Jam KerjaSenin - Sabtu 8:00 AM-4:00PMEMAIL:3dpotret@gmail.com
Desain-tanpa-judul3.png
11/Oct/2022

Sehari-hari anak bisa terpapar dengan beragam jenis virus dan bakteri yang membuatnya rentan sakit. Namun, Mama tak perlu khawatir karena pada dasarnya setiap anak sudah dibekali sistem imun sejak lahir.

Sistem Imun

Sistem imun atau sistem kekebalan adalah sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas perlindungan tubuh dari pengaruh zat asing yang bisa merugikan kesehatan.

Sistem imun anak bekerja dengan mengenali berbagai macam zat asing yang masuk ke dalam tubuh, seperti dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, dan kemudian menghancurkan serta memusnahkan mereka dari agar tubuh anak tetap berfungsi secara normal.

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Biasakan tidur cukup dan berkualitas

Jadi, biasakan anak tidur yang cukup dan berkualitas. Menurut dr. Marissa, membiasakan anak tidur cukup bisa dijadikan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit. Saat tidur bayi bertumbuh dan sistem kekebalannya berkembang.

Membiasakan si Kecil memiliki jadwal tidur yang teratur merupakan salah satu cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa orang yang tidak memiliki jadwal tidur teratur lebih mudah terserang penyakit.

Hal ini disebabkan karena sel alami yang mampu melawan virus jadi lebih lemah, sementara si Kecil membutuhkan sel tersebut agar terhindar dari serangan mikroba dan sel kanker.

Terus berikan ASI eksklusif

ASI mampu menjaga si Kecil dari alergi, infeksi telinga, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih dan banyak lagi. Penuhi kebutuhan nutrisi Mama dengan mengonsumsi susu khusus menyusui agar Mama dapat memberikan yang terbaik bagi si Kecil.
Pemberian ASI pada si Kecil sangat banyak sekali manfaatnya, termasuk sebagai cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit. ASI mengandung antibodi dan sel darah putih yang mampu meningkatkan imun tubuh si Kecil.

Lindungi dari penyebaran bakteri

Melawan bakteri tidak termasuk sebagai cara meningkatkan imun anak, namun ini adalah upaya terbaik untuk menjaga kualitas imun si Kecil.

Pastikan si Kecil selalu berada di lingkungan yang bersih dan sehat, perhatikan kebersihan dari peralatan makan dan minum yang akan digunakan si Kecil, biasakan mengelap tubuh si Kecil saat sedang berada di luar ruangan dengan tisu basah.
Adapun cara mencuci tangan dengan sabun yang bentar antara lain sebagai berikut:

  • Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian.
  • Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih.
  • Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci.
  • Lakukan selama 20 detik dan bilas dengan air bersih.

Rutin konsumsi buah dan sayuran

Jika bayi Mama sudah bisa makan makanan padat dan MPASI, perbanyaklah porsi buah dan sayuran yang memiliki warna mencolok, di antaranya: wortel, kacang polong, jeruk, stroberi, jeruk, paprika, terong ungu, dan sawi hijau.

Buah dan sayuran tersebut sangat berperan untuk produksi sel darah putih dan antibodi yang melindungi permukaan sel agar kuat melawan virus.

Perbanyak makanan tinggi serat dan vitamin D

Selain makanan tinggi serat, Mama juga perlu rutin memberikan si Kecil vitamin D. Mengapa harus vitamin D?

Vitamin D berperan penting dalam membangun kekebalan dan membantu melawan infeksi dengan mengatur aktivitas sel-sel kekebalan yang menimbulkan respon antivirus, Ma. Jenis vitamin ini juga berikatan dengan reseptor pada sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel pembunuh alami.
Kacang hijau dan kacang-kacangan tinggi serat bisa dikonsumsi anak sebagai salah satu cara meningkatkan imun anak agar tak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa saat si Kecil mengonsumsi buah dan sayuran tinggi serat, anak akan terhindar dari penyakit kronis seperti kanker dan jantung di usia muda.

Hindari paparan asap rokok

Terdapat banyak kasus anak-anak yang menjadi perokok pasif, dan seringnya hal ini terjadi karena si Kecil memiliki kontak erat dengan orang dewasa yang merokok di sekitarnya
Salah satu cara meningkatkan imun tubuh bayi adalah dengan menghindari anak menjadi perokok pasif. Rokok mengandung lebih dari 4000 jenis racun, yang sebagian besarnya bisa merusak atau membunuh sel di dalam tubuh.
Mama perlu perhatikan dengan baik siapa saja yang berada di sekitar bayi untuk melindunginya dari asap rokok. Dampak menghirup asap rokok akan lebih berbahaya bagi bayi karena ia bernafas lebih cepat dibandingkan orang dewasa.

Meski tak mungkin menghindari semua penyakit, tetapi cara meningkatkan daya tubuh di atas dapat memberikan anak perlindungan ekstra dari serangan penyakit.

Selalu dampingi anak dalam melatih kebiasaan baik dan bersih, mengingat sistem kekebalan individu anak tentunya bervariasi.


imgonline-com-ua-resize-YWybmBEsAtak4a.png
10/Oct/2022

Tidak perlu rekreasi jauh-jauh apalagi jika sampai menguras kantong, cukup quality time dirumah atau di sekitar rumah dengan melakukan aktivitas bersama, seperti memasak, membuat kue, berkebun, membersihkan rumah, merawat binatang piaraan, menonton film, karaoke, olahraga di sekitar komplek atau mengajak anak berbelanja ke pasar tradisional.

Hari Minggu saatnya hari bersama keluarga. Orangtua pada umumnya libur kerja dan anak-anak juga libur sekolah. Akan banyak waktu yang bisa dihabiskan bersama-sama.

Orangtua bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk anaknya dan anak dapat memiliki waktu yang lebih banyak bersama orangtuanya

Manfaat Berbelanja ke Pasar Tradisional Bersama Anak

Barangkali kita sudah kerap mengajak anak berbelanja atau hanya sekadar jalan-jalan ke mal atau supermarket.kebanyakan para orangtua dapat memanfaatkan mal untuk menitipkan anak-anak ke pusat bermain saat mereka berbelanja. Jadi, sementara ibunya berbelanja kebutuhan dapur, anak-anak bisa menghabiskan waktu dengan bermain.

Seharusnya, ibu dan anak bisa mendapatkan momen berkasih sayang yang lebih serta momen mengajarkan banyak hal kepada anak. Tapi semua momen berharga itu seolah hilang karena keduanya beraktivitas sendiri-sendiri. Sayang sekali, bukan?

Nah, jika ibu ingin mendapatkan momen berharga bersama anak sembari berbelanja, bisa coba untuk mengajak anak berbelanja ke pasar tradisional. Tidak perlu setiap hari, cukup misalnya mengajaknya di hari Minggu, saat ia libur sekolah. Mengenalkan pasar tradisional adalah salah satu trik cerdas untuk berbelanja

ada begitu banyak manfaat mengenalkan dan mengajak anak ke pasar tradisional. Meski, seringkali ibu tidak menyadarinya, bahwa ketika ibu mengajak anak berbelanja ke pasar, sebenarnya anak sedang belajar banyak hal.

Pertama belajar untuk mengenal sisi lain kehidupan

Pasar tradisional sudah tentu ramai dengan orang. Di pasar tradisional anak akan belajar mengenal berbagai tipikal dan karakter orang lain.

Ia juga akan menyaksikan berbagai macam kondisi kehidupan, seperti adanya pedagang dengan pembeli yang berjubel, pedagang yang sepi, pengemis, pengamen, ibu-ibu yang menawar dagangan, pedagang yang amanah, pedagang yang curang, preman pasar, pembeli dengan beragam karakter, dll.

Kedua belajar bersosialisasi

Di pasar tradisional, secara tidak langsung anak juga tengah belajar bersosialisasi. Bagaimana ia mencoba untuk tersenyum dan menyapa pada nenek penjual serabi, bagaimana ia membeli mainan dengan komunikasi yang baik dengan mamang penjual mainan keliling atau bagaimana ia bersopan santun menanyakan harga buah mangga kepada penjualnya.

Ketiga belajar bernegosiasi

Barangkali ini yang tidak akan ditemukan saat berbelanja di mal. Ya, anak akan belajar bernegosiasi saat ibunya melakukan tawar menawar harga dengan penjual. Ibu tentunya harus berhati-hati saat melakukan tawar menawar harga, karena sudah pasti anak akan melihat dan memerhatikan serta meniru apa yang ibu lakukan. Maka, tawarlah dengan cara yang baik tanpa menjatuhkan harga yang diajukan oleh penjual.

Keempat kontrol ibu terhadap anak

Selain aktivitas berbelanja, mau tidak mau ibu akan melakukan kontrol lebih kepada anak. Kondisi pasar tradisional yang memang tidak “senyaman” mal mengharuskan ibu untuk belajar lebih meningkatkan kontrol terhadap anak.

Kelima komunikasi antara ibu dan anak

Jika berbelanja di mal minim komunikasi, maka berbelanja di pasar tradisional komunikasi antara ibu dan anak akan tercipta lebih baik. Anak akan punya banyak kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan pendapatnya. Dan ibu juga punya kesempatan yang besar untuk menjawab dan menjelaskan segala sesuatu kepada anak.

Nah, itu tadi beberapa manfaat yang bisa diperoleh jika orangtua mengajak anak berbelanja ke pasar tradisional. Meski terlihat sederhana, namun ada nilai-nilai berharga yang seringkali diabaikan, diantaranya adalah terciptanya bonding yang hangat antara orangtua dan anak.


Untitled-design-14.png
07/Oct/2022

Bermain merupakan aktivitas belajar yang menyenangkan bagi anak. Supaya tumbuh kembang si Kecil semakin optimal, ia perlu belajar bereksplorasi dengan bermain di luar rumah. Akan tetapi, sebelum mengajaknya bermain di luar

Merawat tubuh si Kecil dengan cara terbaik, bisa Ibu lakukan dengan memilih produk perawatan seperti sabun, bedak bayi, atau baby oil yang sudah teruji klinis aman dan lembut untuk kulit anak, ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan, yaitu:

Perhatikan Jam Bermain Anak

Sama halnya dengan memilih bedak bayi tanpa talc yang aman untuk anak, Ibu juga perlu memerhatikan jam bermain agar tubuh si Kecil tetap sehat dan terlindungi dari paparan sinar matahari. Apabila Ibu ingin mengajak si Kecil ke luar pada pagi hari, lakukanlah sebelum pukul sembilan pagi ketika matahari belum begitu terik. Sedangkan pada sore hari, waktu terbaik untuk bermain adalah antara pukul empat hingga enam.

Pilih Area yang Cukup Aman untuk Anak

Bicara soal keamanan, tak hanya produk bedak bayi si Kecil yang harus terjamin keamanannya, tempat bermainnya pun juga harus aman dan nyaman, seperti halaman rumah atau taman bermain. Sebaliknya, hindari tempat bermain yang cukup dekat dengan jalan raya dimana kendaraan bermotor cukup ramai berlalu lalang.

Selain itu, Ibu juga perlu memastikan bahwa arena bermain si Kecil aman dari benda-benda tajam ataupun kotoran hewan agar ia dapat bermain dengan nyaman dan aman. Satu hal lagi yang perlu Ibu ingat, dimanapun tempat bermain yang Ibu pilih, tetap awasi si Kecil selama beraktivitas ya, Bu.

Pastikan Anak Terhidrasi dengan Baik

Saat bermain, anak pasti berkeringat. Oleh karena itu, pastikan Ibu menyediakan minuman atau buah-buahan sebagai camilan saat si Kecil beraktivitas, ya. Anak lebih rentan terkena dehidrasi karena tubuhnya belum dapat menurunkan panas tubuh secara efisien selayaknya orang dewasa.

Oleh sebab itu, ketika tubuhnya mengeluarkan cairan karena suhu panas, ia harus segera menggantinya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung air atau minuman tanpa kafein. Dengan begitu, aktivitas anak dapat tetap berjalan dengan baik dan ia bisa bermain dengan nyaman.

Siapkan Peralatan Bermain yang Memadai

Saat mengajak si Kecil beraktivitas, Ibu bisa membawa serta peralatan bermain yang sesuai dengan kegiatannya saat itu. Namun, pastikan terlebih dahulu peralatan bermainnya masih dalam kondisi baik ya, Bu.

Pasalnya, dengan alat bermain yang masih layak pakai, risiko si Kecil cedera dapat diminimalisir dan ia bisa bermain dengan lebih nyaman. Sebagai alternatif, Ibu juga bisa memanfaatkan botol bekas bedak atau baby cologne untuk kemudian dijadikan peralatan bermain yang cukup sederhana. Apabila ia merasa senang saat bermain, maka proses belajarnya pun semakin optimal.

Nah, kini Ibu tak hanya bisa memaksimalkan kesehatan kulit si Kecil dengan produk seperti bedak bayi yang tepat, namun juga proses tumbuh kembangnya dengan aktivitas bermain di luar!


Untitled-design-13.png
07/Oct/2022

Penting bagi Si kecil untuk sarapan sehat, sehingga bisa mengisi ulang energi mereka setelah tidur, apalagi otak dan tubuh mereka masih berkembang

Mengapa sarapan penting bagi Si Kecil? Sarapan adalah makanan yang memicu awal hari sekolah. Setelah tidur malam, otak dan tubuh membutuhkan bahan bakar untuk beroperasi. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang makan sarapan sehat memiliki kinerja akademis yang lebih baik daripada anak-anak yang tidak sarapan.

Tips Sarapan Sehat untuk Si Kecil

Jantung yang sehat dimulai dengan sarapan sehat. Sarapan bisa diibaratkan sebagai mengisi “tangki kosong” dengan bahan bakar. Sarapan juga bisa menjadi penentu anak-anak dapat mempertahankan atau menurunkan berat badan. Apalagi anak-anak yang melewatkan sarapan sering mengira rasa lapar karena sakit perut. Untuk mengatasinya, berikut tips sarapan sehat yang perlu diberikan pada Si Kecil:

  • Berikan sereal gandum dan roti dengan setidaknya 4 gram serat.
  • Untuk membuat pancake lebih sehat, cobalah pancake gandum utuh.
  • Sebelum pergi rekreasi saat weekend, sebelumnya makan sarapan dan rencanakan makan siang bersama Si Kecil.
  • Beri anak Si Kecil sarapan yang sehat. Pastikan memiliki setidaknya 3 kelompok makanan yang diwakili.
  • Cobalah irisan melon atau buah lainnya untuk sarapan sebagai variasi.
  • Pastikan setiap anggota keluarga mengisi bahan bakar dengan sarapan sehat setiap hari.
  • Mulailah dengan karbohidrat, protein dan sedikit lemak agar bertahan dalam setiap aktivitas

Pilihan Sarapan yang Sehat untuk Si Kecil

TELUR

Telur adalah Bahan sarapan pokok pokok, karena mudah disiapkan, serbaguna, dan mengandung protein berkualitas tinggi dan nutrisi lainnya.Selain itu, dibandingkan dengan sereal, telur dapat membuat anak-anak merasa lebih kenyang sepanjang pagi

Terlebih lagi, kuning telur adalah sumber antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin, yang bermanfaat bagi kesehatan mata dan otak. Anak-anak usia 8 dan 9 tahun yang makan lebih banyak makanan kaya lutein memiliki kadar lutein yang lebih tinggi di retina mereka ibu bisa menyiapkan sarapan seperti omelet, orak-arik, telur rebus, dan pilihan lainnya

GANDUM

bijian utuh, termasuk beras merah, gandum utuh, gandum, quinoa, sorgum, dan millet, lebih sehat daripada biji-bijian olahan karena mereka lebih tinggi serat, protein, vitamin, dan mineral. Bisa dikatakan gandum atuh baik untuk diet anak yang mengalami obesitas

SARAPAN YANG DAPAT DIMINUM

Sarapan smoothie adalah cara mudah untuk mengemas seluruh makanan menjadi minuman. Mereka juga merupakan cara yang baik untuk menambahkan buah dan sayuran ekstra ke dalam diet anak

Untuk smoothie sarapan sehat, gunakan seporsi kecil buah segar atau beku tanpa pemanis. Tambahkan segenggam sayuran hijau, sesendok mentega kacang untuk lemak sehat, dan susu, yoghurt, atau satu porsi kacang polong untuk protein.

Sekarang, Mama sudah tahu menu sarapan terbaik apa yang akan diberikan pada Si Kecil, bukan? Yuk, bangun terus kebiasaan memulai hari dengan sarapan pada anak ya, Ma! Good luck!


Untitled-design-12.png
07/Oct/2022

Banyak anak yang susah untuk makan sayur karena rasanya yang pahit. Padahal, sayur sangat penting bagi kecerdasan dan tumbuh kembang Si kecil. Kandungan serat di dalamnya juga bisa membantu mencegah konstipasi pada Si kecil.
Para orang tua pasti akan merasa cemas jika Si kecil sudah mulai melakukan gerakan tutup mulut untuk makan sayur. Namun kini jangan khawatir, berikut tips supaya Si kecil doyan makan sayur.

Beri contoh pada Si kecil

Si kecil jadi malas dan tidak suka makan sayur apabila melihat orang tua juga tidak suka memakan sayuran. Karena itu, orang tua bisa menjadi contoh yang baik kepada Si kecil jika memakan sayur itu menyenangkan dan baik bagi kesehatan. Orang tua juga bisa mengajak Si kecil untuk makan sayur bersama.

Kenalkan Si kecil sayur sedini mungkin

Saat Si kecil masih dalam kategori bayi menu utama mereka adalah susu atau ASI, namun setelah usianya mencapai 6 bulan ada baiknya mengenalkan Si kecil pada sayuran. Misalnya, dengan memberikan makanan pendamping ASI yang terdapat sayuran di dalamnya. Apabila Si kecil sudah balita, orang tua juga dapat mengenalkan satu per satu jenis sayuran, sehingga orang tua bisa tahu sayuran apa yang anak sukai.

Sajikan sayur dalam tampilan yang menarik

Bentuk dan tampilan masakan berupa sayuran yang menarik akan menggoda Si kecil untuk mau makan sayur. Sebagai contoh Bunda dapat membuat sayuran seperti wortel dengan bentuk yang menarik seperti bentuk bintang dan sebagainya. Bunda juga dapat menyajikan makan sayur ke dalam wadah atau piring kesukaan Si kecil. Dengan begitu Si kecil akan lebih tertarik untuk makan sayur.

Jika masih merasa kesulitan memberikan sayuran pada Si kecil, Bunda bisa lakukan dengan cara yang satu ini. Berikan suplemen makanan yang bisa memenuhi dan mempengaruhi nafsu makan pada Si kecil.

Jadi, intinya memang harus diperlukan kesabaran dalam mengatasi Si kecil yang susah makan sayur dan dibutuhkan kreativitas dari orang tua untuk menyiasati susah makan sayur untuk Si kecil.


Untitled-design-1.png
05/Oct/2022

Mendisiplinkan Si kecil tidaklah mudah. Selain itu, keterampilan sosial dan emosional Sikecil Anda baru saja mulai berkembang. Dia tentu membutuhkan bantuan untuk melatih kemandiriannya dan keseimbangan antara ketegasan dan kasih sayang orang tua sangat penting saat ini.

 

1. Pahami perasaan anak Anda

Tentu saja, ketika Anda mempraktikkan sesuatu yang baru, Anda perlu mempraktikkannya berulang kali. Anda harus bersabar dan santai saja. Jangan langsung memarahi anak Anda jika dia tidak bekerja. Terutama ketika bayi Anda menangis, ada baiknya Anda bertanya apa yang dirasakan bayi Anda dan apa yang diinginkannya. Sama seperti Anda, anak Anda mungkin lelah dan bosan. Tunjukkan kepada anak Anda bahwa Anda memahami perasaannya sehingga dia dapat berhenti menangis dan dengan senang hati kembali ke pekerjaannya.

2. Pengalihan Perhatian

Ibu menjaga anaknya aman dari bahaya. Namun, jika dia terkejut bahwa anaknya memiliki benda berbahaya, dia tidak boleh berteriak atau melarangnya. Misalnya, ucapkan nama anak Anda untuk mengalihkan perhatian mereka, tunjukkan sesuatu yang aman kepada mereka, atau undang mereka untuk memainkan permainan lain.

3. Bayangkan ibumu sebagai seorang anak kecil

Melihat anak Anda membongkar mainan, grafiti di dinding, dan bernyanyi dengan keras dapat membuat Anda pusing. Tetapi pada titik ini, Anda mungkin berpikir bahwa apa yang dilakukan anak Anda adalah cara untuk belajar dan menemukan hal-hal baru.

4. Tetapkan batasan

Menetapkan batasan dan menjelaskan kepada anak Anda mengapa Anda menetapkannya bisa sangat membantu dalam mendisiplinkan anak Anda. Hindari mengeluarkan larangan atau pembatasan hanya karena itu adalah perintah ibu. Misalnya, anak si kecil tidak boleh membentak kucing.

5. Jaga Si kecil di tempat yang aman

Jangan bereaksi terhadap apa yang dikatakan atau dilakukan anak Anda sampai  selesai. Setelah Sikecil tenang, jelaskan mengapa Anda memberinya waktu untuk beristirahat. Juga, jangan ragu untuk membantah bahwa perilakunya tidak benar Ibu harus kuat. Di sisi lain, ibunya juga harus perhatian. Keduanya harus seimbang dengan ibu.

.

6. Tenang

Disiplin baik untuk anak-anak. Namun, ibu harus selalu tetap tenang selama berolahraga. Setiap anak memiliki kemampuan dan tingkat kenikmatan yang berbeda-beda, jadi hindari tujuan yang justru membuat anda ingin mendisiplinkan anak anda. Jika hari ini tidak berhasil, bukan berarti si kecil tidak bisa disiplin besok atau di masa depan. Konsisten, pertahankan rutinitas, dan selalu ingat untuk menunjukkan kepadanya bahwa ibu akan selalu mendukungnya.

Mendisiplikan si kecil mungkin tak selalu gampang, tapi nilainya sangat berharga untuk perkembangan moral Si Kecil di masa depan. Tak lupa, pastikan Bunda dan Ayah selalu hargai kejujuran Si Kecil dengan apresiasi atau pujian, guna membuatnya percaya bahwa kejujuran bisa membawa kebaikan bagi dirinya. Selain nilai kejujuran, masih banyak nilai Kecerdasan Moral yang perlu ditanamkan ke Si Kecil sejak dini.


Untitled-design-2.png
05/Oct/2022

Orang tua mana yang ingin Si Kecil tumbuh menjadi orang yang suka berbohong. Jika Bunda sering mendengar istilah “anak kecil tak pernah bohong”, Berikut cara gar Si Kecil tidak berbohong

Ajari Si Kecil minta maaf

Masih berkaitan dengan tips sebelumnya, ada baiknya Si Kecil dididik untuk meminta maaf saat melakukan kesalahan. Cara ini membuat Si Kecil lebih berani menghadapi masalah ketimbang harus berbohong untuk menghindar dari akibat kesalahannya. Memberi contoh langsung saat meminta maaf lebih mudah daripada memaksa Si Kecil meminta maaf, Bun. Jadi, pastikan Bunda juga selalu biasakan untuk meminta maaf setiap melakukan kesalahan kepada Si Kecil ya.

Beri kesempatan untuk menjelaskan

Meski cara bicaranya masih terbata-bata, namun tak ada salahnya Bunda meminta Si Kecil untuk menjelaskan alasan ia melakukan sesuatu. Dengan cara ini, Si Kecil akan terbiasa membicarakan banyak hal ke Bunda sebelum mengambil keputusan yang membuatnya harus berbohong. Mendidik Si Kecil untuk jujur butuh kesabaran ekstra. Maka dari itu, Bunda harus membiasakan kebiasaan jujur sejak dini. Cara ini dilakukan untuk mendidik Si Kecil agar ia tidak tumbuh menjadi orang yang suka mengelak dan menyembunyikan sesuatu dari Bunda.

Berikan contoh langsung

Tak ada yang lebih dibutuhkan Si Kecil ketika memahami pendidikan moral selain contoh dari Bunda dan Ayah. Maka, untuk melatih Si Kecil jujur, tanamkan kejujuran itu di keluarga Bunda, terutama saat di depan Si Kecil. Misalnya, ketika Si Kecil tidak mau makan sayur. Daripada Bunda berbohong dengan mengatakan itu bukan sayur, lebih baik Bunda berkata jujur dan menjelaskan apa manfaat sayur tersebut bagi Si Kecil. Seperti, “Wortel memang rasanya enggak enak, tapi wortel bisa bikin mata kamu lebih sehat, lho.”Begitu juga dengan kejujuran antara Bunda dan Ayah. Meski Si Kecil belum begitu mengerti, namun perkataan Bunda dan Ayah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan Si Kecil.

Bijak saat Si Kecil salah

Si Kecil tentu sering melakukan kesalahan. Menumpahkan makanan, mengacak-ngacak kamar, melempar barang, atau hal lainnya. Pada saat ini lah, diperlukan sikap bijak Bunda dalam mendidik Si Kecil. Memberikan hukuman boleh saja, asal hindari hukuman yang membuat Si Kecil merasa trauma. Hal inilah yang membuat Si Kecil berbohong ketika melakukan kesalahan yang sama. Ketika Bunda bisa menyikapi kesalahan Si Kecil dengan bijak, ia tentu akan memahami dan mengingat nasihat Bunda dengan baik.

Mendidik Si Kecil untuk jujur butuh kesabaran ekstra. Maka dari itu, Bunda harus membiasakan kebiasaan jujur sejak dini. Cara ini dilakukan untuk mendidik Si Kecil agar ia tidak tumbuh menjadi orang yang suka mengelak dan menyembunyikan sesuatu dari Bunda.


Untitled-design.png
05/Oct/2022

Tidur adalah kebutuhan setiap individu, termasuk Si Kecil. Salah satu kunci penting proses tumbuh kembang adalah tidur. Hal ini dikarenakan pada saat Si Kecil tidur aktivitas regenerasi sel tubuh dan tumbuh kembang otak berlangsung pada puncaknya. Kebutuhan tidur anak berbeda untuk tiap tahapan usia, berikut kebutuhan tidur buat si kecil :

Bayi usia  < 1 tahun   : 12 – 16 jam

Anak usia 1 – 2 tahun : 11 – 14 jam

Anak usia 3 – 5 tahun : 10 – 13 jam

Anak usia 6 – 12 tahun: 9 – 12 jam

Remaja 13 – 18 tahun  : 8 – 10 jam

 

Si kecil bisa memenuhi kebutuhan istirahatnya dari tidur siang, tidur di malam hari, bahkan saat sekadar santai di sela-sela aktivitas. Waktu tidur siang ideal yaitu sekitar 2 – 3 jam yang disesuaikan dengan jam tidur di malam hari agar pola tidurnya tidak terganggu.

Sebagai orangtua, perlu memerhatikan keempat hal ini secara seimbang, agar si kecil mendapatkan istirahat yang dibutuhkan. berikut keempat hal yang harus di perhatikan :

  • Jadwal tidur dalam sehari yang teratur
  • Total waktu tidur
  • Tidur siang
  • Konsolidasi tidur yang baik

Akan tetapi, di saat tiga tahun pertama kehidupannya, keempat hal di atas bisa berubah seiring dengan perkembangan kematangan otak anak.

Bukan tanpa alasan mengapa jam tidur yang cukup untuk Si kecil sangat disarankan untuk dipenuhi. Itu karena tidur memiliki deretan manfaat untuk tumbuh kembang Si kecil. Jika pada orang dewasa saat tidur adalah waktu bagi tubuh untuk beregenerasi dan mengganti sel-sel yang rusak dengan sel-sel baru yang lebih fresh, maka bagi Si kecil, tidur adalah saatnya sel-sel tubuh tumbuh dan berkembang. Jadi, tidur bukan hanya sekadar beristirahat.

Nah, pastikan jam tidur Si kecil terpenuhi, ya, Bunda. Tidur yang cukup, dengan kualitas tidur yang baik, akan membantu proses tumbuh kembang buah hati menjadi lebih maksimal. Selain itu, kulit yang bersih dan terawat juga mempengaruhi kualitas tidur buah hati


Untitled-design-4.png
31/Mar/2022

Kompres dingin adalah trik klasik untuk meredakan demam yang diwariskan turun-temurun sejak zaman nenek moyang. Namun tahukah Anda ternyata cara ini salah dan malah bisa membahayakan tubuh?

Demam adalah respon alami tubuh untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Seseorang dikatakan sakit demam ketika suhu tubuhnya lebih tinggi dari 37º Celsius, badannya menggigil atau berkeringat, dan merasa lemas, sakit kepala, hingga nyeri di sekujur tubuhnya.

Cara favorit orang-orang untuk meredakan demam adalah dengan merendam kain ke dalam wadah air berisi es batu dan menempelkannya di dahi. Suhu dingin dianggap dapat menyerap panas tubuh sehingga demam akan cepat turun.

Padahal, dokter dan pakar kesehatan di seluruh dunia tidak pernah menganjurkan kita untuk kompres dingin ketika sedang demam. Demam adalah cara tubuh untuk menjaga suhunya tetap normal. Namun, rangsangan suhu dingin dari kompres tersebut justru dianggap sebagai ancaman oleh sistem imun Anda sehingga tubuh akan semakin meningkatkan suhunya. Akibatnya, demam malah tidak kunjung turun — malah mungkin bisa makin parah.

Itu sebabnya hindari pakai kompres dingin atau berendam air dingin ketika demam. Kompres dingin lebih tepat untuk mengatasi peradangan atau pembengkakan, misalnya kaki yang keseleo atau kepala benjol terbentur pintu.

Cara Mengatasi Demam pada Anak

Ingat, tidak semua demam perlu diobati. Dalam kebanyakan kasus, demam harus diobati hanya jika itu menyebabkan ketidaknyamanan anak. Berikut cara meredakan gejala demam yang bisa dilakukan selain memberikan kompres:

Kompres dengan suhu yang tepat

Air yang diperlukan untuk mengompres anak demam yakni air yang memiliki suhu tidak melebihi suhu tubuh anak. Dengan demikian, suhu air yang paling baik untuk mengompres anak demam biasa adalah 27-34 derajat Celsius. Sementara, apabila anak mengalami demam dengan suhu tubuh mencapai lebih dari 39 derajal Celsius, akan lebih baik jika dikompres dengan air hangat yang lebih panas mencapai 34-37 derajat Celcius.

Obat

Jika anak rewel atau tidak nyaman, ibu bisa memberikan asetaminofen atau ibuprofen berdasarkan rekomendasi dokter. Namun, jangan pernah memberikan aspirin kepada anak karena ini berhubungan dengan sindrom Reye. Pastikan memberikan obat demam dengan dosis yang sudah mendapat persetujuan dari dokter.

Tindakan untuk Membuat Anak Nyaman

Pakaikan anak dengan pakaian yang ringan dan tutupi dengan seprai atau selimut tipis. Memakaikan anak pakaian atau selimut tebal malah dapat mencegah panas tubuh keluar dan dapat menyebabkan suhu terus naik. Pastikan juga kamar tidur anak memiliki suhu yang nyaman — tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

Berikan Makanan dan Minuman

Tawarkan banyak cairan untuk menghindari dehidrasi karena demam membuat anak kehilangan cairan lebih cepat dari biasanya. Air, sup, es loli, dan buah adalah pilihan yang baik. Hindari minuman yang mengandung kafein, termasuk cola dan teh, karena dapat memperburuk dehidrasi dengan memperbanyak buang air kecil. Secara umum, biarkan anak-anak makan apa yang mereka inginkan dalam jumlah yang wajar, tetapi jangan memaksanya jika mereka tidak menyukainya.

Istirahat 

Pastikan anak cukup istirahat, tetapi jangan biarkan ia hanya tidur seharian. Hal yang terpenting adalah tetap membuat anak tenang selama demam.


Untitled-design-3.png
30/Mar/2022

Banyak orang tua yang berpikir anak-anak belum stabil secara mental dan emosional. Bila melakukan kesalahan pola asuh, tak akan memengaruhi kesehatan mentalnya. Ternyata, kesehatan mental anak sama pentingnya dengan orang dewasa, lo. Bahkan, bisa berkaitan dengan kemampuan bersosialisasinya ketika dewasa nanti.

Kesehatan mental menjadi isu serius di kalangan anak remaja. Isu stres, depresi, dan bipolar makin sering terdengar datang dari anak remaja tersebut. Bahkan, tak jarang beberapa remaja menjadi rentan bunuh diri karena orang tua tidak mengenali kesehatan mental tersebut sejak awal.

Itu sebabnya, Anda sebagai orang tua perlu mengenali persoalan kesehatan mental sejak anak masih usia balita. Anda pun harus memperhatikan pola asuh dan memberikan kasih sayang supaya anak bertumbuh dengan mentalitas baik.

Tips Mengajarkan Anak untuk Menjaga Kesehatan Mental

Meskipun bukan definisi yang sempurna, namun dari definisi tersebut dapat diketahui poin-poin penting yang membantu orangtua dalam mengajarkan anak tentang menjaga kesehatan mental. Berikut tips-tipsnya:

1.Ajari Anak Cara Mengelola Emosi

Ketika masih bayi, anak memberitahu orangtua bila ia sedang tidak nyaman baik secara fisik maupun emosional dengan menangis. Jadi, ketika bayi menangis, orangtua akan mencoba menghibur anak dengan memeluknya, memberi makan, menenangkannya, dan lain-lain.

Namun, seiring bertambahnya usia, orangtua perlu membiarkan anak untuk menyadari akan perasaan emosional yang membuatnya tidak nyaman dan belajar bagaimana cara menghibur dan membantu diri mereka sendiri. Inilah yang dinamakan dengan regulasi emosional.

Dengan demikian, anak dapat mengenali gangguan emosional yang ia miliki dan dapat memenuhi kebutuhan emosionalnya sendiri tanpa harus mengecewakan orang lain. Regulasi emosional adalah kunci untuk kesehatan mental dan kebahagiaan jangka panjang.

2.Memecahkan Masalah dan Beradaptasi dengan Lingkungan

Orang yang sehat secara mental tahu bahwa ia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, termasuk memahami kapan harus meminta bantuan dari orang lain atau orang yang ahli.

Nah, cara mengajarkan anak tentang menjaga kesehatan mental adalah mendorong anak untuk memecahkan masalah mereka sendiri yang sesuai dengan usianya. Misalnya, anak usia 2 tahun bisa mencari mainan favoritnya yang hilang dengan bantuan ibu, atau anak usia 7 tahun dapat belajar menentukan untuk membeli buku yang ia butuhkan.

Seiring berjalannya waktu, anak dapat belajar bahwa ia mampu memecahkan masalahnya sendiri, dan tumbuh menjadi orang yang terampil memecahkan masalah dengan mengatasi tantangan yang semakin sulit. Si Kecil juga tahu kapan ia membutuhkan ibu sebagai orang yang dapat membantunya.

3.Ajarkan Anak Cara Mengembangkan dan Menjaga Hubungan yang Penuh Kasih, Hormat, dan Bahagia

Ibu sebenarnya tanpa sadar sudah mengajarkan pelajaran ini sejak ibu pertama kali bertemu dengan Si Kecil, alias saat anak dilahirkan. Ibu mencintai dan melindungi anak agar tetap aman. Saat anak bertumbuh, mereka pun dapat berinteraksi dan mengembangkan hubungan penuh kasih dengan keluarga, teman-teman yang terus meluas, serta orang lain di komunitas mereka.

Selain itu, orangtua juga perlu memberi contoh bagaimana bernegosiasi ketika ada perbedaan pendapat di antara orang dewasa dalam sebuah hubungan. Lalu, ibu juga bisa mengajarkan anak-anak bagaimana cara mengatasi konflik ketika mereka memperebutkan mainan yang sama misalnya. Dengan memberikan contoh dan pengajaran, ibu mengajarkan anak bagaimana cara memperlakukan orang lain ketika ada perbedaan pendapat sebelum pertengkaran merusak hubungan yang penting.

4.Memenuhi Kebutuhan Psikologis untuk Keamanan, Kekuatan, Kesenangan, Kebebasan dan Cinta Setiap Hari

Tiap orang dilahirkan dengan instruksi genetik untuk memenuhi kebutuhan psikologis mereka akan keamanan, cinta, kekuasaan, kesenangan dan kebebasan. Meskipun anak dilahirkan dan didorong untuk memenuhi kebutuhan ini, tapi mereka tidak tahu bagaimana cara memenuhi kebutuhan tersebut secara bertanggung jawab dan terhormat.Jadi, tugas orangtua adalah mengajarkan anak-anak untuk memenuhi kebutuhan psikologis mereka dengan cara yang tidak menghalangi orang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka.


3DPotret 2025. All rights reserved.

WeCreativez WhatsApp Support
Tanya saja kak