebut.

Kentang Goreng

Siapa yang tidak suka kentang goreng? Kentang goreng merupakan makanan yang disukai orang dewasa dan juga anak-anak. Namun di balik nikmatnya kentang goreng, ternyata kentang goreng ini harus dihindari oleh anak-anak. Hal tersebut karena kentang yang digoreng tersebut mempunyai kandungan lemak trans yang dihasilkan dari minyak goreng.

Apabila anak Anda ingin mengonsumsi kentang goreng, pastikan Anda juga menambahkan sayur-sayuran pada kentang goreng tersebut.

Mie Instan

Mie instan adalah makanan yang sering kita masak, apabila di rumah tidak ada makanan yang cukup. Mie instan yang rasanya nikmat dan bisa digunakan untuk mengatasi lapar harus dihindari atau tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak. Hal tersebut karena mie instan mengandung sodium, yang mana sodium tersebut dapat meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah yang meningkat membuat anak bisa sakit kepala yang berlebih.

Kandungan sodium pada mie instan, juga dapat meningkatkan resiko kanker pada anak-anak. Kanker ini dapat meningkatkan resiko kematian, pada anak-anak.

Makanan Cepat Saji

Yogurt yang mempunyai rasa biasa dikonsumsi oleh orang yang sudah dewasa maupun anak-anak. Namun yogurt yang mempunyai rasa tersebut, tidak baik untuk kesehatan pada anak-anak.

Apabila anak-anak ingin mengonsumsi yogurt ada baiknya untuk mengonsumsi yogurt yang rasanya tawar. Rasa tawar pada yogurt tersebut tidak berdampak buruk bagi kesehatan pada anak-anak.

Permen

Anak-anak sangat menyukai permen yang rasanya manis. Di balik nikmatnya permen manis tersebut ternyata tidak menyehatkan bagi anak-anak.

Bila anak Anda menginginkan manisan dari buah-buahan, Anda dapat memberikan anak Anda buah-buahan yang asli. Buah-buahan yang asli tersebut sangat menyehatkan tubuh bagi anak-anak

Keju

Anak-anak sangat menyukai keju dan keju ini juga mudah ditemui. Namun keju yang sangat disukai oleh anak-anak ini, ternyata sangat berbahaya bagi anak-anak.

Tidak hanya terdapat lemak jenuh, keju juga terdapat kandungan polutan di dalamnya. Kandungan polutan yang terdapat pada keju tersebut, sangat membahayakan kesehatan anak-anak.

Kue Manis

Kue manis merupakan salah satu makanan yang disukai anak-anak, dan biasanya kue manis ini juga bisa ada pada saat ulang tahun. Namun ternyata kue manis tersebut, tidak menyehatkan bagi tubuh anak anak.

Kue ini harus benar benar di hindari oleh anak-anak, agar anak anak bisa tetap terjaga kesehatan tubuh yang. Orang tua bisa memberikan makanan, yang dapat menyehatkan tubuh anak anak.

Hindari pula makanan yang berpotensi menyebabkan tersedak. Usia 24-36 bulan Meskipun anak sudah lebih banyak mengonsumsi variasi


Desain-tanpa-judul.png
17/Oct/2022

Seiring bertambahnya usia anak, ia akan secara bertahap membangun kekebalan terhadap pilek.Disebut juga infeksi saluran pernapasan atas, pilek kebanyakan terjadi karena virus. Faktanya, ada lebih dari 200 jenis virus yang dapat menyebabkan pilek. Virus penyebab pilek menyebar dan menular melalui bersin, batuk, dan kontak langsung dengan pengidap.

Cuaca dingin sebenarnya tidak menyebabkan pilek. Namun, masalah kesehatan ini lebih sering terjadi pada bulan-bulan musim dingin. Hal ini karena:

  • Kemampuan tubuh untuk melawan virus flu berkurang pada suhu yang lebih rendah.
  • Virus flu tinggal di udara dan di permukaan lebih lama di lingkungan yang dingin dan kering.
  • Orang-orang berada dalam kontak yang lebih dekat satu sama lain karena mereka tinggal di dalam rumah.

Gejala Pilek pada Anak

Gejala pilek sangat bervariasi pada setiap anak, tetapi umumnya akan menunjukkan tanda berikut:

  • Sakit kepala
  • Mata merah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Terkadang disertai dengan demam.
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Sering bersin
  • Sakit tenggorokan dan telinga
  • batuk

Meski begitu, tetap waspada dengan risiko komplikasi seperti infeksi telinga, radang tenggorokan atau croup, atau infeksi pada saluran pernapasan bawah. Jadi, apabila gejala pilek pada anak tidak kunjung membaik, ibu bisa segera bertanya pada dokter anak bagaimana perawatan yang tepat.

 

  • Membantu melegakan hidung tersumbat. Semprotan hidung dengan obat tidak dianjurkan diberikan pada anak kecil. Sebagai gantinya, ibu bisa menggunakan humidifier untuk membantu memecah lendir.
  • Membantu melegakan hidung tersumbat. Semprotan hidung dengan obat tidak dianjurkan diberikan pada anak kecil. Sebagai gantinya, ibu bisa menggunakan humidifier untuk membantu memecah lendir.
  • Berikan makanan atau minuman hangat. Ini akan membantu melegakan tenggorokan dan membuat tubuh lebih nyaman.
  • Jaga agar anak tetap terhidrasi. Cara ini akan membantu mengurangi gejala pilek dan flu serta membuatnya merasa lebih baik. Ibu perlu tahu bahwa demam dapat menyebabkan dehidrasi. Si Kecil mungkin tidak merasa haus seperti biasanya, bisa juga tenggorokan mereka mungkin terasa tidak nyaman saat minum.

Jika cara tadi masih belum membantu mengatasi pilek pada anak, ibu perlu segera memeriksakan sang buah hati ke dokter.


Desain-tanpa-judul-9.png
13/Oct/2022

Selalu aktif dan energik merupakan hal yang umum terlihat pada anak, terutama pada masa prasekolah. Namun, Anda patut waspada bila perilaku aktifnya justru membuat mereka kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari atau bahkan menyebabkan gangguan interaksi dengan teman sebayanya. Kondisi ini bisa jadi merupakan gejala attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Kategori Anak Hiperaktif atau ADHD

Perilaku anak hiperaktif atau anak dengan ADHD dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu kurang memperhatikan (inatensi) dan tidak bisa diam atau hiperaktif-impulsif.

Anak hiperaktif dengan kategori inatensi memiliki gejala sebagai berikut:

  • Mudah teralihkan dan memiliki perhatian yang pendek
  • Seringkali ceroboh dalam mengerjakan sesuatu
  • Mudah lupa atau kehilangan sesuatu
  • Selalu tidak tepat dalam menjalankan sebuah instruksi
  • Sulit mengikuti aktivitas yang menghabiskan terlalu banyak waktu

Sementara itu, anak hiperaktif dengan kategori hiperaktif-impulsif memiliki gejala berikut ini:

  • Tidak bisa duduk diam, terutama dalam lingkungan yang tenang
  • Selalu merasa gelisah
  • Sulit berkonsentrasi saat mengerjakan tugas
  • Suka menggerakkan tubuhnya secara berlebihan
  • Sering atau banyak berbicara
  • Tidak bisa menunggu giliran
  • Sering bertindak tanpa berpikir

Cara Mendampingi Anak Hiperaktif

Jika Anda memiliki anak hiperaktif, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengontrol perilaku anak:

  1. Membangun kehidupan anak yang terorganisir dan terstruktur

Bantulah anak Anda dalam mengelola kehidupannya, seperti mengatur waktu beraktivitas atau menjaga lingkungannya tetap rapi.

2. Menciptakan waktu tidur yang teratur

ADHD dapat menyebabkan masalah tidur yang membuat gejalanya semakin parah. Ciptakan waktu tidur anak yang baik dengan tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya.

3. Menerapkan disiplin positif pada anak

Terapkanlah disiplin yang tegas dengan penuh kasih sayang. Anda dapat melakukannya dengan cara menghargai perilaku baik yang anak lakukan dan mencegah perilaku negatif yang berada di luar kendali.

4. Menghabiskan waktu bersama anak

Luangkan waktu Anda setiap harinya untuk sekadar berbincang dan beraktivitas bersama anak. Berikan anak Anda perhatian penuh dan pujilah perilaku positif yang ia lakukan.

5. Membina hubungan keluarga yang sehat

Hubungan antara semua anggota keluarga berperan besar dalam mengelola atau mengubah perilaku anak hiperaktif. Pasangan suami-istri dengan ikatan yang kuat sering kali merasa lebih mudah menghadapi tantangan menjadi orang tua.

Dukungan penuh dari orang tua, tenaga pengajar, dan orang-orang di sekitarnya sangatlah penting untuk tumbuh kembang anak hiperaktif. Bawalah ia ke dokter secara berkala untuk memastikan perkembangannya. Anda juga bisa meminta bantuan terapis profesional untuk memberikan pelatihan atau bimbingan khusus.


aa5xe-bi3y5.png
12/Oct/2022

Diare pada anak adalah salah satu penyakit yang bisa disembuhkan di rumah, asalkan dengan penanganan yang tepat

Penanganan diare pada anak dari segi makanan harus dilakukan dengan tepat ya, Bun. Yuk, ketahui tips penanganan diare pada anak berikut ini.

Asupan Makanan saat Anak Diare

Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Bunda pahami mengenai asupan makanan saat anak diare.

  • Tetap makan 3 kali sehari, walau dalam porsi lebih sedikit.
  • Konsumsi makanan yang mengandung garam, misalnya biskuit atau sup.
  • Jika dibutuhkan, penanganan diare pada anak boleh mengikutsertakan beberapa jenis makanan berikut:
  • Daging ayam, ikan, atau sapi yang sudah dimasak dengan baik
  • Telur rebus
  • Pisang
  • Bubur apel

Makanan yang Harus Dihindari saat Anak Diare

  • Makanan yang digoreng dan makanan berminyak
  • Fast food atau makanan olahan seperti nugget dan sosis
  • Jus dalam kemasan yang mengandung banyak gula

Penuhi Kebutuhan Cairan

Diare pada anak sering dibarengi dengan kondisi kekurangan cairan dan dehidrasi. Kehilangan cairan tubuh harus segera diatasi, yaitu dengan meningkatkan konsumsi cairan harian. Produk minuman lain seperti oralit atau pedialit bisa membantu kadar cairan tubuh anak

Sup kaldu, jus buah, dan susu tanpa laktosa juga dapat menjadi pilihan nutrisi. Susu pertumbuhan berbahan dasar kedelai (tanpa kandungan laktosa), dapat diberikan kepada buah hati saat ia diare.

Nah, dengan tips dan panduan asupan makanan saat anak diare, Bunda bisa memastikan nutrisi buah hati tetap terpenuhi dan segera sehat kembali.


Desain-tanpa-judul3.png
11/Oct/2022

Sehari-hari anak bisa terpapar dengan beragam jenis virus dan bakteri yang membuatnya rentan sakit. Namun, Mama tak perlu khawatir karena pada dasarnya setiap anak sudah dibekali sistem imun sejak lahir.

Sistem Imun

Sistem imun atau sistem kekebalan adalah sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas perlindungan tubuh dari pengaruh zat asing yang bisa merugikan kesehatan.

Sistem imun anak bekerja dengan mengenali berbagai macam zat asing yang masuk ke dalam tubuh, seperti dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, dan kemudian menghancurkan serta memusnahkan mereka dari agar tubuh anak tetap berfungsi secara normal.

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Biasakan tidur cukup dan berkualitas

Jadi, biasakan anak tidur yang cukup dan berkualitas. Menurut dr. Marissa, membiasakan anak tidur cukup bisa dijadikan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit. Saat tidur bayi bertumbuh dan sistem kekebalannya berkembang.

Membiasakan si Kecil memiliki jadwal tidur yang teratur merupakan salah satu cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa orang yang tidak memiliki jadwal tidur teratur lebih mudah terserang penyakit.

Hal ini disebabkan karena sel alami yang mampu melawan virus jadi lebih lemah, sementara si Kecil membutuhkan sel tersebut agar terhindar dari serangan mikroba dan sel kanker.

Terus berikan ASI eksklusif

ASI mampu menjaga si Kecil dari alergi, infeksi telinga, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih dan banyak lagi. Penuhi kebutuhan nutrisi Mama dengan mengonsumsi susu khusus menyusui agar Mama dapat memberikan yang terbaik bagi si Kecil.
Pemberian ASI pada si Kecil sangat banyak sekali manfaatnya, termasuk sebagai cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit. ASI mengandung antibodi dan sel darah putih yang mampu meningkatkan imun tubuh si Kecil.

Lindungi dari penyebaran bakteri

Melawan bakteri tidak termasuk sebagai cara meningkatkan imun anak, namun ini adalah upaya terbaik untuk menjaga kualitas imun si Kecil.

Pastikan si Kecil selalu berada di lingkungan yang bersih dan sehat, perhatikan kebersihan dari peralatan makan dan minum yang akan digunakan si Kecil, biasakan mengelap tubuh si Kecil saat sedang berada di luar ruangan dengan tisu basah.
Adapun cara mencuci tangan dengan sabun yang bentar antara lain sebagai berikut:

  • Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian.
  • Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih.
  • Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci.
  • Lakukan selama 20 detik dan bilas dengan air bersih.

Rutin konsumsi buah dan sayuran

Jika bayi Mama sudah bisa makan makanan padat dan MPASI, perbanyaklah porsi buah dan sayuran yang memiliki warna mencolok, di antaranya: wortel, kacang polong, jeruk, stroberi, jeruk, paprika, terong ungu, dan sawi hijau.

Buah dan sayuran tersebut sangat berperan untuk produksi sel darah putih dan antibodi yang melindungi permukaan sel agar kuat melawan virus.

Perbanyak makanan tinggi serat dan vitamin D

Selain makanan tinggi serat, Mama juga perlu rutin memberikan si Kecil vitamin D. Mengapa harus vitamin D?

Vitamin D berperan penting dalam membangun kekebalan dan membantu melawan infeksi dengan mengatur aktivitas sel-sel kekebalan yang menimbulkan respon antivirus, Ma. Jenis vitamin ini juga berikatan dengan reseptor pada sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel pembunuh alami.
Kacang hijau dan kacang-kacangan tinggi serat bisa dikonsumsi anak sebagai salah satu cara meningkatkan imun anak agar tak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa saat si Kecil mengonsumsi buah dan sayuran tinggi serat, anak akan terhindar dari penyakit kronis seperti kanker dan jantung di usia muda.

Hindari paparan asap rokok

Terdapat banyak kasus anak-anak yang menjadi perokok pasif, dan seringnya hal ini terjadi karena si Kecil memiliki kontak erat dengan orang dewasa yang merokok di sekitarnya
Salah satu cara meningkatkan imun tubuh bayi adalah dengan menghindari anak menjadi perokok pasif. Rokok mengandung lebih dari 4000 jenis racun, yang sebagian besarnya bisa merusak atau membunuh sel di dalam tubuh.
Mama perlu perhatikan dengan baik siapa saja yang berada di sekitar bayi untuk melindunginya dari asap rokok. Dampak menghirup asap rokok akan lebih berbahaya bagi bayi karena ia bernafas lebih cepat dibandingkan orang dewasa.

Meski tak mungkin menghindari semua penyakit, tetapi cara meningkatkan daya tubuh di atas dapat memberikan anak perlindungan ekstra dari serangan penyakit.

Selalu dampingi anak dalam melatih kebiasaan baik dan bersih, mengingat sistem kekebalan individu anak tentunya bervariasi.


Untitled-design-14.png
07/Oct/2022

Bermain merupakan aktivitas belajar yang menyenangkan bagi anak. Supaya tumbuh kembang si Kecil semakin optimal, ia perlu belajar bereksplorasi dengan bermain di luar rumah. Akan tetapi, sebelum mengajaknya bermain di luar

Merawat tubuh si Kecil dengan cara terbaik, bisa Ibu lakukan dengan memilih produk perawatan seperti sabun, bedak bayi, atau baby oil yang sudah teruji klinis aman dan lembut untuk kulit anak, ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan, yaitu:

Perhatikan Jam Bermain Anak

Sama halnya dengan memilih bedak bayi tanpa talc yang aman untuk anak, Ibu juga perlu memerhatikan jam bermain agar tubuh si Kecil tetap sehat dan terlindungi dari paparan sinar matahari. Apabila Ibu ingin mengajak si Kecil ke luar pada pagi hari, lakukanlah sebelum pukul sembilan pagi ketika matahari belum begitu terik. Sedangkan pada sore hari, waktu terbaik untuk bermain adalah antara pukul empat hingga enam.

Pilih Area yang Cukup Aman untuk Anak

Bicara soal keamanan, tak hanya produk bedak bayi si Kecil yang harus terjamin keamanannya, tempat bermainnya pun juga harus aman dan nyaman, seperti halaman rumah atau taman bermain. Sebaliknya, hindari tempat bermain yang cukup dekat dengan jalan raya dimana kendaraan bermotor cukup ramai berlalu lalang.

Selain itu, Ibu juga perlu memastikan bahwa arena bermain si Kecil aman dari benda-benda tajam ataupun kotoran hewan agar ia dapat bermain dengan nyaman dan aman. Satu hal lagi yang perlu Ibu ingat, dimanapun tempat bermain yang Ibu pilih, tetap awasi si Kecil selama beraktivitas ya, Bu.

Pastikan Anak Terhidrasi dengan Baik

Saat bermain, anak pasti berkeringat. Oleh karena itu, pastikan Ibu menyediakan minuman atau buah-buahan sebagai camilan saat si Kecil beraktivitas, ya. Anak lebih rentan terkena dehidrasi karena tubuhnya belum dapat menurunkan panas tubuh secara efisien selayaknya orang dewasa.

Oleh sebab itu, ketika tubuhnya mengeluarkan cairan karena suhu panas, ia harus segera menggantinya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung air atau minuman tanpa kafein. Dengan begitu, aktivitas anak dapat tetap berjalan dengan baik dan ia bisa bermain dengan nyaman.

Siapkan Peralatan Bermain yang Memadai

Saat mengajak si Kecil beraktivitas, Ibu bisa membawa serta peralatan bermain yang sesuai dengan kegiatannya saat itu. Namun, pastikan terlebih dahulu peralatan bermainnya masih dalam kondisi baik ya, Bu.

Pasalnya, dengan alat bermain yang masih layak pakai, risiko si Kecil cedera dapat diminimalisir dan ia bisa bermain dengan lebih nyaman. Sebagai alternatif, Ibu juga bisa memanfaatkan botol bekas bedak atau baby cologne untuk kemudian dijadikan peralatan bermain yang cukup sederhana. Apabila ia merasa senang saat bermain, maka proses belajarnya pun semakin optimal.

Nah, kini Ibu tak hanya bisa memaksimalkan kesehatan kulit si Kecil dengan produk seperti bedak bayi yang tepat, namun juga proses tumbuh kembangnya dengan aktivitas bermain di luar!


3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak