Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com
telur-setengah-matang-bagi-ibu-hamil.png
15/Feb/2023

Telur bisa jadi pilihan makanan untuk memenuhi kebutuhan protein ibu hamil. Selain harganya yang terjangkau, telur juga bisa mudah diolah menjadi berbagai menu masakan.Namun, bolehkah ibu hamil makan telur yang dimasak setengah matang?

Kandungan protein dalam telur memang bermanfaat bagi ibu hamil. Tapi, jika telur dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun setengah matang, telur justru memberikan risiko negatif bagi ibu dan janin.

Telur mentah mengandung bakteri Salmonella yang bisa memicu Bumil merasakan mual, muntah, diare, demam, dan kram perut. Dalam beberapa kasus, kram perut yang sering dirasakan bahkan bisa menyebabkan keguguran.

Tips Mengonsumsi Telur Saat Hamil

Selain baik untuk perkembangan otak janin, kandungan mineral lainnya dalam telur, seperti selenium, dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh janin dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi kehamilan. Selain itu, vitamin B2 pada telur juga dapat mendukung perkembangan mata serta menutrisi kulit janin.

Nah, untuk mendapatkan manfaat telur dan terhindar dari risiko buruk akibat bakteri Salmonella, telur harus diolah dengan cara yang baik dan benar ya, Bumil. Berikut ini adalah panduan memilih dan menyajikan telur yang perlu Bumil ketahui:

  • Hindari membeli telur yang cangkangnya retak dan kotor.
  • Cuci telur sampai bersih dan keringkan cangkangnya.
  • Simpan telur dalam lemari es pada tempat yang terpisah dengan makanan lain.
  • Hindari konsumsi telur mentah atau setengah matang. Sajikan telur dengan cara digoreng dan direbus sampai benar-benar matang.
  • Cuci tangan sebelum dan setelah memasak telur.
  • Bersihkan seluruh alat masak yang digunakan untuk memasak telur.

Untuk memastikan telur sudah benar-benar matang, biarkan telur di dalam air mendidih hingga kira-kira 5–7 menit sewaktu Bumil merebus telur, atau bolak-balik kedua sisi telur jika Bumil membuat telur goreng atau telur dadar.


Desain-tanpa-judul-2023-03-10T092612.365.png
09/Feb/2023

Anak akan merasa nyaman dan diperhatikan, saat ia memiliki kedekatan dengan orang tuanya. Sayangnya, banyak orang tua yang tak punya banyak waktu untuk anak karena sibuk bekerja. Meski Mom sibuk kerja, jangan sampai kedekatan antara Mom dan anak berkurang. Jangan sampai anak merasa jauh dan tidak mendapat perhatian apalagi kasih sayang dari Mom serta suami.

Mengutip dari laman theasianparents.com, nyatanya setiap ibu bekerja masih bisa melakukan bonding atau kelekatan dengan anak. Mom yang bekerja masih bisa meluangkan sedikit waktunya untuk menjaga kedekatan dan memberikan perhatian ke anak. Yang perlu diperhatikan, bonding tak hanya tentang kuantitasnya tetapi kualitasnya.

Ada beberapa cara untuk melakukan atau membentuk bonding dengan anak, meski Mom juga sibuk bekerja. Berikut caranya.

Memandikan Anak

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah memandikan anak. Aktivitas ini bisa membuat anak merasa nyaman dan diperhatikan. Saat mandi, sekaligus cobalah untuk memijat lembut tubuh anak. Pijatan yang dilakukan bersama aktivitas mandi, akan membuat anak merasa lebih rileks. Sebelum berangkat kerja atau sepulang kerja, ajak anak untuk mandi dan berikan pijatan untuknya.

Peluk dan Gendong Anak

Pelukan dari Mom memberi banyak manfaat untuk anak. Pelukan yang tulus bisa membuatnya merasa nyaman, diperhatikan dan dipedulikan. Pelukan juga bermanfaat membuat suhu tubuh anak stabil. Sepulang kerja atau sebelum anak tidur, usahakan untuk memberikan pelukan dan gendongan padanya. Terutama ini untuk anak-anak yang masih berada di bawah 3 tahun.

Bercerita dengan Anak

Aktivitas bercerita juga sebagai salah satu cara membentuk bonding dengan anak. Bacakan anak buku cerita sebelum ia tidur. Atau minta anak bercerita tentang kesehariannya selama tak ada Mom di sisinya. Aktivitas ini bisa membantu Mom dan anak semakin dekat satu sama lain.

Belajar dan Bernyanyi Bersama

Aktivitas belajar dan bernyanyi bersama juga sebagai cara untuk membentuk bonding dengan anak. Selelah apapun Mom, sempatkan waktu untuk mendampingi anak dalam belajar. Selain bisa membuat Mom dan anak semakin dekat, aktivitas ini memungkinkan anak menjadi pribadi yang lebih cerdas, percaya diri dan mudah dalam menerima pelajaran di sekolah.

Itulah sekian cara atau tips mudah membentuk bonding dengan anak. Semoga informasi ini bermanfaat. Selain penting dekat dengan Mom, anak juga penting untuk dekat dengan ayah serta kakak juga adik-adiknya.


Desain-tanpa-judul-2023-03-10T090321.004.png
08/Feb/2023

Istirahat yang Cukup

Percaya atau tidak, tips awet muda salah satunya adalah dengan istirahat yang cukup.

Istirahat menjadi penting untuk menjaga kulit tetap tampak lebih muda.

Anda perlu memastikan tidur yang cukup selama 7 jam dalam sehari, sehingga bisa mendapat tampilan yang segar.

Batasi Konsumsi Gula

Ternyata konsumsi gula bisa berpengaruh juga ke tampilan muda seseorang.

Jika Anda masih kebanyakan makan gula, ada baiknya untuk mulai menguranginya mulai dari sekarang.

Pengurangan tersebut dilakukan agar Anda terlihat tetap seperti remaja kulitnya dan tidak buru buru menjadi tua.

Bahkan orang Korea sering minum kopi tanpa gula dan makan makanan lainnya yang tidak terlalu tinggi gulanya.

Olahraga

Kunci penampilan yang selalu muda adalah olahraga, dimana olahraga menjadi tips awet muda ketiga dan harus kamu rutin lakukan.

Olahraga bisa membuat kulit Anda segar, kencang dan akhirnya tidak buru buru tua.

Ada banyak olahraga yang bisa Anda lakukan.

Bahkan olahraga ringan pun bisa membuat Anda tampil dengan lebih muda.

Adapun contoh olahraga yang biasa dilakukan oleh orang Korea untuk menjaga penampilannya adalah dengan jalan kaki secara rutin.

Makan Makanan Sehat

Anda harus mulai rutin mengonsumsi sayur dan buah.

Ini semua baik untuk tubuh dan juga penampilan Anda, terutama jika sudah tidak lagi muda.

Kurangi makan makanan junk food yang membuat kesehatan Anda terganggu termasuk soal penampilan agar awet muda selalu.

Anda harus kembali ke makanan yang sehat sebagai investasi di masa depan.

Minum Air Putih

Anda perlu memastikan diri Anda sudah terhidrasi dengan baik atau belum.

Jika belum, maka Anda perlu memenuhi terlebih dahulu seluruh kebutuhan harian untuk air putih agar bisa lebih baik lagi tampilannya.

Jangan sampai kekurangan minum air putih karena dampaknya akan sangat besar ke kulit Anda.

Bahkan jangan sampai kebanyakan minum yang bukan air putih seperti soda atau hal hal yang manis lainnya.


anak-dengan-laptop.png
07/Feb/2023

Dengan berkembangnya kemajuan teknologi, maka penggunaan computer untuk anak pun sekarang semakin banyak terjadi. Bukan saja di sekolah yang memang sudah ada pelajaran computer untuk anak-anak usia TK –SD, namun juga dirumah.Berdasarkan penelitian dokter-dokter mata di Amerika,  penggunaan computer berlebihan dapat mempercepat angka kejadian myopia (mata minus) pada anak-anak. Komputer dapat menimbulkan dampak buruk pada mata anak, yaitu dapat mempercepat timbulnya myopia (mata minus) juga memperparah derajat mata minus yang diderita si anak.

Dengan posisi duduk di depan computer untuk jangka waktu beberapa jam, dapat memperberat kerja otot mata untuk mengatur focus dan menimbulkan eye strain (ketegangan mata). Lain halnya dengan kira – kira 20 tahun yang lalu, dimana anak-anak lebih sering bermain di luar rumah. Hal ini membutuhkan penglihatan jauh yang tidak membebani otot mata.

Pada usia anak, system perkembangan penglihatan belum berkembang optimal, karena itu penggunaan computer pada anak harus dengan hati-hati.

Untuk pencegahan terjadinya “COMPUTER VISION SYNDROME” pada anak, maka harus dilakukan :

  1. Pemeriksaan mata secara menyeluruh sebelum anak masuk usia sekolah
  2. Meja dan kursi computer harus disesuaikan dengan postur si anak, bukan orang dewasa
  3. Jarak antara monitor dan mata anak yang direkomendasikan ialah antara 18-28 inch. Jarang kurang dari 18 inch dapat menimbulkan ketegangan pada otot mata.
  4. Memakai Flat / LCD screen monitor dengan resolusi setinggi mungkin. Apabila terpaksa memakai monitor CTR, pilih refresh rate > 75 Hz
  5. Pilihlah display yang besar, paling tidak diagonalnya sekitar 19 inch
  6. Orang tua dan guru harus waspada dengan perlakuan perlakuan yang mencurigakan dari anak seperti : sering menggosok mata, kepala  yang sering miring, keluhan mata kabur, mata sering merah dan postur tubuh yang tidak biasa ketika memakai computer
  7. Bawalah anak anda untuk diperiksa ke dokter spesialis mata untuk dilakukan pemeriksaan mata menyeluruh.

Desain-tanpa-judul-2023-02-27T090651.862.png
06/Feb/2023

Temperamen pada anak adalah mengenai bagaimana anak melakukan pendekatan dan memberikan respon terhadap dunia. Temperamen ini memengaruhi perilaku anak dan bagaimana dirinya berinteraksi dengan yang lain.

Temperamen adalah kombinasi keturunan dan lingkungan sehingga bisa berbeda pada tiap individu.

penyebab anak temperamental juga sedikit banyak dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Terutama bagi orang tua yang sejak kecil di didik terlalu keras. Kurangnya pendekatan emosional antara orang tua dan anak juga sangat memengaruhi

Pada seseorang yang memiliki kelainan tempramen di ikuti rasa paranoid bisa saja merupakan tanda dari gangguan mental psikotik akut atau gangguan bipolar / gangguan mudah meledak.

emperamen anak-anak tidak bisa diubah. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk mengadaptasikan gaya parenting dengan temperamen anak.

Misalnya, ketika kita sebagai orang tua memiliki kebiasaan apa-apanya serba teratur, sedangkan ternyata anak kita merupakan tipe yang sekalipun kreatif cenderung tidak teratur, bukankah itu dapat menimbulkan masalah jika kita tidak menyesuaikan gaya parenting kita? Dengan memiliki pemahaman tentang temperamen anak, orang tua bisa memahami ketika anak menghadapi situasi-situasi yang sulit akibat temperamennya dan membantu anak menangani situasi-situasi yang sulit ini.

Temperamen mendapatkan secara terbatas pengaruh dari pengalaman-pengalaman dan interaksi-interaksi anak dengan orang lain dan lingkungan dan kesehatannya (terutama pada usia dini). Akan tetapi, temperamen bukanlah sesuatu yang bisa berubah banyak di masa depan.

temperamen pada anak bisa dilihat dari 9 karakteristik, yaitu:

Tingkat aktivitas

Anak-anak dengan tingkat aktivitas yang lebih tinggi mungkin kesulitan ketika harus duduk selama berjam-jam di sekolah, tetapi energi lebih yang mereka miliki dapat menjadi manfaat jika diarahkan ke hal-hal yang positif. Anak-anak dengan tingkat aktivitas rendah bisa beradaptasi dengan baik dengan hari sekolah yang terstruktur, tetapi mungkin tampak seperti kurang motivasi.

Sensitivitas (kepekaan)

Anak-anak yang sangat sensitif mungkin mudah terganggu oleh lingkungannya (spt. oleh kebisingan, bangku yang terlalu keras, kaos yang terasa gatal, dsb.), tetapi anak yang sensitif seringkali memiliki kesadaraan terhadap pikiran dan perasaan yang lain. Anak-anak yang kurang sensitif lebih toleran terhadap sensasi lingkungan, tetapi mungkin lambat dalam merespon sinyal peringatan (spt. bel sekolah dan detektor asap).

Keteraturan

Anak-anak yang memiliki keteraturan yang tinggi menyukai kegiatan terstruktur di kelas, tetapi mungkin memiliki permasalahan ketika ada perubahan rutinitas seperti ketika berpariwisata. Anak-anak yang kurang teratur mungkin kesulitan mengikuti rutinitas sekolah, tetapi lebih toleran ketika hal-hal tidak terjadi sebagaimana biasanya.

Keterbukaan

Keterbukaan adalah reaksi awal anak ketika menghadapi situasi baru. Ada anak yang terbuka ketika menghadapi pengalaman baru, tetapi anak seperti ini mungkin bereaksi terlalu cepat atau secara impulsif. Di sisi lain, anak yang lebih hati-hati tidak berani langsung mencoba sesuatu yang baru, mereka cenderung lebih aman, tetapi mungkin akan tertinggal dalam hal pengalaman-pengalaman baru.

Kemampuan beradaptasi

Kemampuan beradaptasi menunjukkan seberapa lama anak dalam menerima perubahan-perubahan dalam rencana atau rutinitas. Di sekolah, anak-anak yang adaptif lebih sedikit memiliki kesulitan, tetapi bisa jadi membuat mereka mengadopsi nilai-nilai atau perilaku yang kurang baik dari teman-teman sebayanya. Di sisi lain, anak-anak yang lebih kaku lebih sulit untuk mendapatkan pengaruh buruk, tetapi situasi-situasi baru dapat membuatnya kesulitan (padahal, terjadinya perubahan itu sering di sekolah).

Suasana hati

Anak-anak (terkait suasanya hatinya) ada yang cenderung positif dan ada juga yang cenderung negatif. Anak-anak yang cenderung negatif mungkin akan lebih sulit untuk diterima oleh keluarga, guru-guru, dan teman-temannya dan mungkin akan membuat para pengasuh kesulitan membedakan ketika sebenarnya ada masalah dengan suasana hati tipikal anak (yang cenderung negatif). Di sisi lain, anak-anak yang tampak selalu dalam suasana hati yang baik mudah diterima yang lain, tetapi mungkin tidak menghadapi semua pengalaman hidupnya secara jujur.

Intensitas

Sebagian anak merespon sesuatu dengan intensitas yang cenderung kuat dan sebagian yang lain dengan intensitas yang cenderung lemah. Anak-anak yang sangat intens menggunakan sepenuh perasaannya dalam bereaksi dan ini mungkin bisa membuat orang tua kelelahan. Di sisi lain, anak yang tidak intens reaksinya mungkin lebih mudah dihadapi, tetapi orang-orang harus lebih peka terhadap tanda-tanda permasalahan yang mungkin tidak tampak jelas.

Kegigihan

Anak-anak yang gigih besar kemungkinannya untuk memiliki kesuksesan akademik. Akan tetapi, mereka mungkin seorang perfeksionis (spt. ragu untuk mengumpulkan tugas karena dirasa belum cukup baik baginya). Anak-anak dengan kegigihan yang rendah dapat memiliki permasalahan-permasalahan di sekolah karena mereka cenderung tidak suka jika terganggu atau ketika tugasnya menjadi sulit.

Kemudahan untuk terdistraksi

Anak-anak yang mudah terdistraksi tidak bisa berkonsentrasi ketika ada sedikit saja interupsi. Anak-anak yang bisa fokus bisa tetap konsentrasi sekalipun ada interupsi.


Desain-tanpa-judul-2023-02-27T084559.584.png
04/Feb/2023

Menghadapi anak susah makan memang diperlukan kesabaran dan strategi tersendiri. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk mengetahui penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya, sehingga kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi.

Mengenali Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya

Saat menghadapi anak susah makan, orang tua perlu mengenali dulu apa penyebabnya. Setiap penyebab memiliki pendekatan atau cara mengatasi yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa penyebab anak susah makan:

Hanya memilih makanan tertentu

Untuk balita, mengonsumsi makanan padat adalah hal atau kemampuan yang baru bisa ia lakukan. Oleh karena itu, diperlukan waktu agar mereka terbiasa dengan ragam warna, rasa, dan tekstur makanan.

Saat ini, anak juga bisa belajar untuk makan secara mandiri, termasuk makanan apa saja yang masuk ke dalam mulutnya.

Menolak makan

Bagi anak, makan adalah keterampilan yang baru dikuasainya. Memilih makanan apa yang ingin ia masukkan ke mulut menjadi hal yang sangat penting.

Tidak heran bila sebagian anak bisa melahap habis makanan yang disediakan oleh orang tua pada hari pertama, tapi menolak pada keesokan harinya. Ketika pikiran atau minatnya berubah, selera makannya pun bisa ikut berubah.

Tidak mau makan makanan favorit secara tiba-tiba

Bunda mungkin bingung saat Si Kecil tiba-tiba menolak jenis makanan yang biasanya lahap dia santap, atau tidak lagi mau minum susu yang biasa dikonsumsi tiap hari.

Makan satu jenis makanan saja

Bukan hal aneh jika tiba-tiba anak susah makan selama berhari-hari atau hanya mau makan satu jenis makanan saja. Salah satu alasannya adalah anak tidak tertarik dengan makanan baru yang rasanya belum ia kenali.

Tips Menghadapi Anak Susah Makan
Bagi anak-anak, makan termasuk dalam proses belajar dan eksplorasi. Untuk menambah selera makan pada anak yang susah makan, ada beberapa hal yang dapat Bunda lakukan, di antaranya:

  • Adakan acara makan keluarga secara rutin dan biarkan Si Kecil melihat orang sekitarnya mengonsumsi beragam jenis makanan sehat.
  • Buatlah jadwal makan yang tetap, yaitu 3 kali waktu makan utama dan 2 kali makan camilan setiap hari, serta batasi waktu sekitar 30 menit untuk setiap waktu makan.
  • Biarkan Si Kecil makan sendiri dan berikan makanan yang mudah dipegang dan dimasukkan ke dalam mulutnya.
  • Berikan dalam porsi kecil terlebih dahulu dan puji Si Kecil ketika berhasil menghabiskannya.
  • Gunakan perlengkapan makan dengan gambar dan warna menarik atau yang ia sukai.
  • Undang anak-anak lain untuk makan bersama.

Jangan lupa juga untuk rutin menimbang berat badannya untuk memastikan bahwa asupan nutrisinya terpenuhi. Jika berat badannya seimbang atau sesuai dengan usianya, ini artinya asupan gizinya masih tercukupi.

Anak susah makan bisa menjadi perkara yang tidak mudah ditangani. Sebagai orang tua, Bunda perlu lebih bersabar dan kreatif untuk mengubah kebiasaan Si Kecil yang susah makan.

Menghadapi anak susah makan memang bukan perkara mudah. Bila Bunda sudah mencoba berbagai upaya di atas tetapi Si Kecil masih saja susah makan, atau jika ia mengalami kekurangan nutrisi hingga membuat berat badannya sulit naik, sebaiknya konsultasikan hal ini dengan dokter.


Desain-tanpa-judul-2023-02-27T093439.138.png
03/Feb/2023

  • Nafsu Makan Baik

Saat waktu makan tiba, anak yang sehat cenderung antusias dan lahap menyantap makanan yang akan dikonsumsi. Si kecil juga tidak mengalami gangguan mengunyah, terutama saat berusia di atas satu tahun.

Sementara itu, kesehatan anak di bawah satu tahun dapat terlihat dari keinginan menyusu. Hal ini menunjukkan anak memiliki nafsu makan dan sistem pencernaan yang baik.

  • Berkembang Sesuai Tingkat Usia

Kenali ciri fisik anak dan tahapan perkembangan si kecil sesuai usianya. Perhatikan perkembangan kemampuan motorik, sensorik, dan kognitif si kecil. Mama-Papa bisa menyimak kapan anak mulai bisa duduk, merangkak, berjalan, dan bergumam untuk berbicara.

  • Tumbuh dengan Baik

Ciri-ciri anak sehat berikutnya, yaitu tumbuh dengan baik. Artinya, anak Mama-Papa tumbuh dengan berat dan tinggi badan sesuai usianya. Selain itu, anak dapat tumbuh baik karena terbebas dari penyakit kronis.

  • Mata Terlihat Bersih dan Berbinar

Ketika diajak bicara, anak yang sehat menunjukkan kontak mata yang responsif. Untuk menstimulasi hal tersebut, ajak anak berbicara setiap ada kesempatan, baik saat makan, mandi, bermain, atau sebelum tidur. Peran orangtua dan anggota keluarga lainnya sangat berpengaruh terhadap kemampuan kontak mata anak.

  • Napas Tidak Bau

Tanda anak sehat berikutnya, yaitu napasnya tidak berbau. Bila napas anak berbau, biasanya akibat kurang terawatnya gigi dan mulut sejak kecil.

  • Gigi Bersih dan Kuat

Anak yang sehat memiliki gigi bersih dan kuat. Ciri-ciri anak sehat ini menandakan si kecil memiliki asupan kalsium yang cukup. Kalsium diperlukan untuk perkembangan gigi dan tulang anak.

  • Tidur Nyenyak

Tidur yang nyenyak bisa mendukung perkembangan anak. Waktu tidur yang cukup dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak untuk berpikir, mengolah informasi, dan belajar bahasa.

Jumlah waktu tidur anak berbeda-beda tergantung usia, yaitu:

  • Bayi usia 0-3 bulan: 14-17 jam per hari
  • Bayi usia 4-11 bulan: 12-15 jam per hari
  • Batita usia 1-2 tahun: 11-14 jam per hari
  • Balita 3-5 tahun: 10-13 jam per hari

Ciri-ciri anak sehat di atas bisa dijadikan patokan untuk mengetahui kondisi kesehatan si kecil. Bila anak Mama dan Papa mengalami kelainan atau keterlambatan perkembangan, segera konsultasikan pada dokter anak untuk memahami penyebab dan memperoleh rekomendasi perawatan yang sesuai.


anak-musim-hujan.png
02/Feb/2023

Musim penghujan adalah musim di mana penyakit mulai berkeliaran. Di konsisi yang seperti ini sangatlah penting untuk menjaga daya taha tubuh, terutama bagi anak-anak yang daya tahan tubuhnya masih belum terbentuk sempurna. Di musim hujan anak dapat rentan terhadap berbagai jenis penyakit, seperti pilek, batuk, flu, demam, dan diare. Oleh karena itu, sebagai orang tua harus berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh anak untuk bisa melawan penyakit.

Tips Untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak

Untuk membantu para orang tua yang ingin menjaga daya tahan buah hati mereka, berikut adalah tips untuk menjaga daya tahan anak :

  • Mengatur jam tidur mereka

Kurangnya waktu tidur dapat melemahkan daya tahan tubuh anak sehingga mereka akan mudah terkena penyakit. Untuk waktu tidur yang optimal bagi anak dibutuhkan 9 sampai 11 jam per hari. Mulai biasakan untuk anak mulai tidur jam 8 malam untuk mencukupi kebutuhan jam tidur dan membuat tubuh mereka lebih segar di pagi hari.

  • Bersihkan rumah secara rutin

Lingkungan yang bersih adalah kunci dari kesehatan. Maka karena itu, lakukanlah pembersihan secara rutin rumah agar bakteri dan kotoran tidak menempel di seluruh bagian rumah. Pembersihan rutin juga dapat menghindarkan nyamuk yang mengakibatkan demam berdarah.

  • Pola makan yang teratur

Pola makan yang teratur dilakukan untuk menjaga anak agar tidak kekurangan asupan makan. Pola makan yang dibutuhkan anak ada tiga yaitu makan pagi (sarapan), makan siang dan makan malam. Pastikan makan yang disajikan bersih dan memiliki zat-zat yang dibutuhkan anak. Hal ini dilakukan agar anak tidak terkena diare dan maag.

  • Biasakan untuk mencuci tangan

Setelah beraktivitas, biasakan anak untuk mencuci tangan. Hal ini dilakukan agar kotoran dan bakteri yang berada di tangan anak-anak tidak menyebar dan berkembang yang bisa menjadi bakteri penyakit.

  • Penuhi kebutuhan vitamin

Vitamin sangat penting untuk pemerkuat kekebalan tubuh dari penyakit. Pastikan anak mendapatkan asupan vitamin yang dibutuhkan setiap harinya.


Desain-tanpa-judul-2023-02-27T085900.051.png
02/Feb/2023

TELAPAK tangan berkeringat meski tidak sedang beraktifitas sering dikaitkan dengan gejala penyakit jantung.

Stigma ini rupanya tidak sepenuhnya benar. Ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan terlebih dulu guna memastikan. Sebab, penyebab tangan berkeringat bisa jadi urea dalam tubuh berlebih.

Kondisi tangan berkeringat merupakan salah satu tanda hiperhidrosis, yakni kondisi ketika seseorang mengeluarkan keringat secara berlebih meskipun tidak sedang melakukan aktivitas ataupun kepanasan.

Kondisi tangan berkeringat berlebih ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal. Salah satu penyebab yang paling umum adalah kondisi psikologis, seperti rasa cemas atau stress.

Stress dan cemas dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah serta merangsang saraf tubuh yang dapat meningkatkan produksi keringat.

Area tangan, telapak kaki, ketika dan wajah merupakan lokasi yang sering mengalami keringat berlebih. Hal ini terjadi karena area-area tersebut memiliki kelenjar keringat paling banyak.

Namun, jika kondisi ini secara terus menerus terjadi disertai dengan keluhan nyeri dada, sesak napas, dada sering berdebar dan penurunan berat maka hal ini perlu diwaspadai.

Untuk memastikan kondisi tersebut, maka diperlukan pemeriksaan yang lengkap oleh dokter. Pasalnya, jika kondisi keringat berlebih terbukti adanya penyakit, maka dibutuhkan penanganan atau obat-obatan yang harus dilakukan pasien.

  • Hiperhidrosis idiopatik primer

Hiperhidrosis idiopatik primer yaitu ketika hiperhidrosis tidak diketahui pasti penyebabnya. Idiopatik memiliki arti tanpa sebab yang diketahui. Jenis hiperhidrosis ini muncul sebagai focal hyperhidrosis, yaitu keringat berlebih terjadi pada telapak tangan atau telapak kaki.
Meski tidak diketahui penyebabnya, beberapa studi mengungkapkan jika hiperhidrosis ini terjadi karena faktor genetik atau keturunan. Mayoritas penderita memiliki orang tua atau saudara kandung yang memiliki kondisi serupa.

  • Hiperhidrosis sekunder

Berbeda dengan hiperhidrosis primer, hiperhidrosis sekunder terjadi ketika seseorang memiliki kondisi medis tertentu. Seperti asam urat, diabetes melitus, obesitas, menopause, hipertiroid, dan tumor. Beberapa penyakit tersebut bisa menyebabkan munculnya keringat berlebih pada penderitanya.
Whenever you know, or suspect, that you have been in contact with someone or something infectious, you should wash your hands. One particular example is after visiting a hospital ward: failing to wash your hands means that you are putting yourself and your community at risk. The same principle also applies to handling unclean materials such as household rubbish or dirty nappies.

  • Stres atau gangguan kecemasan lainny

Jika telapak tangan berkeringat karena sedang stres, penat, gugup, dan cemas; sebaiknya Anda rileks dan menghindari hal-hal yang memicu stres. Lakukanlah hal-hal yang membuat Anda merasa senang dan jauhkan pikiran yang menyebabkan stres.
Jika cara tersebut tidak berhasil, Anda bisa mengonsultasikannya kepada dokter untuk mendapat perawatan yang lebih baik.

Berikut beberapa cara untuk mengatasi keringat berlebih:

  • Mengendalikan stres atau kondisi yang dapat memicu kecemasan
  • Melakukan aktivitas di tempat sejuk dan mengenakan pakaian yang mudah menyerap keringat
  • Menghindari hal-hal yang dapat merangsang aktivitas kelenjar keringat, merokok, mengonsumsi obat-obatan yang dapat meningkatkan denyut jantung

Faktanya bahwa tidak ada kaitannya sama sekali antara tangan basah dengan fungsi jantung dalam tubuh. Kondisi telapak tangan yang basah ini disebabkan oleh produksi keringat berlebih dari kelenjar keringat kita atau biasa disebut Hiperhidrosis.


Desain-tanpa-judul-2023-02-27T090931.174.png
01/Feb/2023

Kesalahan Dasar Saat Mencuci Tangan

  • Mencuci tangan dalam waktu yang terlalu sebentar

Kebanyakan orang mencuci tangan dalam waktu singkat, yaitu sekitar enam detik saja. Padahal, menurut studi dari Center for Disease Control, diperlukan waktu selama minimal 20 detik (berkisar 20-60 detik) agar proses mencuci tangan menjadi efektif untuk membunuh bakteri dan virus.

  • Tangan dibiarkan basah

Memastikan tangan benar-benar kering sebelum meninggalkan kamar mandi dapat menghindari risiko virus kembali bersarang ke tangan yang telah bersih.

  • Mengabaikan celah-celah jari dan kuku

Menggosok telapak atau punggung tangan saja tidak cukup untuk higienitas tangan yang optimal. Celah-celah jari dan kuku seringkali jadi tempat bersarangnya virus dan bakteri. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu menggosok seluruh bagian tangan mulai dari telapak, punggung tangan, celah antara jari, dan kuku untuk kebersihan tangan optimal.

  • Tidak pakai sabun

Air saja tidak seluruhnya efektif untuk menghilangkan bakteri yang menempel pada tangan. Agar lebih maksimal, mencuci dengan sabun dan air mengalir sangat ampuh dalam melawan kuman dan bakteri .

  • Tidak langsung mencuci tangan setelah beraktivitas di ruang publik

Mencuci tangan biasa dilakukan setelah aktivitas tertentu, seperti sebelum-setelah menyiapkan makanan, setelah dari toilet, mencuci tangan harus dilakukan sesering mungkin terutama setelah beraktivitas di ruang publik dan menyentuh fasilitas umum

  • Langsung menyentuh keran wastafel dan benda lain setelah cuci tangan

Kita mungkin kerap langsung menyentuh benda-benda lain setelah cuci tangan, termasuk menutup keran wastafel. Padahal, keran wastafel yang kita sentuh bisa jadi tidak higienis sehingga dapat membuat tangan Anda kembali terpapar bakteri atau virus. Cobalah untuk menutup keran air dengan siku atau menggunakan tisu toilet.


3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak