Simak baik-baik !! Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Sehari-hari anak bisa terpapar dengan beragam jenis virus dan bakteri yang membuatnya rentan sakit. Namun, Mama tak perlu khawatir karena pada dasarnya setiap anak sudah dibekali sistem imun sejak lahir.
Sistem Imun
Sistem imun atau sistem kekebalan adalah sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas perlindungan tubuh dari pengaruh zat asing yang bisa merugikan kesehatan.
Sistem imun anak bekerja dengan mengenali berbagai macam zat asing yang masuk ke dalam tubuh, seperti dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, dan kemudian menghancurkan serta memusnahkan mereka dari agar tubuh anak tetap berfungsi secara normal.
Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak
Biasakan tidur cukup dan berkualitas
Jadi, biasakan anak tidur yang cukup dan berkualitas. Menurut dr. Marissa, membiasakan anak tidur cukup bisa dijadikan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit. Saat tidur bayi bertumbuh dan sistem kekebalannya berkembang.
Membiasakan si Kecil memiliki jadwal tidur yang teratur merupakan salah satu cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa orang yang tidak memiliki jadwal tidur teratur lebih mudah terserang penyakit.
Hal ini disebabkan karena sel alami yang mampu melawan virus jadi lebih lemah, sementara si Kecil membutuhkan sel tersebut agar terhindar dari serangan mikroba dan sel kanker.
Terus berikan ASI eksklusif
ASI mampu menjaga si Kecil dari alergi, infeksi telinga, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih dan banyak lagi. Penuhi kebutuhan nutrisi Mama dengan mengonsumsi susu khusus menyusui agar Mama dapat memberikan yang terbaik bagi si Kecil.
Pemberian ASI pada si Kecil sangat banyak sekali manfaatnya, termasuk sebagai cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit. ASI mengandung antibodi dan sel darah putih yang mampu meningkatkan imun tubuh si Kecil.
Lindungi dari penyebaran bakteri
Melawan bakteri tidak termasuk sebagai cara meningkatkan imun anak, namun ini adalah upaya terbaik untuk menjaga kualitas imun si Kecil.
Pastikan si Kecil selalu berada di lingkungan yang bersih dan sehat, perhatikan kebersihan dari peralatan makan dan minum yang akan digunakan si Kecil, biasakan mengelap tubuh si Kecil saat sedang berada di luar ruangan dengan tisu basah.
Adapun cara mencuci tangan dengan sabun yang bentar antara lain sebagai berikut:
- Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian.
- Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih.
- Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci.
- Lakukan selama 20 detik dan bilas dengan air bersih.
Rutin konsumsi buah dan sayuran
Jika bayi Mama sudah bisa makan makanan padat dan MPASI, perbanyaklah porsi buah dan sayuran yang memiliki warna mencolok, di antaranya: wortel, kacang polong, jeruk, stroberi, jeruk, paprika, terong ungu, dan sawi hijau.
Buah dan sayuran tersebut sangat berperan untuk produksi sel darah putih dan antibodi yang melindungi permukaan sel agar kuat melawan virus.
Perbanyak makanan tinggi serat dan vitamin D
Selain makanan tinggi serat, Mama juga perlu rutin memberikan si Kecil vitamin D. Mengapa harus vitamin D?
Vitamin D berperan penting dalam membangun kekebalan dan membantu melawan infeksi dengan mengatur aktivitas sel-sel kekebalan yang menimbulkan respon antivirus, Ma. Jenis vitamin ini juga berikatan dengan reseptor pada sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel pembunuh alami.
Kacang hijau dan kacang-kacangan tinggi serat bisa dikonsumsi anak sebagai salah satu cara meningkatkan imun anak agar tak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa saat si Kecil mengonsumsi buah dan sayuran tinggi serat, anak akan terhindar dari penyakit kronis seperti kanker dan jantung di usia muda.
Hindari paparan asap rokok
Terdapat banyak kasus anak-anak yang menjadi perokok pasif, dan seringnya hal ini terjadi karena si Kecil memiliki kontak erat dengan orang dewasa yang merokok di sekitarnya
Salah satu cara meningkatkan imun tubuh bayi adalah dengan menghindari anak menjadi perokok pasif. Rokok mengandung lebih dari 4000 jenis racun, yang sebagian besarnya bisa merusak atau membunuh sel di dalam tubuh.
Mama perlu perhatikan dengan baik siapa saja yang berada di sekitar bayi untuk melindunginya dari asap rokok. Dampak menghirup asap rokok akan lebih berbahaya bagi bayi karena ia bernafas lebih cepat dibandingkan orang dewasa.
Meski tak mungkin menghindari semua penyakit, tetapi cara meningkatkan daya tubuh di atas dapat memberikan anak perlindungan ekstra dari serangan penyakit.
Selalu dampingi anak dalam melatih kebiasaan baik dan bersih, mengingat sistem kekebalan individu anak tentunya bervariasi.

